Janjiku

sinetron Indonesia

Janjiku merupakan sebuah sinetron yang ditayangkan di RCTI setiap hari Senin dalam sepekan. Sinetron ini diproduksi oleh Multivision Plus. Pemain utama di sinetron ini ialah Paramitha Rusady, Reynold Surbakti, Adam Jordan, Jeremy Thomas, Moudy Wilhelmina, Eksanti, Novita Wibowo, Anwar Fuady, Errina GD, Ully Artha, Fenny Bauty, Asmiar Yahya, Novie Chandra, Tb. Maulana Husni dan masih banyak lagi. Sinetron ini tayang mulai 17 Februari 1997 hingga tamat pada 30 Juni 1997.

Janjiku
GenreRomantis
Keluarga
PembuatMultivision Plus
PengarangZara Zettira
SutradaraSharad Sharan
Anto Erlangga
PemeranParamitha Rusady
Reynold Surbakti
Adam Jordan
Jeremy Thomas
Moudy Wilhelmina
Eksanti
Novita Wibowo
Errina GD
Ully Artha
Fenny Bauty
Asmiar Yahya
Novie Chandra
Tb. Maulana Husni
Penggubah lagu temaChossy Pratama
Lagu pembukaJanjikuParamitha Rusady & Ozy Syahputra
Lagu penutupPenglihatan - Paramitha Rusady/Errina GD
Nada - Paramitha Rusady
Asmara - Novia Kolopaking/Lyra Virna
Do'a - Arie Pradina
MusikChossy Pratama
Jmlh. musim1
Jmlh. episode20 (daftar episode)
Produksi
Produser eksekutifDhamoo Punjabi
Gobind Punjabi
ProduserRaam Punjabi
Lokasi produksiJakarta
PenyuntingEss Jay
KameraSuresh Suvarna
Maman B Juhidin
Durasi1 jam
Rilis
Jaringan asliRCTI
Penampilan perdana17 Februari 1997 (1997-02-17)
Tanggal tayang asli17 Februari 1997 (1997-02-17) –
30 Juni 1997 (1997-6-30)
Kronologi
Didahului oleh Angin Tak Dapat Membaca
Dilanjutkan olehBukan Perempuan Biasa

Janjiku memenangkan Panasonic Gobel Awards untuk kategori Acara Sinetron Drama selama satu tahun berturut-turut (1997).

PemeranSunting

SinopsisSunting

Laras, adalah seorang gadis yang bekerja sebagai seorang guru SD. Semenjak orang tuanya meninggal akibat musibah kecelakaan lalu lintas, Laras juga merupakan seorang anak yatim-piatu dan tinggal bersama kakeknya, Pak Budaya. Ketika menghadiri pesta ulang tahun salah seorang muridnya, Laras digoda Jimmy, seorang pemuda anak seorang pengusaha kaya bernama Pak Hadi yang dikenal urakan dan temperamental karena dimanjakan oleh ibunya sendiri. Sikap Jimmy yang dinilai Laras kurang ajar, membuat Laras marah dan menamparnya. Jimmy terkejut dan tidak pernah menyangka ada seorang gadis yang begitu berani menolak dirinya dan sempat menceritakan hal ini kepada dua pamannya, Pak Josh (biasa dikenali dengan sapaan akrab Om Josh) yang selama ini memiliki rasa iri hati dengan kekayaan dari kakak iparnya yang dikenal sebagai salah seorang pengusaha kaya yang sukses dan berhasrat untuk memeras kekayaannya dengan memperalat kakaknya yang merupakan istri pengusaha tersebut dan menghasut kedua keponakannya termasuk Jimmy sendiri.

