Buka menu utama

Prof. Dr. H. Dayar Arbain, Apt. (lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat, 27 November 1948; umur 70 tahun) adalah seorang ahli farmasi dan pengajar Indonesia.

Dayar Arbain
195px
Lahir27 November 1948 (umurĀ 70)
Bendera Indonesia Bukittinggi, Sumatera Barat
KebangsaanBendera Indonesia Indonesia
Almamater- Universitas Andalas, Padang
- University of Western Australia
PekerjaanIlmuwan, pengajar
Dikenal atasAhli farmasi
Suami/istriNasmawaty
Anak5 orang

RiwayatSunting

PendidikanSunting

  • B. Pharm. dari Universitas Andalas (Unand), Padang (1971)
  • Drs. Pharm. dari Universitas Andalas (1976)
  • Apoteker dari Universitas Andalas (1977)
  • Ph.D. dari University of Western Australia (1986)

Karier dan kegiatanSunting

Disamping mengajar sebagai guru besar kimia bahan alam di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat, ia juga merupakan Direktur UPT Biota Labor Herbarium pada perguruan tinggi tersebut.[1] Prof. Dayar juga aktif sebagai anggota Dewan Pakar Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) periode 2014 - 2018.[2]

Prof. Dayar giat melakukan penelitian terutama terhadap tumbuhan yang ada di pulau Sumatera yang dijadikan obat tradisional oleh masyarakat.[3]

Ia juga aktif mempublikasikan hasil penelitiannya di berbagai jurnal ilmiah baik di dalam maupun luar negeri, seperti Australian Journal of Chemistry (Australia), Journal of Chemical Society Perkin Trans I (Inggris), Phytochemistry (Inggris), Tetrahedron Letter (Inggris), Planta Medika (Jerman), Heterocycles (Jepang), dan ASEAN Journal of Science Technology Development (Thailand), sehingga namanya pun cukup dikenal di kalangan ahli kimia dan farmasi internasional.

Kehidupan pribadiSunting

Dayar Arbain lahir pada 27 November 1948 di kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Ia menikah dengan seorang perempuan bernama Nasmawaty dan telah dikaruniai lima orang anak.

PenghargaanSunting

  • King Baudouin Award dari International Foundation for Sciences (IFS) Stockholm, Swedia (1993)

ReferensiSunting

  1. ^ "Pohon Andalas, Riwayatmu Kini" Harian Haluan, 5/7/2013. Diakses 19/4/2014.
  2. ^ "Susunan Dewan Pakar IAI" Situs IAI. Diakses 19/4/2014.
  3. ^ "Megawati Akan Kunjungi Arboretum Tanaman Obat Unand" Antaranews, 9/3/2010. Diakses 19/4/2014.

Pranala luarSunting