Buka menu utama

Inception adalah film fiksi ilmiah tahun 2010 yang disutradarai oleh Christopher Nolan dan diproduseri oleh Christopher Nolan dan Emma Thomas. Naskah film ini ditulis oleh Christopher Nolan. Film ini dibintangi oleh Leonardo DiCaprio, Joseph Gordon-Levitt, Ellen Page, Tom Hardy, Ken Watanabe, Cillian Murphy, Marion Cotillard, Tom Berenger dan Michael Caine.

Inception
Inception poster.jpg
Poster film Inception
SutradaraChristopher Nolan
ProduserChristopher Nolan
Emma Thomas
SkenarioChristopher Nolan
PemeranLeonardo DiCaprio
Joseph Gordon-Levitt
Ellen Page
Tom Hardy
Ken Watanabe
Cillian Murphy
Marion Cotillard
Tom Berenger
Michael Caine
MusikHans Zimmer
SinematografiWally Pfister
PenyuntingLee Smith
Perusahaan
produksi
DistributorWarner Bros Pictures
Tanggal rilis
  • 8 Juli 2010 (2010-7-8) (Odeon Leicester Square)
  • 16 Juli 2010 (2010-7-16) (Amerika Serikat dan Britania Raya)
Durasi
148 menit[1]
NegaraAmerika Serikat
Britania Raya
BahasaInggris
Anggaran$160 juta[2]
Pendapatan kotor$828.322.032[2]

Film Inception ditayangkan secara perdana di Odeon Leicester Square pada tanggal 8 Juli 2010 dan dirilis di Amerika Serikat dan Britania Raya pada tanggal 16 Juli 2010.[3] Film ini mendapatkan review positif dari para kritikus.

PlotSunting

Cobb (Leonardo DiCaprio) dan Arthur (Joseph Gordon-Levitt) adalah "Extractor", yang melakukan spionase perusahaan menggunakan teknologi militer eksperimental untuk menyusup ke alam bawah sadar target mereka dan mendapatkan informasi berharga melalui dunia mimpi. Target terakhir mereka, pengusaha dari Jepang Mr. Saito (Ken Watanabe), mengungkapkan bahwa ia mengatur misi mereka untuk menguji Cobb atas pekerjaan yang tampaknya tidak mungkin: menanamkan ide di alam bawah sadar seseorang atau melakukan "permulaan". Untuk membubarkan perusahaan energi yang dipimpin oleh pengusaha yang sedang sakit keras, Maurice Fischer (Pete Postlethwaite), Saito ingin Cobb meyakinkan putra dan pewaris tunggal perusahaan Maurice, Robert (Cillian Murphy), untuk membubarkan perusahaan ayahnya. Sebagai gantinya, Saito berjanji untuk menggunakan pengaruhnya untuk membersihkan nama Cobb dari tuduhan pembunuhan istrinya, Mal (Marion Cotillard), dan membiarkan Cobb kembali ke rumah untuk anak-anaknya. Cobb menerima tawaran tersebut dan membuat timnya: Arthur, rekanan Cobb sesama Extractor; Eames (Tom Hardy), penipu dan pemalsu identitas; Yusuf (Dileep Rao), seorang ahli kimia yang membuat obat penenang yang kuat untuk strategi "mimpi dalam mimpi" yang stabil; dan Ariadne (Ellen Page), seorang mahasiswa arsitektur yang bertugas merancang labirin di dalam mimpi, direkrut dengan bantuan ayah mertua Cobb, Profesor Stephen Miles (Michael Caine). Ketika berbagi mimpi dengan Cobb, Ariadne mempelajari alam bawah sadar Cobb yang menempatkan proyeksi invasif dari mendiang istri Cobb, Mal.