Pada suatu kesempatan kakek Laras ingin menjodohkan Laras dengan anak laki-laki dari seorang mantan muridnya yang tak lain adalah Pak Hadi itu sendiri. Betapa terkejutnya Laras ketika mengetahui bahwa laki-laki yang dijodohkan adalah Jimmy. Laras tidak punya pilihan lain, demi sang kakek, Laras menerima perjodohan tersebut dan berjanji akan menjadi istri yang baik untuk Jimmy. Jimmy yang ternyata masih menaruh dendam terhadap Laras langsung menyetujui perjodohan tersebut. Pernikahan pun berlangsung dengan meriah. Tujuan dari perjodohan yang dilakukan oleh kakeknya dan berlanjut dengan pernikahan kedua sejoli ini adalah untuk membantu perbaikan urusan rumah tangga ayah mertuanya yang mengalami kekacauan akibat gaya hedonisme dari kemanjaan berlebihan yang dimiliki oleh kedua anaknya termasuk Jimmy dan sifat materialisme yang dimiliki oleh istrinya sendiri akibat hasutan dari adik iparnya sendiri, Pak Josh.

Ketika malam pertama, Laras yang begitu bahagia, menanti Jimmy, suaminya. Namun bukan perlakuan manis yang diterima Laras tetapi tamparan dan tumpahan susu dari Jimmy sebagai bentuk balas dendam atas tamparan Laras di masa lalu. Penderitaan Laras terus berlanjut, ternyata ibu mertua, Bu Hadi dan kakak iparnya, Rita tidak menyukai dirinya. Laras diperlakukan bagai pembantu. Terlebih ketika sang ayah mertua, Pak Hadi yang selama ini menyayanginya meninggal dunia. Bahkan Jimmy hendak memiliki keinginan untuk menceraikan Laras dan hendak berselingkuh dengan wanita lain bernama Sandra yang telah dianjurkan oleh ibunya dan pamannya, Pak Josh.

Namun keadaan menjadi baik bagi Laras, ketika dirinya dinyatakan hamil. Tiba-tiba Jimmy berubah menjadi seorang suami yang sangat baik, begitu perhatian dan sayang terhadap dirinya. Jimmy menaruh harapan besar jika bayi yang akan dilahirkan Laras adalah anak laki-laki yang akan menjadi penerusnya. Betapa kecewanya Jimmy ketika Laras melahirkan bayi perempuan dan ternyata cacat mata. Kesal dengan keadaan yang ada, Jimmy kembali menjadi sosok yang pemarah dan tidak memperdulikan Laras serta bayinya bahkan Jimmy menyetujui tindakan ibunya dan kakaknya mengusir Laras.

Saat Laras dan bayinya terusir dari rumah Keluarga Pak Hadi, tiba-tiba datang sekawanan preman ingin mencoba menculik sekaligus memperkosa dirinya dan putrinya. Namun ada seorang lelaki paruh baya bernama Pak Gusti yang akhirnya menggagalkan mereka dan memberi tempat tinggal bagi sepasang ibu dan anak tersebut. Akan tetapi, tanpa disangka ternyata ada niat terselubung dari Pak Gusti yang juga hendak memperkosa Laras. Sehingga ia dapat meloloskan diri dan meminta pertolongan warga sekitar hingga seorang wanita paruh baya bernama Bu Maria yang dikenal galak dan sudah mengerti akan kelakuan nafsu libido dari pria hidung belang paruh baya tersebut akhirnya datang untuk melabraknya demi membela Laras dan bayinya secara heroik, meskipun beliau sebenarnya memiliki sifat baik hati dengan warga sekitar.

Seorang wanita baik hati tersebut yang pada akhirnya menolong Laras dan bayinya dengan tulus ikhlas, justru mempersilahkan mereka tinggal serumah dengan beliau. Meskipun Bu Maria sejatinya adalah seorang perawan tua yang hanya bekerja di bagian Pelayanan Kebersihan di Sebuah Hotel, beliau bersedia mencarikan pekerjaan yang layak untuk Laras agar anak asuhnya dan cucu asuhnya yang masih bayi bisa bertahan hidup. Demi bayinya yang diberi nama Nada, Laras berjuang hidup dengan bekerja sebagai salah seorang resepsionis hotel menggantikan Bu Maria yang memutuskan pensiun dini karena memilih beristirahat sembari ikut membesarkan putrinya ketika ia sedang bekerja.

