Buka menu utama

Dr. Husaini M. Hasan (lahir di Kota Sigli, Pidie, Aceh, 3 Juli 1944; umur 75 tahun) adalah tokoh pejuang GAM. Dia pernah menjabat sebagai Sekretaris Negara, Menteri Pendidikan dan Penerangan Aceh Merdeka.

Husaini M. Hasan
Informasi pribadi
Lahir3 Juli 1944 (umur 75)
Bendera Jepang Kota Sigli, Pidie, Aceh
PasanganRahmaniar binti Yusuf
Dinas militer
PihakFlag of Free Aceh Movement.svg Gerakan Aceh Merdeka
Masa dinas4 Desember 1976 – 15 Agustus 2005
Pertempuran/perangPemberontakan di Aceh

Daftar isi

Kelahiran dan Masa KecilnyaSunting

Dr. Husaini M. Hasan lahr di Sanggeue, Pidie dari pasangan Muhammad Hasan dan Ramlah binti Thaib. Ketika kecil ia biasa dipanggil dengan sapaan Teungku Leubè karena sifatnya yang pendiam dan penurut. Karena lahir dan besar di lingkungan keluarga pengusaha maka kehidupannya saat kecil sangat terjamin. Ketika orang lain belum menggunakan alas kaki, ia dan adik-adiknya telah menggunakan sepatu dan dasi.

Pada tahun 1951 ketika berusia tujuh tahun, keluarganya pindah ke Sigli karena ada persiapan pergerakan DI/TII. Sepertinya telah terjalin komunikasi antara ayahnya dan Teungku Daud Beureueh sehingga ayahnya memindahkan keluarga mereka. Sejak saat itu Dr. Husaini M. Hasan dan adiknya yang bernama Hasballah tidak tinggal dengan orang tua mereka tapi mereka dititipkan kepada Pak Rahman dan Bu Rosmiati (Nek Ros).

Ketika kecil, dia mengaji pada Teungku Hasan Simpang Tiga Gigieng. Karena lancar mengaji dan baca kitab maka ia diangkat sebagai wakil ustad di tempat itu. Selain itu ia juga pernah mengikuti lomba MTQ tingkat kampung di Matang Seulimeng, Langsa dan memperoleh juara pertama. Ketika itu hadiah yang didapatkannya berupa selembar kain sarung, kopiah, dan Al-Quran.

Ketika DI/TII meletus pada tahun 1953, ayahnya ikut mengambil peran sebagai salah satu panglima yang mengatur serangan dari arah Lampoih Krueng, Sigli. Karena aba-aba penyerbuan terlambat diberikan maka serangan juga menjadi kacau, akibatnya ayahnya meninggal tertembak. Jenazah sang ayah kemudian dimakamkan di kuburan massal, jalan Sigli, Simpang Lhee. Ayahnya meninggal ketika Dr. Husaini M. Hasan berumur 9 tahun. Ia sendiri mengetahui peristiwa itu dari surat kabar "Mimbar Umum" yang diberikan oleh salah satu kenalannya.

Karena alasan keamanan maka semua foto almarhum ayahnya kemudian dikubur di dalam sebuah kaleng. Hal ini dilakukan karena tentara seringkali melakukan kekerasan bila menemukan rumah seorang tokoh DI/TII. Ziarah ke makam ayahnya sendiri baru dapat dilakukan setelah setahun kejadian penyerbuan yang gagal tersebut.[1]

Sebelum Gerakan Aceh MerdekaSunting

Dr. Husaini M. Hasan pertama sekali bertemu dengan Hasan Tiro pada Januari 1977 di rimba Aceh. Setelah itu ia bersama dengan Dr. Mukhtar, Teuku Asnawi, Amir Ishak, dan Marzuki Mahmud sering bertemu di rumah Dr. Husaini M. Hasan atau di RSUP Medan. Tidak banyak yang tahu bahwa sebelum bergabung dengan GAM, Dr. Husaini M. Hasan, Dr. Mukhtar dan seorang sahabatnya yang bernama Ishak Abbas adalah pengikut Darul Islam Aceh. Bahkan mereka bertiga telah bertemu dengan Gaus Taufiq yang merupakan wakil dari Kartosuwiyo dari Jawa Barat yang tinggal di Kampung Pisang, Medan.[1]

