Buka menu utama

Giri Ramanda Nazaputra Kiemas (lahir di Jakarta, 1 April 1980; umur 39 tahun) merupakan Ketua DPRD Sumatra Selatan periode 2014-2019. Ia merupakan anak laki-laki dari Nazaruddin Kiemas, Anggota DPR RI yang berasal dari daerah pemilihan Sumatra Selatan 1 yang juga merupakan adik dari Taufik Kiemas sekaligus keponakan dari Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDI Perjuangan. Ia terpilih menjadi Anggota DPRD Sumatra Selatan dari daerah pemilihan Muara Enim.[7] Ia merupakan lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dan meraih gelar Magister Manajemen dari Universitas Sriwijaya. Ias sempat ikut serta dalam IDEAS Indonesia Program batch 2 dan Sloan School of Management di Massachusetts Institute of Technology (MIT).[7][8] Ia juga merupakan ketua ILUNI (Ikatan Alumni Universitas Indonesia) cabang Sumatra Selatan.[9]

H.
Giri Ramanda Nazaputra Kiemas
,SE,MM
Ketua DPRD Sumatra Selatan
Masa jabatan
12 Desember 2014 [1] – 21 Desember 2018 [2]
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
Joko Widodo
GubernurAlex Noerdin
Herman Deru
PendahuluWasista Bambang Utoyo [3]
PenggantiAliandra Pati Gantada[4]
Daerah pemilihanSumatra Selatan 6 (Muara Enim
Penukal Abab Lematang Ilir
Kota Prabumulih)[5]
Mayoritas31.920 suara [6]
Informasi pribadi
Lahir1 April 1980 (umur 39)
Bendera Indonesia Coat of arms of Jakarta.svg Jakarta, Indonesia
KewarganegaraanBendera Indonesia Indonesia
Partai politikLOGO- PDIP.svg Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
PasanganAyu Nur Suri
Orang tuaNazarudin Kiemas (ayah)
dr Hj Lyna Soertidewi Sp.S MEpid (ibu)
KerabatTaufik Kiemas (paman)
Megawati Soekarnoputri (bibi)
Puan Maharani (sepupu)
Tempat tinggalJalan Flamboyan Komplek Puri Demang Raya RT 54 RW 16
Alma materMakara UI.png Universitas Indonesia
LogoUNSRI.jpg Universitas Sriwijaya
PekerjaanKetua DPRD Sumatra Selatan

Kehidupan PribadiSunting

Giri merupakan anak kedua dari tiga bersaudara dari pasangan H. Nazaruddin Kiemas (Anggota DPR RI) dan Lyna Soertidewi dan juga keponakan almarhum mantan Ketua MPR RI, Taufiq Kiemas. Alumnus SMUN 12 Jakarta ini juga pernah menyetujui pemekaran Kabupaten Gelumbang bersama Alex Noerdin.[7]

ReferensiSunting