Buka menu utama

SinopsisSunting

Karena didesak pacarnya, Warni (Ida Royani), Napi (Benyamin S) yang sudah ngebet kawin, mencari kerja ke Jakarta. Begitu tiba di Stasiun Gambir, sudah terjadi salah paham. Marni (Rosaline Oscar), yang karena konflik dengan suaminya, Pinarto (Benyamin S), pengusaha meubel, mengira Napi adalah suaminya yang sengaja mau memata-matai. Nasib mempertemukan Napi dan Pinarto. napi diterima jadi pegawai dan setelah dicoba berbagai macam kerja , akhirnya jadi tukang antar barang dan tukang tagih. Kelucuan diekploitasi karena kekembaran dua orang yang berbeda pangkat itu, soal penguangan cek, kesalahpahaman istri, rekan-rekan usahawan, bahkan Napi dipergunakan karyawan pinarto yang dipecat untuk mencurangi perusahannya tanpa tahu, karena Napi tidak bisa baca tulis. Anehnya mereka sungguh-sungguh tidak mencari tahu kemiripan mereka. Di akhir cerita baru diberitahu bahwa mereka anak kembar yang terpisah waktu revolusi.[1]

ReferensiSunting

  1. ^ JB Kristanto, katalog film Indonesia 1926-1995, PT Grafiasri Mukti,Jakarta, 1995 hal 119

Pranala luarSunting