Riwayat PendidikanSunting

  • 1950-1956 : Sekolah Dasar Muhammadiyah, Langsa, Aceh Timur
  • 1956-1959 : SMP Negeri I, Langsa, Aceh Timur
  • 1959-1960 : SMA Negeri II Medan, Sumatera Utara
  • 1960-1962 : SMA Negeri IV Medan, Sumatera Utara
  • 1963-1969 : Fakultas Kedokteran, Universitas Sumatera Utara,Medan
  • 1969 : Ijazah Dokter Muda (Drs.Med) Kedokteran USU
  • 1971-1973 : Coschaap (praktik kerja) Rumah Sakit UmumPusat Propinsi/USU, Medan.Bagian PenyakitDalam, Bedah, Anak, Jiwa, Kebidanan,Kedokteran Kehakiman, Radiologi, Kulit, Telinga-Hidung-Kerongkongan, Farmasi, Laboratorium(Clinical Pathology), Gigi, Mata, Public Health(Kesehatan Masyarakat)
  • 1973 : Ijazah Dokter, Fakultas Kedokteran USU(Universitas Sumatera Utara), Medan
  • 1976-1977 : Pendidikan Spesialis Kebidanan & PenyakitKandungan, Fakultas Kedokteran USU, Medan
  • 1980 : Diploma, kursus bahasa Swedia Umum (360jam) dari AMS, Flen Diploma, kursus bahasaSwedia khusus untuk para dokter asing (4 bulan),KV(Kursverkssamheten) Uppsala.Ijazah Negara Bahasa Swedia (Riks DiplomaSvenska).Ijazah dokter Swedia. Lulus ujian Negara untukdokter asing yang ingin bekerja sebagai dokter di Swedia
  • 1984 : Diploma Jurnalistik, City University, London, UKAdvanced Journalism Course
  • 1984-1986 : Praktek kerja untuk dokter tamatan luar Swedia,Rumah Sakit Karolinka Stockholm, HuddingeBAB 40.indd 503 1/5/2015 10:47:46 PM Sjukhus, Swedia. 6 bulan bagian Penyakit Dalam,6 bulan bagian Bedah, 3 bulan bagian Anestesi, 3 bulan bagian Jiwa, 3 bulan di Puskesmas
  • 1986 : Legitimate Läkare, disingkat sebagai Leg. Läkare;License utk bekerja sebagai Dokter Swedia,dikeluarkan oleh Socialstyrelsen (DepartemenKesehatan Swedia)
  • 1987 : Diploma Akupunktur & TCM (TraditionalChinese Medicine), Svenska Akupunkturskolan,Swedish Medical Training Centre, Malmö, Swedia
  • 1987-1992 : Pendidikan Spesialis Obstetrics & Gynaecology,Karolinska Institute 3 tahun O&G, 6 bulanAnestesi, dan 1 tahun General Surgery
  • 1992 : Ijazah Spesialis dalam bidang Obstetrics &Gynaecology SPOG, disahkan sebagai PakarPenyakit Kandungan dan Kebidanan, oleh SwedishMedical Board, Socialstyrelsen, Swedia
  • 1993 : Advance Certificate for Scandinavian, Obstetricianfrom RCOG (The Royal College of Obstetrician andGynaecology), London, UK
  • 1994 : Certificate, Laser Endoscopic Surgery Oslo, Norwegia
  • 1994 : License to practice private as an O&G Consultant inStockholm.(Izin praktek sebagai Konsultan O&G.)
  • 1996 : Certificate, Laparoscopic Microsurgery and Tubalplastic surgery, UKM, (University KebangsaanMalaysia), Kuala Lumpur, Malaysia.1997 : Weekend course in Dermatology, Ministry of Health,Perlis, Malaysia
  • 1997 : National Consensus Meeting on Pap-smear screening,Bayview Beach Resort Hotel, Penang, Malaysia
  • 1997 : Breast Cancer update, Ministry of Health, Perlis,Malaysia
  • 1999 : Izin praktik sebagai Konsultan Kebidanan danPenyakit Kandungan (O&G Consultant) di Norwegia