Walaupun pada hari pertama ia mulai bekerja dengan membantu ibu asuhnya yang akan memasuki usia pensiun, masih sempat mendapatkan teguran dari Bu Nina, pemilik hotel tempat mereka bekerja akibat Nada bayi yang masih rewel karena tidak ingin berpisah dengan ibunya. Bos Hotel tersebut sangatlah bijaksana dan tegas serta peduli dalam menghadapi setiap karyawannya termasuk dirinya sendiri dan ibu asuhnya, tetapi tidak sejahat Bu Hadi, ibu mertuanya yang sering memarahinya. Nada tumbuh menjadi gadis yang cantik dan sangat berbakat dibidang tarik suara hingga akhirnya dia mampu mewujudkan impiannya menjadi penyanyi terkenal dan membuat Laras bangga serta membuat kagum Bu Maria.

Bu Maria merasa kasihan dengan penderitaan yang dialami oleh Laras setelah hampir diperkosa oleh Pak Gusti yang memang sudah beliau ketahui tabiat buruk tetangganya tersebut yang selama ini memang dikenal selalu gemar bermain wanita meskipun telah beristri dan berkeluarga. Bahkan sesaat sebelum upaya percobaan pemerkosaan yang menimpa Laras oleh Pak Gusti, ibunda Nada tersebut juga telah ditinggal mati Pak Budaya, kakeknya yang hendak mencari keberadaan cucunya tetapi justru disambut dengan bentakan oleh Rita, kakak perempuan Jimmy yang juga kakak ipar Laras. Kakek Laras sekaligus bekas guru Pak Hadi tersebut yang akhirnya baru mengetahui bahwa cucunya ternyata telah diusir oleh Jimmy yang tak lain adalah suami Laras sekaligus putra Pak Hadi serta cucu menantunya sendiri, akhirnya jatuh sakit karena lemah jantung hingga mendadak tergeletak di tepi jalan saat akan pulang ke rumah.

Meski Pak Budaya sempat dibawa ke rumah sakit oleh dua orang satpam penjaga lingkungan sekitar rumah Pak Hadi untuk mendapatkan pertolongan medis namun beliau menghembuskan nafas terakhir di sana, itulah sebabnya bahwa Laras yang hendak pulang ke rumah Pak Gusti dengan tangan hampa karena harus menerima kabar pahit tentang penundaan rencana donor mata atas Nada bayi dengan menyempatkan diri ke rumah sakit secara tak sengaja tersandung kasur dorong dengan selimut pembungkus mayat yang mulai terbuka dan baru mendapati bahwa mayat itu adalah kakeknya sendiri. Hal itulah yang membuat Laras ternyata harus kembali berduka karena dia akhirnya harus kehilangan seorang kakek yang telah menyayanginya setelah kematian kedua orangtuanya dan ayah mertuanya, Pak Hadi.

Kala remaja, Nada awalnya sempat mengikuti bimbingan belajar seni tarik suara milik Pak Sahari, salah seorang penyanyi terkenal pada masa itu. Namun Bu Vonny, istri beliau sangat tidak ramah dengan Nada begitu pula dengan murid-murid lain yang berlatarbelakang ekonomi mapan yang umumnya memiliki rasa iri hati akan bakat Nada. Hal itulah yang mungkin menjadi penyebab Nada berhenti mengikuti bimbingan dari Pak Sahari hanya karena dirinya dituduh merusak biola kesayangan beliau. Laras sebagai ibunda Nada yang mengetahui bahwa bakat putrinya mulai berkembang secara terus menerus, akhirnya membimbing Nada secara otodidak bersama dengan Bu Maria, ibu asuhnya yang juga nenek asuh putrinya.

Ketika beranjak dewasa, Nada hendak direkrut oleh perusahaan rekaman milik Pak Rusli. Tetapi imbalan dari beliau untuk memuluskan bakatnya sebagai seorang penyanyi justru adalah kecantikan Nada sebagai pemuas nafsu beliau yang membuatnya sangat keberatan hingga sempat pulang ke rumah dengan tergesa-gesa. Beruntung ada seorang yang sangat peduli akan bakatnya di bidang tarik suara bernama Pak Dimas akhirnya memuluskan kariernya tanpa hambatan apapun termasuk dari Pak Rusli itu sendiri yang kemudian mulai sering mengganggunya setelah Nada selesai membuat rekaman lagu dengan bimbingan dari Pak Dimas. Alasan Pak Dimas meminta Pak Rusli untuk menerima Nada kembali adalah untuk membuat produksi diskografi perdana setelah perusahaan yang mereka kelola selama ini sudah terlampau lama vakum dalam beberapa tahun sebelumnya.

