Buka menu utama

H. Fadly Amran, B.B.A. gelar Datuak Panduko Malano (lahir di Kota Padang, Sumatra Barat, 9 Februari 1988; umur 31 tahun)[1] adalah seorang pengusaha dan politikus Indonesia. Ia menjabat sebagai Wali Kota Padang Panjang sejak 9 Oktober 2018 setelah memenangkan Pemilihan umum Wali Kota Padang Panjang 2018.[2][3]

H.
Fadly Amran
B.B.A.
Fadly Amran.jpg
Wali Kota Padang Panjang 16
Mulai menjabat
9 Oktober 2018
PresidenJoko Widodo
GubernurIrwan Prayitno
WakilAsrul
PendahuluHendri Arnis
Martoni (Plh.)
Informasi pribadi
Lahir9 Februari 1988 (umur 31)
Bendera Indonesia Kota Padang, Sumatra Barat
Kebangsaan Indonesia
PasanganDian Puspita
IbuHj. Maizarnis
BapakH. Amran St. Sidi Sulaiman
Tempat tinggalJalan Rohana Kudus No. 81, Kampung Jao, Padang Barat, Padang.[1]
Alma materUniversitas Seattle
PekerjaanPengusaha, politikus
Dikenal karenaKetua KNPI Sumatra Barat

Berasal dari keluarga pengusaha, Fadly mengambil kuliah bisnis di Universitas Seattle, Amerika Serikat. Bisnis keluarganya meliputi rumah sakit, sekolah, dan universitas di bawah Yayasan Pendidikan Baiturrahmah.[4][5][6] Adapun Fadly memiliki usaha di bidang olahraga dan kebugaran di Kota Padang.

Maju dalam Pilkada Padang Panjang dengan kekayaan sebanyak Rp77,9 miliar, Fadly tercatat sebagai kandidat dengan kekayaan terbanyak ketiga se-Indonesia dalam Pilkada Serentak 2018.[7] Ia terpilih sebagai pemenang mengalahkan wali kota petahana, Hendri Arnis dengan silisih 853 suara.[8]

Daftar isi

BiografiSunting

Fadly Amran lahir di Padang, 9 Februari 1988. Ia merupakan anak kedua dari tujuh bersaudara.[4][6] Fadly menghabiskan masa kecil hingga remaja di Padang. Ia menamatkan pendidikan menengah di SMA Negeri 1 Padang pada tahun 2005 dengan jurusan IPA.[1] Saat lulus, terjadi perdebatan antara Fadly dan ayahnya. Ayahnya mendorong anak-anaknya semuanya untuk menjadi seorang dokter, karena kakak-kakaknya semuanya dokter.[9] Ayahnya menyuruhnya untuk mengambil kuliah kedokteran di Jakarta. Akan tetapi, ia tetap keras dengan pendirian untuk berangkat ke Amerika untuk mengambil kuliah bisnis. Dengan berat hati, ia meninggalkan ayahnya dalam keadaan sakit[9] dan melanjutkan pendidikan ke Universitas Seattle, di Seattle, Washington, Amerika Serikat. Ia mengambil jurusan Finance dan meraih gelar Bachelor of Arts in Bussiness Administration pada tahun 2009.[1]

Ayahnya, H. Amran dikenal sebagai pengusaha sukses di Sumbar dan Indonesia.[10] Pemilik Universitas Baiturrahmah dan Rumah Sakit Siti Rahmah Padang ini sangat familiar bagi warga Sumbar. H. Amran merupakan asli kelahiran Panyalaian, Tanah Datar, dekat Kota Padang Panjang, 20 September 1929.[6][11] H. Amran dikenal sebagai salah satu tokoh Muhammadiyah di Sumatra Barat. Menyandang nama Amran, bukan berarti Fadly terbiasa hidup manja. Ayahnya, mengajarkan untuk hidup mandiri. Hal ini sangat dirasakan ketika harus meninggalkan Indonesia untuk melanjutkan pendidikan di Amerika Serikat.

