Buka menu utama
Elang wallace
Nisaetus nanus nanus 1868.jpg
Klasifikasi ilmiah
Kingdom: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Falconiformes
Famili: Accipitridae
Genus: Nisaetus
Spesies: N. nanus
Nama binomial
Nisaetus nanus
(Wallace, 1868)
Sinonim

Spizaetus nanus

Elang Wallace atau dalam nama ilmiahnya, Nisaetus nanus adalah elang yang dapat kita temui di hutan hutan Kalimantan, dan Sumatra di Indonesia. Juga dapat kita temui di selatan Thailand dan Malaysia[1]. Tetapi, jarang kita temukan di hutan dataran rendah Kalimantan[2].

DeskripsiSunting

Berukuran agak sedang sedang dengan panjang tubuh dari ujung paruh sampai ujung ekor sekitar 43 sampai 58 cm, berat tubuh sekitar 500 sampai 610 gram dengan rentang sayap sekitar 95 sampai 105 cm.[3] Berwarna coklat dan putih, berjambul, dan ada 3 garis hitam pada ekor. Kepala dan bagian bawah kuning tua kemerah-jambuan, ada coretan memanjang pada dada dan garis sempit hitam pada perut. Remaja: apabila sudah remaja, elang wallace mirip remaja Elang Gunung, tetapi berukuran lebih kecil.Irisnya berwarna kuning, paruhnya berwarna abu-abu,dan kakinya berwarna kuning.[2]

Penyebaran dan rasSunting

Salah satu jenis elang yang daerah sebaran meliputi hampir di seluruh pulau Sumatra, Kalimantan, Bangka, dan Nias. Selain itu hidup pula di Sabah, Serawak, Brunei Darussalam, Semenanjung Malaya (Malaysia, dan bagian selatan Myanmar dan Thailand). Tidak biasa ditemukan di hutan dataran rendah di Kalimantan dan Sumatra, tetapi tersebar luas sampai Nias dan Bangka sampai ketinggian 1000 m. Terdapat dua sub-spesies yang sudah dikenal dengan penyebaran sebagai berikut:

  • nanus Wallace, 1868 – Burma Selatan dan Thailand Selatan melewati semenanjung Malaysia ke Sumatra dan Kalimantan.
  • stresemanni Amadon, 1953 – P. Nias.[3]

MakananSunting

Elang wallace memangsa burung, kelelawar, kadal, dan cecak. Selain kadal biasa, ia juga memakan kadal lidah biru.[2][1].

KebiasaanSunting

Mencari makan dan terbang berpasangan atau berkelompok dalam jumlah kecil. Mencari serangga di batang dan cabang pohon, sering dari atas ke bawah dengan kepala di bagian bawah. Memperlihatkan gerakan khas terkejut-kejut yang aktif dan selalu terkesan terburu-buru sebelum terbang ke pohon lain. Sering mengunjungi lapisan menengah hutan, hutan rawa, perkebunan dan hutan pinus.[2]

PerkembangbiakanSunting

Sarang berukuran sedang, dilapisi dengan cabang-cabang segar. Terletak 35 m dari tanah pada pohon yang tinggi, posisi sarang berada pada percabangan primer[4]. Telur elang wallace hanya 1 butir. Pasangan tetap berada di wilayah peneluran sepanjang tahun.[3]

ReferensiSunting

Pranala luarSunting