Meskipun demikian, Pak Rusli ternyata masih sempat menyekapnya dengan melanggar perintah dari Pak Dimas hingga membuatnya kabur dari rumah hingga tak sengaja ditabrak oleh seorang pemuda bernama Soni yang ternyata merupakan putra Pak Ridwan, dokter yang telah lama mengenal Nada ketika dilahirkan dari rahim ibunya, Laras. Dari situlah, Soni mulai jatuh hati kepada Nada dan akan segera menikahinya kelak ketika selesai mengikuti perkuliahan di San Francisco sebagai seorang dokter. Soni menceritakan hal ini kepada teman sekelasnya ketika SMA bernama Robby yang telah memiliki seorang istri bernama Yola dan sedang menganggur sembari mencari pekerjaan tetap di Bandung, kota tempatnya tinggal sekeluarga bersama dengan Mira, adiknya dan Bu Barata, ibunya dalam suatu rumah kontrakan milik Pak Dicky. Sebagai balas jasa, Soni memberikan kepercayaan penuh kepada Robby, sahabatnya sebagai Asisten Pribadi Nada saat ia akan mengenyam bangku kuliah di luar negeri hingga tamat dan dinyatakan lulus.

Bu Maria akhirnya perlahan mulai jatuh sakit saat Nada, putri Laras sekaligus cucu asuhnya menggelar pesta ulang tahunnya dan Laras, ibunda Nada sekaligus anak asuhnya lebih menganjurkan beliau untuk banyak beristirahat. Meskipun sempat hendak mengajaknya untuk makan malam bersama, tetapi terkejut bahwa ia mendapati ibu asuhnya tersebut ditemukan bersimbah darah dalam keadaan tak sadarkan diri saat tengah tertidur lelap dan sempat dilarikan ke rumah sakit namun takdir berkata lain, Bu Maria akhirnya meninggal dunia. Laras, ibunda Nada akhirnya sadar bahwa meskipun ia berbalas budi dengan Bu Maria karena dia sangat berjasa membantu dirinya dan putrinya setelah sempat diusir oleh keluarga Jimmy bahkan hampir diperkosa oleh Pak Gusti setelah kematian kakeknya, Pak Budaya. Namun ia tetap mengenang kebaikan ibu asuhnya tersebut walaupun tidak sempat memberi ucapan terima kasih atas kebaikan dari ibu asuhnya tersebut. Bahkan Nada juga sangat terpukul dengan kematian nenek asuhnya secara mendadak meskipun beliau dikenal sangat baik hati dengannya.

Ketika perjuangannya mencari donor mata, Nada bertemu seorang dokter muda yang bernama Soni yang diam-diam sangat menyukai Nada. Namun, ternyata Nada justru menyukai Robby seorang produser tampan yang sangat baik terhadap dirinya. Pada suatu peristiwa akhirnya Nada mengetahui bahwa Robby telah memiliki seorang istri bernama Yola, Nada patah hati. Soni yang selama ini memendam perasaan berusaha menghibur Nada hingga jatuh cinta karena sebelumnya, Soni yang kala itu menelpon dalam keadaan mengemudikan mobil secara tidak sengaja mencelakakan Nada tetapi selamat karena luka kecil yang dialami Nada. Padahal, maksud Soni menghadirkan Robby kepada Nada hanyalah sebagai sahabat penghibur, bukan sebagai pacar. Namun Robby justru terlena hingga tindakan kelirunya diketahui oleh Yola, istrinya dan Soni, kekasih Nada yang sebenarnya.

