Buka menu utama

Ismed M. Noor

pemeran laki-laki asal Indonesia

Ismed M. Noor (lahir di Jakarta, 9 Agustus 1933 – meninggal di Jakarta, 14 Maret 1975 pada umur 41 tahun) adalah seorang seniman Indonesia yang berprofesi sebagai aktor, produser film, dan juga sutradara serta wartawan. Dia memulai karier profesionalnya di perfilman sebagai figuran pada tahun 1954 dalam film Rela. Dia bahkan pernah bermain bersama kakaknya, Soekarno M. Noor dalam film Istana yang Hilang pada tahun 1960.[1]

Ismed M. Noor
Lahir(1933-08-09)9 Agustus 1933
Bendera Belanda Jakarta, Hindia Belanda
Meninggal14 Maret 1975(1975-03-14) (umur 41)
Bendera Indonesia Jakarta, Indonesia
KebangsaanBendera Indonesia Indonesia
AlmamaterAkademi Teater Nasional Indonesia
PekerjaanAktor
Wartawan
Produser
Sutradara
Suami/istriFlora Luntungan

Setelah menjadi figuran di beberapa film, pada awal tahun '60-an, dia mulai mendapat peran yang lebih baik dengan menjadi pemeran utama dalam film Pesta Musik La Bana (1960), Pagar Kawat Berduri (1961), dan Toha Pahlawan Bandung Selatan juga pada tahun 1961, di mana dia memerankan tokoh Pahlawan Nasional, Mohammad Toha. Setelah itu namanya pun semakin populer dan mendapatkan peran utama di beberapa film berikutnya.

Daftar isi

Perjalanan HidupSunting

Selain bermain film, Ismed sempat menjadi wartawan pada beberapa majalah dan harian ibu kota sepanjang tahun 1955-1958. Pada tahun I963, Ismed menikah dengan seorang aktris sandiwara dan juga teman kuliahnya di Akademi Teater Nasional Indonesia (ATNI) yang bernama Flora Luntungan. Dua tahun setelah menikah, Ismed sempat mengadu peruntungannya dengan menjadi produser melalui "Nefos Film" yang dia dirikan pada tahun 1965. Perusahaan tersebut sempat memproduksi beberapa film, di antaranya Langkah-langkah di Persimpangan dan K.K 17. Pada awal tahun '70-an, dia pun mulai mencoba menjadi sutradara, dengan filmnya Selamat Tinggal Kekasih pada tahun 1972.[2]

Ismed meninggal dunia pada tanggal 14 Maret 1975, setelah memainkan berbagai peran dalam 40 judul film dengan film terakhirnya Melawan Badai pada tahun 1974. Sebelum meninggal dunia, Ismed juga sempat menjadi Staff Direksi pada Allied Film of Indonesia Ltd.

PendidikanSunting

  • SMP di Jakarta
  • SMA di Jakarta
  • ATNI (Akademi Teater Nasional Indonesia)

FilmografiSunting

FiguranSunting

  • Rela (1954)
  • Di Balik Dinding (1955)
  • Tiga Buronan (1957)
  • Asrama Dara (1958)
  • Bulan Madu (1959)
  • Serba Salah (1959)
  • Istana yang Hilang (1960

Pemeran UtamaSunting

  • Pesta Musik La Bana (1960)
  • Pagar Kawat Berduri (1961)
  • Toha Pahlawan Bandung Selatan (1961)
  • Mira (1961)
  • Tudjuh Pahlawan (1963)
  • Tauhid (1964)
  • Apa yang Kau Cari Palupi? (1969)
  • Bernapas dalam Lumpur (1970)
  • Kekasihku Ibuku (1971)
  • Melawan Badai (1974)

SutradaraSunting

  • Selamat Tinggal Kekasih (1972)

ProduserSunting

  • Langkah-langkah di Persimpangan
  • K.K 17

ReferensiSunting