Sepulang dari Amerika, tahun 2009, Fadly membuka usaha warung internet (warnet).[10] Usaha tersebut membawanya ke HIPMI untuk menempa pengalaman organisasi dan belajar mengembangkan ide-ide bisnis. Maka dikembangkanlah bisnisnya dengan mendirikan PT. Bangun Harapan Indonesia dengan unit usaha G Sports Center, Fitness Gold, GP Futsal, Minang Mart Gunung Pangilun, D’Besto Gunung Pangilun. Coffe Toffe Padang, Martha Thilaar Padang, Batu Peti Resort Padang, dan Oto Pro Padang. Perusahaan lainnya, PT Arfa Bangun Perkasa (Arfa Stone Crusher Plant Pekanbaru). Selain itu, menjabat Direktur Utama di kedua perusahaannya, Fadly juga dipercaya sebagai Sekretaris di Yayasan Universitas Baiturrahmah dan Yayasan Rumah Sakit Islam Siti Rahmah. Saat ini dikenal sebagai tokoh muda Sumatra Barat yang sukses dengan beberapa perusahaan yang dibangunnya sendiri.[10]

Pengalaman memimpin perusahaan dan yayasan dengan 1.500 lebih karyawan, serta organisasi dengan berbagai tingkat keanggotaannya, menguatkan hati Fadly masuk ke dunia politik. Pengalaman pertama yang dijajalnya adalah bertarung dalam Pemilihan Umum Wali Kota Padang Panjang 2018.[10]

Ia diberi gelar Datuak Panduko Malano oleh kaum suku Kutianyia di Nagari Simpuruik, Kec. Sungai Tarab, Kab. Tanah Datar pada prosesi malewakan gala pada tanggal 7—9 September 2018.[12]

Pengalaman organisasiSunting

RujukanSunting

  1. ^ a b c d 5. Fadly Amran (PDF). KPU Kota Padang Panjang. 12 Januari 2018. Diakses tanggal 18 Desember 2018. 
  2. ^ "KPU Tetapkan Fadly-Asrul Wali Kota Terpilih". Minangsatu.com. 11 Agustus 2018. Diakses tanggal 18 Desember 2018. 
  3. ^ Setyo, Dodik (9 Oktober 2018). "Usai Dilantik, Wali Kota Padang Panjang dan Pariaman Beberkan Program 100 Hari". Radio Republik Indonesia. Diakses tanggal 18 Desember 2018. 
  4. ^ a b Aziz, Yal. "H. Amran dan Ibu Maizarnis Bertangan Dingin Sukses Besarkan Universitas Baiturrahmah". Padangpos.com. Diakses tanggal 18 Desember 2018. 
  5. ^ "Tentang Fadly Amran dan Kejayaan Padang Panjang". Harian Haluan. 29 Januari 2018. Diakses tanggal 18 Desember 2018. 
  6. ^ a b c "Biografi Pendiri". Universitas Baiturrahmah. Diakses tanggal 18 Desember 2018. 
  7. ^ "5 Kepala Daerah Terpilih Ini Punya Harta Paling Banyak". Kompas.com. 26 Juli 2018. Diakses tanggal 18 Desember 2018. 
  8. ^ https://www.harianhaluan.com/news/detail/70488/fadlyasrul-menang-tipis-kalahkan-petahana-853-suara
  9. ^ a b "Mengenal Sekilas Sosok Fadly Amran Dalam Meniti Karier Didunia Bisnis". Kabarnagari.com. 1 Juli 2018. Diakses tanggal 18 Desember 2018. 
  10. ^ a b c d e f g "Hari ini Fadly-Asrul Dideklarasikan". Harian Haluan. 10 Januari 2018. Diakses tanggal 18 Desember 2018. 
  11. ^ "Fadly Amran, profil regenerasi kepemimpinan bagus di Sumbar". Mimbarsumbar.id. 18 Februari 2018. Diakses tanggal 18 November 2018. 
  12. ^ Syafrianto, Heri (10 September 2018). "Fadly Amran Sandang Gelar Datuk Panduko Malano". Metroandalas.com. Diakses tanggal 18 Desember 2018. .
  13. ^ "Fadly Amran Terpilih jadi Ketua KNPI Padang". Pos Metro Padang. 29 September 2015. Diakses tanggal 18 Desember 2018. 
  14. ^ "Fadly Amran Terpilih Sebagai Ketua KNPI Sumbar". Harian Singgalang. 3 Februari 2018. Diakses tanggal 18 Desember 2018. 

Pranala luarSunting

Jabatan politik
Didahului oleh:
Martoni
sebagai Pelaksana harian
Wali Kota Padang Panjang
2018–sekarang
Petahana