Mariposa (film 2020)

film Indonesia

Mariposa adalah sebuah film drama komedi romantis Indonesia tahun 2020 yang disutradarai oleh Fajar Bustomi. Film ini diadaptasi dari sebuah novel berjudul sama karya Hidayatul Fajriyah (Luluk HF).[1]

Mariposa
Poster Mariposa
Poster film
SutradaraFajar Bustomi
Produser
SkenarioAlim Sudio
BerdasarkanMariposa
oleh Luluk HF
Pemeran
MusikAndhika Triyadi
SinematografiDimas Imam Subhono
PenyuntingRyan Purwoko
Perusahaan
produksi
DistributorNetflix
Tanggal rilis
  • 12 Maret 2020 (2020-3-12) (Indonesia)
  • 31 Desember 2020 (2020-12-31) (tayang ulang)
  • 4 Maret 2021 (2021-3-4) (Netflix)
Durasi
118 menit
NegaraIndonesia
BahasaBahasa Indonesia
Pendapatan kotorRp 29,5 miliar

Film Mariposa dibintangi oleh Adhisty Zara, Angga Yunanda, Abun Sungkar.[2] Film ini ditayangkan pada 12 Maret 2020.

Sinopsis

Iqbal (Angga Yunanda) seperti kupu-kupu Mariposa bagi Acha (Adhisty Zara). Tiap kali didekati ia selalu menghindar. Acha bertekad ingin mendapatkan hati Iqbal, seorang cowok cakep, pintar dan dikenal berhati dingin. Ternyata sikap dingin Iqbal itu tuntutan dari sang ayah yang menginginkannya menang dalam olimpiade sains. Amanda takut Acha akan terluka dan sakit hati. Sekali pun lugu dan polos, tekad Acha sangat kuat. Sahabat Acha, Amanda (Dannia Salsabilla), berusaha mencegah niat Acha untuk mendekati Iqbal. Acha mendekati Iqbal dengan berbagai cara. Acha yakin, jika pun hati Iqbal sekeras batu, Acha adalah air yang menetesinya setiap waktu, hingga batu itu akan pecah dan menerima dirinya. Berhasilkah Acha mendapatkan hati Iqbal?

Pemeran

Penayangan

Mariposa ditayangkan pada 12 Maret 2020, bersamaan dengan Buku Harianku dan Tenripada. Film Mariposa mendapatkan respons dan ulasan positif dari penikmat film Indonesia. Film ini sukses mendapatkan 140 ribu penonton di hari pertama penayangannya diseluruh bioskop di Indonesia. Pencapaian ini menjadi angin segar di tengah banyaknya produser yang memilih mengundurkan jadwal tayang film produksinya. Produser Starvision, Chand Parwez pun merasa bersyukur dengan hasil yang didapat dari film itu.[3]

Turun layar

Film Mariposa terpaksa turun layar akibat Pandemi COVID-19 di Indonesia. Namun, turun layarnya film tersebut hanya bersifat sementara. Hal ini diumumkan melalui akun Instagram resmi Falcon Pictures. Seiring itu, pihak Pemprov DKI Jakarta juga meminta sejumlah tempat hiburan, salah satunya bioskop untuk tutup sementara, demi pencegahan virus COVID-19.

Rencananya, Mariposa akan kembali tayang setelah kondisinya memungkinkan.[4]

Kembali tayang

Film Mariposa akan hadir kembali di bioskop Indonesia pada 31 Desember 2020. Ia pun berharap film tersebut mendapat apresiasi positif karena hadir di tengah Pandemi COVID-19. Karena adanya pandemi, film ini terpaksa turun layar hanya beberapa hari setelah tayang. Sebelum pamit dari bioskop, film Mariposa sukses mendapatkan 700 ribu lebih penonton.[5]

Pemasaran

Trailer dan poster diluncurkan pada 11 Februari 2020.

Soundtrack

Trivia

  1. Mariposa diproduksi oleh Falcon Pictures dan Starvision. Produser dan CEO dari Starvision, Ir. Chand Parwez Servia menyebut Angga Yunanda dan Adhisty Zara pilihan pertama untuk memperkuat Mariposa. "Keduanya direkrut untuk Dua Garis Biru dan saya rencanakan tampil di Mariposa. Mereka pilihan pertama. Dua Garis Biru rilis duluan karena kami berkomitmen dengan penerbit agar buku Mariposa punya waktu setidaknya setahun untuk menjaring lebih banyak pembaca", terang Parwez
  2. Parwez memegang hak untuk memfilmkan Mariposa sejak November 2018. Oktober 2019, Mariposa versi Wattpad karya Luluk HF dibaca sampai 92 juta kali.
  3. Belum rilis di bioskop, Mariposa bikin geger khalayak. Pasalnya, film ini menggelar kompetisi menari via TikTok berhadiah 1 miliar rupiah. Saat kompetisi tari via Tiktok diumumkan, banyak yang kaget dengan hadiahnya dan sempat mengira ini hoaks. Parwez mengonfirmasi, hadiah 1 miliar rupiah itu nyata. Kompetisi ini akan dimulai pada 3 Maret 2020 hingga 19 Maret 2020.
  4. Mariposa menandai kerja sama kali pertama Falcon Pictures dan Starvision. Terkait kerja sama ini, Parwez menyebut pertumbuhan industri film Indonesia sedang bagus. Minat masyarakat menonton film pun tinggi. [6]
  5. Film Mariposa adalah film pertama Zara setelah melepas identitasnya sebagai member grup idola Indonesia yang telah melambungkan namanya, yaitu JKT48.

Referensi

Pranala luar