Buka menu utama
pasal 6       Keluaran 7       pasal 8
Tissot, Water Is Changed into Blood

"Air berubah menjadi darah", lukisan James Tissot (1832-1902)
Kitab: Kitab Keluaran
Bagian Alkitab: Perjanjian Lama
Kitab ke- 2
Kategori: Taurat

Keluaran 7 (disingkat Kel 7) adalah bagian dari Kitab Keluaran dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Termasuk dalam kumpulan kitab Taurat yang disusun oleh Musa.[1][2]

TeksSunting

WaktuSunting

StrukturSunting

Pembagian isi pasal (disertai referensi silang dengan bagian Alkitab lain):

 
Harun melemparkan tongkatnya di hadapan Firaun dan tongkat itu berubah menjadi ular (pahatan kayu, karya Julius Schnorr von Carolsfeld dari Die Bibel in Bildern, 1860)

Ayat 3Sunting

Terjemahan Baru: "Tetapi Aku akan mengeraskan hati Firaun, dan Aku akan memperbanyak tanda-tanda dan mujizat-mujizat yang Kubuat di tanah Mesir."[4]

Allah mengeraskan hati Firaun sebagai hukuman karena hatinya memang sudah keras dan menentang Allah (Keluaran 5:2; 7:13-14,22; 8:15,19,32; Keluaran 9:7).

  1. Dengan menambah kekerasan hati Firaun, Allah bertindak berdasarkan suatu prinsip ilahi yang berlaku bagi semua orang yang tidak bertobat. Apabila seseorang tetap menentang Allah dan firman-Nya, akhirnya Allah menetapkan agar hati itu dikeraskan (Roma 9:18). Prinsip ini tampak ketika Allah menyerahkan orang kepada keinginan dosa mereka sendiri (Roma 1:24) dan ketika Dia mendatangkan tipu daya atas mereka yang menolak untuk mengasihi kebenaran Firman-Nya (lihat 2 Tesalonika 2:10).
  2. Perhatikan bahwa beberapa tulah yang lebih awal melunakkan hati Firaun sedikit. Ketika Allah mengangkat setiap tulah itu kembali, hatinya mengeras lagi, yaitu Firaun mengeraskan hatinya sendiri ketika Allah menunjukkan kemurahan-Nya (misalnya Keluaran 8:8-15).[5]

Papirus IpuwerSunting

Pada abad ke-19 ditemukan sebuah naskah papirus kuno memuat sebuah sajak Mesir yang dinamakan "Nasihat-nasihat Ipuwer" (The Admonitions of Ipuwer), singkatnya "Papirus Ipuwer",[6] atau "Dialog antara Ipuwer dengan Tuhan Semesta" (The Dialogue of Ipuwer and the Lord of All).[7] Secara resmi, naskah kuno ini diberi kode Papyrus Leiden I 344 recto.[8] Naskah ini memuat keluhan Ipuwer kepada para dewa mengenai bencana yang menimpa Mesir pada zamannya dan apa yang digambarkannya itu sangat mirip dengan tulah-tulah yang menimpa Mesir sebagaimana dicatat dalam Kitab Keluaran.[9]

Berikut ini sejumlah kutipan dari Papirus Ipuwer yang berkaitan dengan pasal ini:[9][10]

Papirus Ipuwer - Leiden 344 Taurat - Kitab Keluaran
2:5-6 Tulah di seluruh negeri. Darah di mana-mana.
2:10 Sungguh, sungai menjadi darah, tetapi orang minum darinya. Orang merendahkan diri bukan seperti manusia, dan haus akan air
3:10-13 Inilah air kami! Inilah kebahagiaan kami! Apakah yang akan kami lakukan terhadapnya? Semuanya rusak.
7:20 …maka seluruh air yang di sungai Nil berubah menjadi darah.

7:21 ...sungai Nil itu berbau busuk dan orang Mesir tidak dapat meminum air dari sungai Nil;... di seluruh tanah Mesir ada darah..
7:24 semua orang Mesir menggali-gali di sekitar sungai Nil mencari air untuk diminum, sebab mereka tidak dapat meminum air sungai Nil.

ReferensiSunting

  1. ^ W.S. LaSor, D.A. Hubbard & F.W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 1. Diterjemahkan oleh Werner Tan dkk. Jakarta:BPK Gunung Mulia. 2008. ISBN 979-415-815-1, 9789794158159
  2. ^ J. Blommendaal. Pengantar kepada Perjanjian Lama. Jakarta:BPK Gunung Mulia, 1983. ISBN 979-415-385-0, 9789794153857
  3. ^ Keluaran 12:40-41
  4. ^ Keluaran 7:3
  5. ^ The Full Life Study Bible. Life Publishers International. 1992. Teks Penuntun edisi Bahasa Indonesia. Penerbit Gandum Mas. 1993, 1994.
  6. ^ Terjemahan isi papirus dalam bahasa Inggris. Terjemahan lain juga terdapat dalam R. B. Parkinson, The Tale of Sinuhe and Other Ancient Egyptian Poems. Oxford World's Classics, 1999.
  7. ^ Edisi baru dari papirus ini diterbitkan oleh Roland Enmarch: The Dialogue of Ipuwer and the Lord of All
  8. ^ Enmarch 2005:2-3.
  9. ^ a b Mordechai Becher. "The Ten Plagues - Live From Egypt". Ohr Somayach (accessed 8 Nov 2005).
  10. ^ Diskusi lebih lanjut mengenai papirus dan latar belakang sejarah Exodus, lihat Jewish Action, Spring 1995, artikel oleh Brad Aaronson, berjudul "When Was the Exodus?" (Kapan terjadinya Exodus?)

Lihat pulaSunting

Pranala luarSunting