Ketika Maurice meninggal di Sydney, Robert membawa jenazah ayahnya dalam penerbangan sepuluh jam kembali ke Los Angeles, di mana tim Cobb (termasuk Saito, yang ingin menguji keberhasilan mereka) menggunakan hal ini sebagai kesempatan untuk menidurkan diri dan membawa Robert ke mimpi yang sama. Pada setiap level mimpi, orang yang mengatur mimpi tetap berada di belakang untuk menyiapkan "hentakan" yang akan digunakan untuk membangunkan anggota tim lainnya yang tidur dari level mimpi yang lebih dalam. Agar sukses, hentakan ini harus terjadi bersamaan pada setiap level mimpi, sebuah fakta yang rumit karena sifat waktu yang berjalan lebih cepat di setiap level yang berurutan. Level pertama adalah mimpi Yusuf tentang Los Angeles ketika hujan. Tim tersebut menculik Robert, tetapi mereka diserang oleh proyeksi kereta api dan pasukan bersenjata dari alam bawah sadar Robert, yang telah dilatih secara khusus untuk bertahan dari serangan penyusup tersebut. Tim tersebut membawa Robert dan Saito yang terluka ke sebuah gudang, di mana Cobb mengungkapkan bahwa saat sekarat di dalam mimpinya biasanya membangunkan Saito, tetapi obat penenang yang kuat untuk menstabilkan mimpi multi-level akan mengirim pemimpi yang sekarat ke dalam "limbo", sebuah dunia bawah sadar yang tak terbatas di mana sangat sulit untuk keluar dari sana, jika memungkinkan, dan seorang pemimpi berisiko lupa bahwa mereka berada dalam mimpi. Terlepas dari kendala ini, tim melanjutkan misinya.

Eames menyamar sebagai ayah baptis Robert, Peter Browning (Tom Berenger), dan menyarankan Robert mempertimbangkan kembali kehendak ayahnya. Yusuf mengendarai mobil ketika anggota tim lainnya terbius ke level kedua dan mereka dikejar oleh proyeksi Robert. Level kedua adalah sebuah hotel yang dimimpikan oleh Arthur, Cobb membujuk Robert bahwa ia telah diculik oleh Peter Browning dan Cobb adalah pelindung bawah sadarnya. Cobb membujuknya untuk turun ke level lain untuk mengeksplorasi alam bawah sadar Peter Browning (kenyataannya, ini adalah tipu muslihat untuk memasuki alam bawah sadar Robert). Level ketiga adalah rumah sakit besar di sebuah pegunungan bersalju yang dimimpikan oleh Eames. Para anggota tim harus menyusupi rumah sakit tersebut dan menahan para proyeksi penjaga saat Cobb membawa Robert ke alam bawah sadarnya. Yusuf, di bawah pengejaran proyeksi Robert di level pertama, pergi ke jembatan dan menjatuhkan mobilnya, memulai hentakannya terlalu cepat. Hal ini menyebabkan longsoran salju di mimpi Eames dan gravitasi nol di mimpi Arthur, memaksanya untuk melakukan improvisasi hentakan baru yang dapat diiringi dengan mobil Yusuf yang jatuh ke air di jembatan level pertama. Proyeksi Mal muncul dan membunuh Robert. Cobb membunuh proyeksi Mal dan Saito meninggal karena lukanya. Cobb dan Ariadne masuk limbo untuk menyelamatkan Robert dan Saito, sementara Eames melakukan hentakan dengan meledakkan rumah sakit dengan bom.

Cobb memberitahu Ariadne bahwa ia dan Mal pergi ke limbo saat bereksperimen dengan teknologi berbagi mimpinya. Tertidur selama beberapa jam di dunia nyata, mereka menghabiskan lima puluh tahun dalam mimpi membangun dunia dari kenangan mereka bersama. Ketika Mal menolak untuk kembali ke dunia nyata, Cobb menggunakan langkah permulaan yang tidak sempurna dengan mengaktifkan kembali totem Mal (pemimpi menggunakan totem untuk membedakan mimpi dari kenyataan) dan mengingatkan alam bawah sadar Mal bahwa dunia mereka tidak nyata. Mereka pun mencoba keluar dari dunia mimpi dan berhasil. Namun, saat terbangun, Mal masih percaya bahwa ia sedang bermimpi. Berusaha "bangun" ke dunia nyata, Mal bunuh diri dan menjebak Cobb atas kematiannya untuk memaksa Cobb melakukan hal yang sama. Menghadapi tuduhan pembunuhan, Cobb melarikan diri dari Amerika Serikat, meninggalkan anak-anaknya dalam pengawasan Profesor Stephen Miles.

