Louis Antoine de Poirot

Louis Antoine de Poirot (1735–1813) adalah seorang pelukis dan penerjemah Yesuit pada abad ke-18 dan awal abad ke-19, yang berkarya dalam penugasan kaisar Tiongkok Qianlong dan mengadopsi nama Mandarin He Qingtai (賀清泰). Ia adalah pelukis Barat terakhir yang bekerja untuk Qianlong, bersama dengan Bapa Giuseppe Panzi. Dua pelukis tersebut menggantikan Bapa Giuseppe Castiglione dan Jean-Denis Attiret.[1]

Louis Antoine de Poirot, Falcon 畫黃鷹. Tinta dan warna diatas sutra. Panjang 95 cm, Lebar 176.6 cm. Museum Istana Nasional

Poirot juga membuat terjemahan Perjanjian Lama dalam bahasa Manchu, dan terjemahan Perjanjian Baru dalam bahasa Mandarin. Ia juga melakukan penerjemahan antara Latin dan Manchu untuk urusan diplomatik antara Peking dan Saint Petersburg (Rusia).[2]

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  • Stephen K. Batalden, Kathleen Cann, John Dean, Sowing the word: the cultural impact of the British and Foreign Bible Society, 1804-2004 Sheffield Phoenix Press, 2004 ISBN 1-905048-08-4 ISBN 978-1-905048-08-3
  • Lorry Swerts, Mon Van Genechten, Koen De Ridder, Mon Van Genechten (1903–1974): Flemish Missionary and Chinese Painter: Inculturation of Chinese Christian Art, Leuven University Press, 2002 ISBN 90-5867-222-0 ISBN 978-90-5867-222-3