Buka menu utama
Flavius Anastasius Paulus Probus Sabinianus Pompeius (konsul 517 M) dalam pakaian konsul, memegang tongket kerajaan dan mappa, lembaran kain yang digunakan sebagai penanda dimulainya balapan kereta perang di Hippodrom

Konsul (bahasa Latin: Consul) adalah jabatan politik elektif tertinggi di negara Republik Romawi (509-27 SM), bahkan bangsa Romawi kuno menganggap jabatan konsul sebagai tataran tertinggi dalam cursus honorum (jenjang jabatan publik yang tersedia bagi para politikus). Setiap tahun, dua orang konsul dipilih untuk masa jabatan selama satu tahun. Tiap konsul memiliki hak veto atas keputusan konsul lainnya. Akan tetapi, setelah pendirian Kekaisaran Romawi, jabatan konsul hanya bersifat simbolis dan menjadi perlambang sisa-sisa republik, karena para konsul hanya memiliki sedikit kekuasaan, dan kaisarlah yang bertindak sebagai pemimpin tertinggi.

ReferensiSunting

  • Bagnall, Roger S; Cameron, Alan; Schwartz, Seth R; Worp, Klaus Anthony (1987). Consuls of the later Roman Empire. Volume 36 of Philological monographs of the American Philological Association. London: Scholar Press.