Indosiar Karya Media

PT Indosiar Karya Media Tbk (sebelumnya bernama PT Indovisual Citra Persada) adalah perusahaan yang bergerak dalam industri media berbasis konten. Perusahaan ini memiliki stasiun televisi terestrial swasta nasional Indosiar telah tercatat publik di Bursa Efek Jakarta (sekarang Bursa Efek Indonesia) sejak pada tanggal 4 Oktober 2004 sebagai papan utama. Perusahaan ini resmi mengakhiri operasinya pada 6 Mei 2013 menyusul penggabungan ke dalam Surya Citra Media.

PT Indosiar Karya Media Tbk
Publik
IndustriMedia
NasibBergabung ke dalam Surya Citra Media
PenerusSurya Citra Media
Didirikan19 Juli 1991 (sebagai Indovisual Citra Persada)
20 Agustus 2003 (sebagai Indosiar Karya Media)
Ditutup1 Mei 2013
Kantor
pusat
Jl. Damai 11 RT 004/05, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat
Tokoh
kunci
Lie Halim (Direktur utama)
Alvin Widarta Sariaatmadja (Direktur)
ProdukTelevisi
Pendapatan4.524 trilyun
2.003 trilyun
PemilikSalim Group (1991-2011)
Elang Mahkota Teknologi (2011-2013)
Karyawan
1.221 (2012)

SejarahSunting

PT Indosiar Karya Media Tbk, atau selanjutnya disebut ‘Perseroan’, didirikan pada 19 Juli 1991 sebagai PT Indovisual Citra Persada dengan fokus bidang usaha meliputi jasa multimedia, hiburan dan komunikasi, terutama di bidang pertelevisian.

PT Indosiar Visual Mandiri atau Indosiar sebagai stasiun televisi swasta kelima di Indonesia mulai beroperasi secara nasional pada 11 Januari 1995.

Pada 20 Agustus 2003, PT Indovisual Citra Persada berganti nama menjadi PT Indosiar Karya Media Tbk.

Pada tanggal 4 Oktober 2004, perusahaan resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Jakarta (sekarang Bursa Efek Indonesia) dan menjadi pemegang saham langsung menyelenggarakan bidang usaha pertelevisian tersebut melalui anak usahanya, PT Indosiar Visual Mandiri (Indosiar) telah dimiliki sepenuhnya oleh IDKM sebanyak 100 persen sahamnya. IDKM merupakan induk usaha dari PT Indosiar Visual Mandiri (Indosiar) sebagai stasiun televisi terestrial swasta nasional penerimaan tetap stasiun televisi terestrial swasta nasional di Indonesia yang memiliki izin bersiaran secara nasional. Indosiar yang merupakan bagian dari Salim Group telah menerapkan strategi konvergensi untuk pertumbuhan agar konten-konten yang ditayangkan dapat dinikmati anytime anywhere dan with any device dan memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi pemirsanya.

Sejak 13 Mei 2011, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk resmi membeli saham. Pada 13 Juli 2011, saham perusahaan telah dikuasai sepenuhnya oleh Elang Mahkota Teknologi sebanyak 100 persen sahamnya. Pada 1 Mei 2013, perusahaan ini resmi bergabung dengan PT Surya Citra Media Tbk[1][2], pemilik SCTV. Lima hari kemudian, tepatnya 6 Mei 2013, perusahaan ini resmi delisting dari Bursa Efek Indonesia[3][4][5].

Pemegang SahamSunting

Sejak pada tanggal 4 Oktober 2004, IDKM mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Jakarta (sekarang Bursa Efek Indonesia) sehingga sejak pada tanggal 6 Mei 2013, perusahaan ini resmi delisting dari Bursa Efek Indonesia.

Anak perusahaanSunting

ReferensiSunting

  1. ^ 1 Mei, Indosiar-SCTV Resmi Bergabung; okezone.com; Diakses 17 Juni 2013.
  2. ^ Indosiar Resmi Gabung SCTV Mulai 1 Mei; ajisurabaya.org; Diakses 17 Juni 2013.
  3. ^ Merger dengan SCTV, Indosiar Delisting; republika.co.id; Diakses 17 Juni 2013.
  4. ^ Merger dengan SCMA, Saham Indosiar Delisting dari BEI; liputan6.com; Diakses 17 Juni 2013.
  5. ^ Merger dengan SCTV, Indosiar Delisting Sukarela; tempo.co; Diakses 17 Juni 2013.