Riwayat PekerjaanSunting

  • 1964-1966 : Asisten Dosen Agama Islam (PTIP), Fakultas Kedokteran USU, Medan
  • 1966-1969 : Asisten Kedokteran Forensik (Forensic Medicine) (PTIP), USU Medan
  • 1969-1971 : Territory Manager dan Medical Representative, CarloErba Pharmaceutical Spa (Perusahaan Farmasi Itali cabang Indonesia) untuk Sumatera Utara danTengah
  • 1971-1973 : Supervisor PT. Erlangga Farmasi, Indonesia
  • 1974-1975 : Dokter di bagian Kebidanan dan Penyakit Kandungan RSU Banda Aceh
  • 1974 : Pejabat Kepala Dinas Kesehatan Sabang (DokabuSabang) Rumah Sakit Umum Karantina, Sabang Free Port
  • 1975-1976 : Dokter Mobil Oil Indonesia, Inc, Arun, Aceh
  • 1976-1977 : Pendidikan Kerja sebagai Pendidikan Dokter Kebidanan di RSUP Medan
  • 1977-1980 : Menteri Pendidikan & Penerangan Aceh Merdeka
  • 1980-1983 : Dokter di bagian X-ray diagnosa, Rumah Sakit KSS (Kärnsjukhuset), Skövde, Swedia. Dokter dibagian X-ray diagnosa Rumah Sakit Eskiltuna.Dokter Geriatric, Rumah Sakit Geriatric Vårberg,Stockholm
  • 1983-1984 : Dokter Geriatric, Rumah Sakit Geriatric Tumba,Swedia. Dokter Puskesmas Skanstull, Stockholm
  • 1984-1986 : Praktik kerja untuk dokter asing bukan tamatan Swedia di Rumah Sakit Huddinge University Hospital, Swedia
  • 1986-1987 : Dokter Puskesmas Skärholmen, Stockholm,Swedia. Dokter Puskesmas Payala, Norrbotten,Swedia
  • 1987-1992 : Kerja postgraduate untuk latihan SpesialisKebidanan & Penyakit Kandungan di RumahSakit Södersjukhuset, Stockholm (2 tahun di bagian Bedah umum, dan 6 bulan kerja di bagian anestesi)
  • 1992- 1993 : O&G Consultant, Rumah Sakit SödersjukhusetStockholm
  • 1993-1994 : O&G Consultant, Rumah Sakit Nacka, Stockholm,Swedia
  • 1994-1998 : Kepala Bagian Kebidanan & Penyakit Kandungan Rumah Sakit Kerajaan Kangar, Negeri Perlis,Malaysia. (6.000 persalinan/tahun)
  • 1998-2002 : O&G Consultant, Private Medical Centre, Curera,Stockholm, Swedia, Autorisasjon Lege, Norwegia(Registration as an O&G Consultant in Norwegia) Stafett O&G Consultant for Sweden, Norwegia andTransmedica Denmark. (O&G Department, RS.Södertälje; O&G Departement, RS Östersund,O&G Dept, Hospital in Nyköping; O&GDept, RS Eskilstuna, O&G Dept. Hospital in Namnsös,Norwegia; O&G Dept. Hospital in Alls Hammar, Norwegia)
  • 2002-2008 : O&G Consultant Private Specialist Medical Centre(part of the owner), Vasaparken Läkarmottagning,Odenplan, Stockholm, Swedia. OrthopaedicsSpecialist, 2 O&G Specialist, 1 Neurologist, 3 Internal medicines,1 Endocrinologist, 1 chiropractor,Stafett O&G Consultant untuk Swedia, Norwegia and Denmark, Transmedica (O&G Dept. Hospitalin Bornholm, Denmark; O&G Dept. KongbergsHospital, Norwegia)
  • 2008-2011 : CEO of Mount Halimon Medica AB, Kvinnohälsa, Gynaecology Specialist Clinic TelefonplansHusläkare – Primary Health Centre, INLEVA ABAssistans to disable person
  • 2012 : CEO of Mount Halimon Medica AB and CITYVÅRD, O&G Consultant Estetics laser surgery, CEO of Mitabu Australia Pty Ltd. Dealing withSolar Energy, import-export, intergovernmental investment consultant
  • 2014-sekarang : ALIMON Pty Ltd.BAB 40.indd 506 1/5/2015 10:47:46 PM

