Hipolit adalah sebuah organisme fotosintetik yang hidup di bawah bebatuan yang ekstrem seperti di Pulau Cornwallis dan Pulau Devon di Arktik wilayah Kanada.[1]

Cockell dan Stokes memperkirakan produktivitas organisme ini di wilayah Arktik dengan memantau penyerapan natrium bikarbonat dan dengan Karbon-14 menemukan bahwa di Pulau Devon produktivitas hypolithon adalah sebanding dengan gabungan tumbuhan lumut dan bryophytes (masing-masing 0.8 ± 0.3 g m−2 y−1 dan 1 ± 0.4 g m−2 y−1) serta menyimpulkan bahwa hypolithon kutub mungkin dua kali lipat dari perkiraan sebelumnya.[2]

ReferensiSunting

  1. ^ Charles S. Cockell (23 September 2004). "Widespread colonization by polar hypoliths". Nature. 431 (7007): 414. doi:10.1038/431414a. PMID 15386002. 
  2. ^ Charles S. Cockell (2006). "Hypolithic Colonization of Opaque Rocks in the Arctic and Antarctic Polar Desert". Arctic, Antarctic, and Alpine Research. 38 (3): 335–342. doi:10.1657/1523-0430(2006)38[335:HCOORI]2.0.CO;2.