Buka menu utama

Wikipedia β

Genggong

Genggong (nama lain : Ģįng-Ğŭng, sebutan dalam bahasa madura) adalah nama suatu kompleks yang luasnya dibatasi oleh pagar keliling di bagian tengah dalam wilayah Desa Karangbong, Kecamatan Pajarakan, Probolinggo, (yang termasuk kawasan Probolinggo Timur) Jawa timur, Indonesia. Di kompleks inilah, Pesantren Zainul Hasan Genggong berada.

Daftar isi

Sejarah UmumSunting

 
Lukisan Bunga Genggong jenis bunga ini satu satunya di dunia dan keberadaannya telah punah.

Kata Genggong berasal dari nama sekuntum bunga yang banyak tumbuh dalam kompleks tersebut, menurut legenda bunga itu di pergunakan oleh banyak orang sekitarnya untuk merias pengantin, khitanan (Sunatan) dan keperluan pengantin lainnya. Mengingat begitu besar arti dan fungsi dari bunga itu bagi masyarakat sekitarnya, maka diabadikannya nama bunga itu menjadi nama kompleks tersebut.

Penggunaan NamaSunting

Seiring berjalannya waktu nama Genggong mulai dikenal oleh kalangan luas, beberapa faktor diantaranya :

  • Nama Genggong kemudian digunakan untuk nama pondok pesantren (1839 M) yang berdiri di dalam kompleks tersebut.
  • Salahsatu tokoh Ulama' terkenal (Kiai Hasan Genggong) bermukim di kompleks tersebut.
  • Digelar olahraga tradisional Gulat (Tarung Genggong; nama lain : tarung bebas genggong) tahunan.

PengunjungSunting

Berikut adalah daftar tokoh Nasional, tokoh agama bahkan tokoh International yg pernah mengunjungi Genggong diantaranya :

  • Presiden Soeharto
  • Ustad Yusuf Mansur (Jakarta)
  • Rhoma Irama

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  • Umar,Arief. dkk. (1989). Pesantren Zainul Hasan Genggong; 150 tahun menebar ilmu di jalan Allah, Yayasan Pendidikan Pesantren Zainul Hasan Genggong. Probolinggo
  • Yaqin, Ainul. dkk. (2005). Kiai Hasan Saifourridzall, Probolinggo: Genggong press

Pranala luarSunting

(Indonesia) Latar belakang Situs Resmi Pesantren Zainul Hasan Genggong