Karier Politik dan KemasyarakatanSunting

  • 1952-1958 : Wakil gurèë, Dayah Tengku Hasan MatangSeulimèng, Langsa
  • 1956-1958 : Pandu HW Muhammadiyah. Langsa, Aceh
  • 1960-1963 : PII (Pelajar Islam Indonesia), Cabang Purwo, Medan
  • 1963-1973 : HMI (Himpunan Mahasiswa Islam), KedokteranMedan
  • 1965-1966 : Komisaris Tingkat II dan Tingkat III Fakultas Kedokteran USU,Medan). Anggota IPTR (Ikatan Pelajar TanahRencong) Medan. Anggota Eksekutif PERKASA (Persatuan Kasih Sayang Aceh), Medan, bersama-sama membangun PERKASA dengan Bustamam Bafaqih dan Dr. Mukhtar)
  • 1976 : Menteri Pendidikan Negara Aceh Sumatera dan Anggota Eksekutif Sentral Komite Aceh Merdeka[2]
  • 1977 : Menteri Pendidikan dan Penerangan merangkap Sekretaris Negara Aceh Merdeka
  • 1998 : Ketua MP GAM (Majelis Pemerintahan Aceh Merdeka). Ketua MB GAM Eropa (Markas Besar Gerakan Aceh Merdeka Eropa)
  • 1996 : Weekend Course in Dermatology, Ministry of Health,Perlis Malaysia
  • 1996 : Seventh Malaysian Congress of Obstetrics &Gynaecology, at Malacca, Malaysia as a participant
  • 2002 : Ketua Parlemen GIAS (Government in Exile of theState of Acheh Sumatera)

Congress and Postgraduate CoursesSunting

  • 1997, 5-6th : Seminar 1st Tubal Microsurgery Workshop at the Department of Obstetrics & Gynaecology, Faculty of Medicine University Kebangsaan Malaysia (NationalUniversity of Malaysia), Kuala Lumpur, Malaysia)
  • 1997 : 4th Annual Congress and Scientific meeting of the Perinatal Society of Malaysia at Penang Malaysia as delegate
  • 1997 : Eight Malaysian Congress of Obstetrics &Gynaecology, at Johor Malaysia, as a delegate
  • 1997 : National Congress on Pap-smear screening, Ministry of Health of Malaysia at Hotel Bayview Beach resort, Penang, Malaysia
  • 1997, 12th : October Breast Cancer update – CME. at Perlis,Malaysia as a delegate
  • 1998 : The XVI Asian and Oceanic Congress of Obstetrics and Gynaecology at Kuala Lumpur Malaysia, as a delegate
  • 2003 : Bucharest, Rumania
  • 2004 : EMAS, 6th European Congress on Menopause
  • 2005 : San Francisco, USA. May 7-11, ACOG 53rd annual meeting
  • 2006 : XVIII FIGO World Congress of Gynecology and Obstetrics, organised by the International Federation of Gynecology & Obstetrics, at Kuala Lumpur,Malaysia
  • 2008 : 18th Portuguese Congress and 20th European Congress of Obstetrician & Gynaecology (EBCOG) in Lisbon,Portugal

MembershipSunting

  • POGI (Persatuan Obstetrik dan Ginekologi, Indonesia (Indonesian Obstetrics & Gynaecology Association)
  • SLF (Svenska Läkar Förbund, Swedish Medical Association), Swedia
  • SPLF (Svenska Privat Läkar Förening) Swedish Private Medical Association
  • SFOG Svenska Förening för Obstetrik och Gynekologi, Swedia (Swedish Obstetrician &Gynaecology Association)
  • NFOG Nordic Förening för Obstetrik och Gynekologi (Scandinavian Obstetrician & Gynaecology Association)
  • MMA (Malaysian Medical Association)
  • Malaysian Association of Obstetrics and Gynaecology

ReferensiSunting