Insulin (bahasa Latin insula, "pulau", karena diproduksi di Pulau-pulau Langerhans di pankreas) adalah sebuah hormon polipeptida yang mengatur metabolisme karbohidrat. Selain merupakan "efektor" utama dalam homeostasis karbohidrat, hormon ini juga ambil bagian dalam metabolisme lemak (trigliserida) dan protein – hormon ini bersifat anabolik yang artinya meningkatkan penggunaan protein. Hormon tersebut juga memengaruhi jaringan tubuh lainnya.

INS
Insulin struct.png
Struktur yang tersedia
PDBPencarian Ortolog: PDBe RCSB
Pengidentifikasi
AliasINS, IDDM, IDDM1, IDDM2, ILPR, IRDN, MODY10, insulin, PNDM4
ID eksternalOMIM: 176730 MGI: 96573 HomoloGene: 173 GeneCards: INS
Lokasi gen (Manusia)
Kromosom 11 (manusia)
Kr.Kromosom 11 (manusia)[1]
Kromosom 11 (manusia)
Lokasi genom untuk INS
Lokasi genom untuk INS
Pita11p15.5Awal2,159,779 bp[1]
Akhir2,161,221 bp[1]
Pola ekspresi RNA
PBB GE INS 206598 at fs.png
Referensi data ekspresi selengkapnya
Ortolog
SpesiesManusiaTikus
Entrez
Ensembl
UniProt
RefSeq (mRNA)

NM_000207
NM_001185097
NM_001185098
NM_001291897

NM_001185083
NM_001185084
NM_008387

RefSeq (protein)

NP_001172012
NP_001172013
NP_032413

Lokasi (UCSC)Chr 11: 2.16 – 2.16 MbChr 7: 142.68 – 142.74 Mb
Pencarian PubMed[3][4]
Wikidata
Lihat/Sunting ManusiaLihat/Sunting Tikus
Model struktur insulin
Merah: karbon; hijau: oksigen; biru: nitrogen; merah muda: sulfur. Pita biru/ungu merupakan kerangka [-N-C-C-]n dalam sekuens asam amino H-[-NH-CHR-CO-]n-OH protein tersebut, dengan R merupakan bagian yang menonjol dari kerangka tersebut pada setiap asam amino.

Insulin menyebabkan sel (biologi) pada otot dan adiposit menyerap glukosa dari sirkulasi darah melalui transporter glukosa GLUT1 dan GLUT4[5] dan menyimpannya sebagai glikogen di dalam hati dan otot sebagai sumber energi.

Kadar insulin yang rendah akan mengurangi penyerapan glukosa dan tubuh akan mulai menggunakan lemak sebagai sumber energi.

Insulin digunakan dalam pengobatan beberapa jenis diabetes mellitus. Pasien dengan diabetes mellitus tipe 1 bergantung pada insulin eksogen (disuntikkan ke bawah kulit/subkutan) untuk keselamatannya karena kekurangan absolut hormon tersebut; pasien dengan diabetes mellitus tipe 2 memiliki tingkat produksi insulin rendah atau kebal insulin, dan kadang kala membutuhkan pengaturan insulin bila pengobatan lain tidak cukup untuk mengatur kadar glukosa darah.

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ a b c GRCh38: Ensembl release 89: ENSG00000254647 - Ensembl, May 2017
  2. ^ a b c GRCm38: Ensembl release 89: ENSMUSG00000000215 - Ensembl, May 2017
  3. ^ "Human PubMed Reference:". National Center for Biotechnology Information, U.S. National Library of Medicine. 
  4. ^ "Mouse PubMed Reference:". National Center for Biotechnology Information, U.S. National Library of Medicine. 
  5. ^ (Inggris) "Intracellular targeting of the insulin-regulatable glucose transporter (GLUT4) is isoform specific and independent of cell type". Rockefeller University; P M Haney, J W Slot, R C Piper, D E James, M Mueckler. Diakses tanggal 2010-05-01. 

Pranala luarSunting