Misi Tiongkok Yesuit

Sejarah misi Yesuit di China adalah bagian dari sejarah hubungan antara China dan dunia Barat.

Atas: Fransiskus Xaverius (kiri), Ignatius dari Loyola (kanan) dan Kristus di tengah. Bawah: Matteo Ricci (right) dan Johann Adam Schall von Bell (kiri), semuanya berdialog tentang penginjilan di China.
Sebuah peta dunia dalam bahasa Mandarin (Wanguo Quantu 萬國全圖, artinya "Peta lengkap seluruh negara"), dikembangkan oleh para Yesuit, awal abad ke-17.[1]

Menurut penelitian oleh David E. Mungello, dari 1552 (pasca kematian St. Fransiskus Xaverius) sampai 1800, terdapat 920 Yesuit yang berpartisipasi dalam misi Tiongkok; 314 orang diantaranya adalah orang Portugis, dan 130 orang lainnya adalah orang Prancis.[2]

CatatanSunting

  1. ^ Wigal, p.202
  2. ^ Mungello (2005), p. 37. Since Italians, Spaniards, Germans, Belgians, and Poles participated in missions too, the total of 920 probably only counts European Jesuits, and does not include Chinese members of the Society of Jesus.

ReferensiSunting