Pada suatu peristiwa Laras mengetahui kabar dari Rita, kakak iparnya tentang Jimmy, suaminya yang pada akhirnya masuk ke dalam penjara karena tidak sengaja membunuh pelayan pria di kafe hanya karena gegara berkelahi dengan Pak Josh, pamannya sendiri yang mulai tidak menganggapnya sebagai seorang keponakan sendiri asalkan memiliki harta yang cukup banyak. Ternyata setelah kepergian Laras dan bayinya, kehidupan Jimmy dan keluarganya semakin terpuruk. Perusahaan keluarga bangkrut dan harta mereka pun ludes karena terus menerus diperas secara tidak langsung oleh Pak Josh sendiri serta sempat durhaka dengan ibunya karena dirinya mulai menjadi seorang pemabuk aneka minuman beralkohol karena permohonan pinjaman berupa uang selalu ditolak oleh atasannya sendiri di kantor perusahaan milik ayahnya tersebut.

Walaupun awal dari kebangkrutan keluarga itu adalah kegemaran berfoya-foya dengan menghamburkan harta warisan dari Pak Hadi yang kerap dilakukan oleh Jimmy dan ibunya hanya karena gegara perebutan uang yang sebenarnya akan digunakan untuk melikuidasi perusahaan ayahnya yang mengalami krisis keuangan. Namun Rita, kakaknya masih sempat membela sang ibu karena hal itu merupakan urusan Jimmy dengan perusahaan sendiri. Tetapi Jimmy malah berbalik memarahi dan menamparnya serta mengusir saudara perempuannya sendiri dengan dalih menghemat anggaran dalam rumah warisan ayahnya hingga akhirnya ia berbalik membenci adiknya dan ibunya dan langsung pulang ke rumah Andi, suaminya dalam keadaan penuh sesal karena sebelumnya dia bersama dengan ibundanya juga pernah menyakiti hati dan menganggap remeh suaminya sendiri akibat kemanjaan berlebihan akan harta ayahandanya. Diam-diam Laras membantu suami dan keluarganya serta memudahkan pembebasan suaminya dari penjara walau sempat bertemu dengan Andi, saudara sesama menantu Pak Hadi dan suami Rita yang telah mengetahui ketenaran Nada, keponakan Rita dari Laras dan Jimmy.

Akhirnya, Jimmy mengetahui semua yang telah disampaikan oleh Andi, kakak iparnya tentang Laras dan Nada si penyanyi terkenal yang ternyata anak kandungnya walau semula tersampaikan kepada Rita, kakaknya dan Bu Hadi, ibunya. Jimmy begitu malu dengan perbuatannya terhadap Laras dan meminta maaf, demikian halnya pada kakaknya, Rita dan Bu Hadi, ibunya yang sama-sama menyadari perbuatan mereka di masa lalu. Laras yang masih sangat mencintai Jimmy memaafkannya, tetapi tidak dengan Nada. Kebenciannya terhadap sosok seorang ayah yang telah menelantarkan dirinya dan ibunya sangat membekas di hati Nada. Jimmy dan Laras sangat sedih dengan penolakan Nada, meski sempat mendengarkan cerita masa lalu penuh penderitaan yang kembali terucapkan oleh ibunya karena rasa penasarannya.

Nada ternyata bukan hanya menyakiti ayahnya sendiri, karena ia juga sering menyakiti hati Bu Hadi, neneknya dan bahkan sebelumnya sempat menyakiti hati Rita, bibinya. Kebenciannya atas kedua orang selain ayahnya juga timbul hanya karena gegara masa lalu kelam yang dialami oleh ibunya dan dirinya, bahkan Nada sempat menyalahkan neneknya dan bibinya hanya karena gegara perhiasannya hilang dicuri hingga akhirnya terungkap bahwa pencuri perhiasan miliknya adalah mantan salah seorang pembantu pribadinya sendiri yang bernama Maryani. Meski demikian, Laras kerap menegur Nada walau pernah sekali menampar putrinya karena putrinya sempat memarahi bibinya dan neneknya sendiri sebagai kedua orang yang dianggapnya enggan bertanggungjawab atas hilangnya perhiasan Nada.

