Hak wanita adalah hak dan peran yang diklaim untuk wanita dan pemudi di seluruh dunia, dan membentuk dasar gerakan hak wanita pada abad kesembilan belas dan gerakan feminis pada abad ke-20. Di beberapa negara, hak-hak tersebut diatur atau didukung oleh hukum, adat, dan perilaku, sementara di wilayah lainnya, hak-hak tersebut dihiraukan dan ditekan. Hak wanita berbeda dari pengartian yang lebih luas dari hak asasi manusia melalui klaim-klaim bias tradisional dan sejarah inheren melawan keinginan hak oleh wanita dan pemudi, alih-alih pria dan pemuda.[1]

ReferensiSunting

  1. ^ Hosken, Fran P., 'Towards a Definition of Women's Rights' in Human Rights Quarterly, Vol. 3, No. 2. (May 1981), pp. 1–10.

SumberSunting

Pranala luarSunting