Buka menu utama

Ida Iasha

pemeran perempuan asal Indonesia

Ida Albertina van Suchtelen van de Haere (lahir di Zwijndrecht, Belanda, 14 Mei 1963; umur 56 tahun) atau lebih dikenal dengan nama Ida Iasha (setelah berpindah agama ke Islam ketika menikah pada tahun 1982, ia mengganti namanya menjadi Ida Aisyah[1]) adalah seorang artis peran Indonesia di era 80-an.

Ida Iasha
220px
Nama lahir Ida Albertina van Suchtelen van de Haere
Nama lain Ida Iasha
Lahir 14 Mei 1963 (umur 56)
Bendera Belanda Zwijndrecht, Belanda
Pekerjaan Aktris
Tahun aktif 1981 - sekarang
Pasangan Eddy Syahputra
Anak Rendy Russell Syahputra (1983), Kama Bhaskara (1990), Remyzard Syahputra (1994), Badra Rahadi (1997)
Orang tua AJC. van Suchtelen van de Haere (Ayah), Thelma (Ibu)

Kehidupan PribadiSunting

Anak ketiga dari lima bersaudara ini, lahir di lahir di Zw’dreecht, Amsterdam, Belanda, 14 Mei 1963. Bernama asli Ida Albertina van Suchtelen van de Haere. Ayahnya, AJC van Suchtelen van de Haere adalah seorang pria Belanda yang lahir di Pekalongan, Jawa Tengah. Sementara ibunya, Thelma adalah asli orang Solo, Jawa Tengah. Setelah menikah, orang tuanya tinggal di Belanda.

Ketika berumur 17 tahun keluarganya pindah ke Indonesia, menetap di Jakarta. Pendidikan formalnya di tempuh di SMA Tarakanita. Selain itu ia juga mengambil kursus singkat Bahasa Indonesia di Indonesia College. Namun, empat tahun kemudian orang tua dan saudara-saudaranya kembali ke Belanda, sementara ia tetap tinggal dan menetap di Indonesia.

Sebelum menjadi aktris film, ia adalah model sampul dan model iklan. Ia pernah menjadi model sampul majalah Kartini dan setelah menjadi aktris film ia juga membintangi iklan sabun LUX tahun 1988-1997. Ketika akan menikah dengan Eddy Syahputra pada tahun 1982, ia berpindah agama dan mengganti namanya menjadi Ida Aisyah. Wajah cantiknya di majalah Kartini dilirik sutradara Slamet Rahardjo yang kala itu tengah mencari pemain film pendatang baru untuk ikut membintangi film Kodrat (1986). Ia diminta untuk mengikuti casting. Setelah menjadi aktris film, ia mengubah namanya menjadi Ida Iasha atas anjuran sutradara Slamet Rahardjo.

Tak perlu menunggu lama, berkat aktingnya yang cermelang di film pertamanya tersebut, membuat kariernya di dunia film melesat cepat. Ia tercatat telah membintangi film-film laris bergenre drama, komedi dan laga. Tampil sebagai pemeran utama di sejumlah film nasional, seperti Kasmaran, Misteri Gunung Merapi, Takdir Marina dan lain sebagainya. Ia pun berpengalaman bermain di sejumlah film garapan sutradara-sutradara kelas ‘berat’, seperti Slamet Rahardjo Djarot, Wim Umboh (alm) dan Sophan Sophiaan (alm).

Ketika dunia perfilman di Tanah Air mengalami mati suri, ia hijrah ke sinetron, ia ikut membintangi sejumlah sinetron televisi dengan bermain dalam mini seri Salah Asuhan (1994). Ia juga bermain dalam serial sinetron Kembang Setaman (1996-1997) yang di produksi oleh Marissa Haque. Namun karena terganjat logat ‘bule’ nya ketika berbicara, film dan sinetron yang di bintanginya tidak pernah menggunakan suara aslinya. Film atau sinetronnya selalu diisi oleh suara Dewi Yull atau Maria Oentoe. Satu-satunya sinetron yang menggunakan suara aslinya adalah sinetron Kembang Setaman (1994) dan film Sajadah Ka'bah (2011)

Setelah membintangi sinetron Kembang Setaman sebanyak 6 episode disekitar tahun 1996-1997, ia vakum berakting. Setelah sempat bekerja sebagai Public Relation di sebuah perusahaan internasional di bidang IT, pada tahun 2003, ibu dari empat anak, yakni, Rendy, Baskara, Remyzard, dan Badra ini, tampil kembali di dunia layar lebar lewat film horor garapan Rizal Mantovani, Kuntilanak 2 (2007) , Kuntilanak 3 (2008) dan Sajadah Ka'bah (2011)

Pengisi suaraSunting

Pada film-filmnya di era 80-an, Ida tidak menggunakan suara aslinya karena kendala ketidak-mampuannya berbahasa Indonesia dan logat Belandanya yang kental. Suara pada film-filmnya diisi oleh suara Dewi Yull atau Maria Oentoe. Satu-satunya sinetron yang menggunakan suara aslinya adalah sinetron Kembang Setaman[2]

FilmografiSunting

IklanSunting

  • Sabun Lux
  • Vitacimin
  • Johnsons Baby Shampoo
  • Djarum Super
  • Olay Regenerist

ReferensiSunting

Pranala luarSunting