Robby, orang yang sebelumnya menyukai Nada akhirnya menyadari bahwa ia sudah menelantarkan Yola, istrinya dan ibunya serta Mira, adiknya demi menunjang karier Nada. Hal ini terbukti karena Yola akhirnya mengetahui kedekatan Robby dengan Nada dan akan segera menikah, justru kecewa berat dengan ulah suaminya yang lupa diri dengan istrinya dan ibunya serta adiknya yang sebenarnya sudah diusir dari kontrakannya di Bandung oleh Pak Dicky, bahkan Soni akhirnya memilih mencintai Nada sepenuh hati dan direstui oleh ayahnya sendiri yang merupakan salah seorang dokter di rumah sakit dibandingkan dengan sahabatnya sendiri. Sedangkan Robby disarankan oleh Mira, adiknya dan ibunya untuk berhenti menjadi asisten pribadi Nada karena telah terbukti mengkhianati percintaan dengan Yola melalui kedekatan Robby dengan Nada. Tetapi ketika Soni pulang dari San Francisco setelah menyelesaikan pendidikan kedokteran di luar negeri sembari memantau kondisi Nada, akhirnya mulai kecewa dan merasa jengkel dengan sahabatnya sendiri yang bertindak keliru dengan perjodohan antara Robby dengan Nada yang sudah terlanjur tersebar di berbagai media massa.

Namun perjodohan Soni dengan Nada membuat kondisi Robby semakin terjepit karena ia menyadari bahwa dirinya adalah seorang lelaki yang telah beristri dan tidak mungkin baginya untuk menikah dengan Nada. Dia tidak punya pilihan lain untuk membatalkan rencana pertunangannya dengan gadis tunanetra tersebut walau sudah telanjur diberitakan dalam berbagai media massa secara berlebihan. Bahkan ia malah sempat merusak suasana dengan cara bertingkah seperti pemabuk akibat pengaruh konsumsi aneka minuman beralkohol dalam pesta pertunangan Nada yang berakhir memalukan ketika acara belum dimulai dan membuat Nada akhirnya memilih mengurung diri di kamarnya hingga ditemukan pingsan dalam keadaan syok berat oleh Pak Ridwan, ayahanda dan kakeknya Soni yang dihubungi oleh putranya sendiri atas saran Laras, ibunda Nada.

Jimmy, ayahanda Nada yang melihat ulah Robby yang berbuat keonaran pun akhirnya jengkel dan tak kuasa menahan emosinya hingga langsung menghajar Robby untuk kali pertama walau sempat dihentikan oleh keluarganya sendiri dan Soni, teman Robby sekaligus pacar asli Nada. Walaupun Laras, istrinya bergerak cepat menghampiri Nada, putrinya yang mulai mengurung diri di kamarnya dan kemudian disusul pula oleh kekasih Nada yang sebenarnya, Soni.

Namun untuk kali kedua, Jimmy langsung beringas dan menghajar Robby kembali karena ayahanda Nada tersebut melihat mantan asisten pribadi putrinya yang sedang dalam keadaan mabuk minuman beralkohol mulai bertindak nekat ingin mencoba mendekati Nada, putrinya yang mengurung diri di dalam kamar sampai ditemukan dalam kondisi mengalami guncangan batin yang memengaruhi kesadaran Nada hingga bangkit dari koma dalam keadaan sadar. Meskipun tindakan Robby yang nekat itu sempat dicegah oleh Laras, ibunda Nada sekaligus istri Jimmy dan Soni, pacar asli Nada yang akhirnya mau menenangkan wanita pujaan hatinya tersebut.

Puncaknya, Jimmy akhirnya puas menghajar Robby untuk ketiga kalinya hingga babak belur karena mantan asisten pribadi putri dan istri beliau tersebut akhirnya ketahuan menyelewengkan amanah dari Laras, istrinya dan Soni, calon menantu sebenarnya untuk menebus kesalahannya dengan berusaha menyadarkan Nada demi kepentingan pribadinya. Walaupun Robby dan istrinya, Yola sempat mendatangi kediaman Nada atas perintah Soni dengan tujuan untuk meminta maaf dan menjelaskan sosok Robby yang sebenarnya adalah seorang pemuda yang telah beristrikan Yola kepada kedua orang tua Nada meski awalnya sempat ditolak permohonan maafnya oleh Laras, ibunda Nada yang hanya menyuruhnya untuk berdoa demi kesembuhan putrinya. Bahkan Jimmy, ayahanda Nada mengancam Robby untuk tidak kembali lagi ke hadapan Nada. Tetapi dokter yang menangani Nada hanya menganjurkan Robby yang dapat dipercaya untuk menyadarkan gadis tunanetra tersebut.