Dengan pengakuannya, Cobb berdamai dengan rasa bersalahnya atas kematian Mal. Ariadne membunuh proyeksi Mal, dan menemukan Robert yang disekap di balkon. Ariadne pun melompat dari balkon bersama Robert untuk membuat sebuah hentakan agar mereka bisa keluar dari limbo. Dihidupkan kembali ke rumah sakit di pegunungan, Robert masuk ke sebuah ruangan untuk melihat dan menerima ide yang ditanam: sebuah proyeksi dari ayahnya yang sekarat, yang memberitahunya untuk menjadi diri sendiri. Sementara Cobb tetap berada di limbo untuk mencari Saito, anggota tim lainnya menuju ke hentakan yang disinkronkan kembali ke level pertama. Cobb akhirnya menemukan Saito yang sudah tua di limbo dan mengingatkannya akan kesepakatan mereka, dan Saito terlihat mengambil sebuah pistol di mejanya sebelum akhirnya adegan kembali ke pesawat yang menandakan bahwa Cobb keluar dari limbo. Semua pemimpi terbangun di pesawat dan Saito menelepon (untuk membersihkan nama baik Cobb, yang sebelumnya dituduh bahwa ia yang membunuh istrinya, Mal).

Setibanya di bandara Los Angeles, Cobb melewati pos pemeriksaan imigrasi Amerika Serikat dan Profesor Stephen Miles menemaninya ke rumahnya. Menggunakan totem-nya, sebuah gasing yang berputar tanpa batas waktu di dunia mimpi namun jatuh di dunia nyata, Cobb melakukan tes untuk membuktikan bahwa ia memang berada di dunia nyata atau masih berada di dunia mimpi, tetapi ia mengabaikan hasilnya dan menemui anak-anaknya di kebun. Gasing tetap berputar dan film pun langsung ditutup dengan layar hitam.

PemeranSunting

Tanggapan KritikusSunting

Film Inception mendapatkan review positif dari para kritikus. Berdasarkan Rotten Tomatoes, film ini memiliki rating 86%, berdasarkan 337 ulasan, dengan rating rata-rata 8,1/10.[4] Berdasarkan Metacritic, film ini mendapatkan skor 74 dari 100, berdasarkan 42 kritik, menunjukkan "ulasan yang baik".[5] Berdasarkan CinemaScore, film ini mendapatkan nilai "B+" dari penonton film untuk skala A+ sampai F.[6]

Box OfficeSunting

Film Inception mendapatkan $292.576.195 di Amerika Utara dan $535.745.837 di negara lain. Total pendapatan yang dihasilkan oleh film ini mencapai $828.322.032, melebihi anggaran produksi film $160 juta.[2]

Pada pembukaan akhir pekan, film ini mendapatkan $62.785.337, menempati posisi teratas di box office.[2]

ReferensiSunting

  1. ^ "Inception". British Board of Film Classification. June 29, 2010. Diakses tanggal August 8, 2010. 
  2. ^ a b c d "Inception (2010)". Box Office Mojo. Diakses tanggal February 9, 2018. 
  3. ^ Antrim, Taylor (November 23, 2010). "Anatomy of a Contender: Making of 'Inception'". The Hollywood Reporter. Diakses tanggal February 9, 2018. 
  4. ^ "Inception (2010)". Rotten Tomatoes. Diakses tanggal February 9, 2018. 
  5. ^ "Inception reviews". Metacritic. Diakses tanggal February 9, 2018. 
  6. ^ "CinemaScore". cinemascore.com. 

Bacaan lanjutanSunting

  • Johnson, David Kyle (Editor); Irwin, William (2011). Inception and Philosophy: Because It's Never Just a Dream. John Wiley & Sons. ISBN 1-118-07263-4. 
  • Nolan, Christopher (Author); Nolan, Jonathan (2010). Inception: The Shooting Script. Insight Editions. ISBN 1-60887-015-4. 
  • Crawford, Kevin Ray (Author) (2012). "The Rhetorics of the Time-Image: Deleuzian Metadiscourse on the Role of Nooshock Temporality (viz. "Inception") in Christopher Nolan's Cinema of the Brain". ProQuest LLC. 

Pranala luarSunting