Penyebab tindakan Robby yang ketahuan menyalahgunakan amanah dari Laras dan Soni ternyata adalah kondisi Robby yang akhirnya mulai dicap sebagai seorang penipu dan pembohong, belakangan dimanfaatkan secara jahat oleh dua orang Pak Josh yang berpura-pura mencoba kembali ke hadapan Jimmy, keponakannya dan Keluarga Pak Hadi. Akan tetapi, alasan Pak Josh yang sebenarnya adalah untuk melancarkan aksi pemerasan atas Nada melalui Robby sebagai perantara, bahkan tindak pidana pemerasan ini sudah direncanakan secara matang karena diikuti dengan pengancaman atau intimidasi secara berulangkali yang dilakukan oleh pacarnya yang juga merupakan seorang perempuan komplotan beliau, Neni terhadap Yola hingga ia mau menceraikan suaminya bila tak bersedia dan mulai meragukan kesetiaan suaminya. Lantas, Robby akhirnya terpaksa melakukannya dengan berdalih menolong Nada karena ia merasa tidak ada pilihan lain sama sekali.

Jimmy dan Laras sebagai kedua orang tua Nada yang akhirnya terkejut karena mendengarkan dan mengetahui pengakuan Robby yang berterus terang tentang sifat asli dari sosok Pak Josh yang merupakan paman mertua Laras dan Andi serta paman Jimmy dan Rita justru menganjurkan mantan asisten pribadi putri mereka tersebut untuk melakukan Teknik Kamuflase Pemerasan Atas Nada guna menggagalkan aksi jahat Pak Josh bersama dengan Neni yang hanya memanfaatkan keadaan Nada dan Robby dengan berdasarkan laporan dari Jimmy, ayahanda Nada sekaligus keponakan Pak Josh yang akhirnya kecewa berat hingga muak karena tidak menyangka bahwa dua pamannya ternyata adalah seorang pemeras kelas kakap.

Walaupun sedari awal, Jimmy mendengar sendiri rencana jahat dari sang paman untuk memeras putrinya yang semula melibatkan dirinya, namun belakangan malah menjadikan Robby sebagai umpan yang empuk untuk memeras Nada secara tidak langsung yang diawali dari intimidasi atau pengancaman berulang yang dilakukan oleh Neni atas Yola, istri sah Robby. Maka tidak mengherankan bilamana Bu Hadi, ibunda Jimmy dan Rita sekaligus ibu mertua Laras dan Andi akhirnya bersumpah untuk tidak menganggap lagi Pak Josh sebagai adik kandungnya karena meskipun ia kembali ke hadapan Keluarga Hadi, tetapi ternyata dua saudara masih berbuat jahat dengan keluarganya, terutama Nada, cucunya sendiri dengan dasar sikap keberatan dari Jimmy, putranya yang akhirnya tidak akan pernah bertemu dengan pamannya sendiri. Bahkan Bu Hadi sempat mengusir adiknya sendiri karena telah mendengar cerita dari putranya sendiri tentang rencana jahat dari sang paman tersebut di sebuah kafe dan segera menghampiri Laras untuk memperingatkannya agar berhati-hati dengan sosok pemeras dan penipu kelas kakap semacam Pak Josh yang sudah tidak dianggap lagi sebagai seorang paman mertua.

Sedangkan Yola, istrinya yang sebelumnya mempertanyakan kesetiaan Robby sebagai seorang suami dengan penuh keraguan karena pengaruh ancaman yang dilakukan oleh Neni, akhirnya meminta maaf kepada suaminya tersebut karena sudah mendengar kesaksian suaminya di hadapan kedua orang tua Nada. Sementara Robby yang sebenarnya sudah merasa bersalah karena perbuatannya, akhirnya juga meminta maaf karena sudah bertindak bodoh karena lupa diri hingga menelantarkan istri dan adiknya serta ibunya sendiri demi membantu karier Nada. Meskipun demikian, Robby dan Yola mulai merajut cinta mereka kembali seperti dulu.

Nada yang baru siuman dari pingsan selama beberapa hari karena syok dengan ulah Robby yang bertindak memalukan dalam pesta pertunangannya beberapa malam lalu, akhirnya mulai melihat dengan baik namun dalam keadaan samar-samar meski hanya sebatas bayangan saja dan menerima kabar gembira namun bahagia dari Soni, kekasihnya bahwa dirinya akan melihat secara sempurna bersama-sama dengan lelaki pujaan hatinya. Nada senang mendengar kabar baik dari kekasihnya yang merupakan seorang dokter muda sekaligus putra dari Pak Ridwan, dokter keluarganya. Nada pun juga menyadari bahwa Soni lah yang selama ini memperhatikannya secara penuh dibandingkan dengan Robby yang lebih memperdulikan keluarganya sendiri termasuk sang istri, Yola yang baru diketahuinya oleh mantan asisten pribadinya sendiri yang telah berusaha menyadarkannya.

Berita baik datang, Nada menerima donor kornea mata dari pendonor yang tidak ia kenal. Operasi tersebut berjalan lancar. Ketika perban mata dibuka, untuk pertama kali Nada dapat melihat wajah orang-orang yang sangat disayanginya, wajah ibunya, wajah dokter muda Soni dan wajah sang pendonor yang tidak lain adalah Jimmy, ayah kandungnya. Bahkan Nada pun melihat kedua wajah orang yang sempat dibencinya karena kelamnya masa lalu bersama dengan sang ibu yaitu wajah Rita, bibinya dan wajah Bu Hadi, neneknya. Seketika Nada sadar betapa besar pengorbanan ayahnya demi menebus kesalahan masa lalu dan akhirnya bersedia memaafkan dosa-dosa yang telah dilakukan oleh ayahnya, bibinya dan neneknya terhadap dirinya dan ibunya di masa lalu. Hal tersebut membuat Laras, ibunya terharu dan tersenyum bangga karena ia mampu mempersatukan keluarganya sehingga dapat menjadi utuh kembali. Kebahagiaan itu berlanjut dengan pernikahan antara Nada dengan Soni sebagai pasangan suami-istri. [1][2]

PenghargaanSunting

Tahun Penghargaan Kategori Hasil
1997 Janjiku (RCTI) Panasonic Awards Acara Sinetron Drama
Penghargaan Emas

Lagu temaSunting

Janjiku
Album lagu tema karya Paramitha Rusady
Dirilis1997
GenrePop
LabelBlackboard
Kronologi Paramitha Rusady
Jangan Ada Air Mata
(1996)Jangan Ada Air Mata1996
Janjiku
(1997)
Karmila
(1998)Karmila1998

Janjiku adalah album studio keempat karya penyanyi dan aktris Indonesia, Paramitha Rusady. Dirilis pada tahun 1997. Album ini sekaligus menjadi album lagu tema pertamanya karena menampilkan lagu-lagu dari sinetron “Janjiku” yang dibintangi oleh Mitha sendiri.

Daftar laguSunting

  1. “Janjiku” (cipt. Chossy Pratama, voc. Paramitha Rusady)
  2. “Penglihatan” (cipt. Chossy Pratama, voc. Paramitha Rusady)
  3. “Nada” (cipt. Chossy Pratama, voc. Paramitha Rusady)
  4. “Mengapa Kau di Dekatku” (cipt. Chossy Pratama, voc. Paramitha Rusady)

ReferensiSunting

  1. ^ "Sinopsis Sinetron Janjiku". Archive.org. 1997. Diakses tanggal 24 Juli 2021. 
  2. ^ "Janjiku". Nonton.com. Diakses tanggal 10 Februari 2022.