Buka menu utama

Damhuri Muhammad (lahir di Taram, Payakumbuh, Sumatra Barat, 1 Juli 1974; umur 45 tahun)[1] adalah seorang sastrawan dan penulis Indonesia.[2]

Damhuri Muhammad
Berkas:Damhuri Muhammad.JPG
Lahir1 Juli 1974 (umur 45)
Bendera Indonesia Taram, Payakumbuh, Sumatra Barat
KebangsaanBendera Indonesia Indonesia
PekerjaanSeniman
Dikenal atasSastrawan, penulis

Pria yang menyelesaikan studi Bahasa dan Sastra Arab di Fakultas Adab IAIN Imam Bonjol, Padang pada tahun 1997 dan Pasca Sarjana Filsafat di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta pada tahun 2001 ini aktif menulis cerita pendek (cerpen), esai sastra serta tinjauan buku di berbagai media cetak nasional.[1]

Damhuri bersama E.S. Ito, Raudal Tanjung Banua, Riki Dhamparan Putra, Indrian Koto, Dewi Sartika, dan beberapa sastrawan muda lainnya merupakan generasi muda sastrawan Indonesia asal Minangkabau setelah generasi Gus tf Sakai dan kawan-kawan yang tumbuh besar di luar Sumatra Barat.[3]

Karya tulisSunting

  • Laras, tubuhku bukan milikku (2005)
  • Lidah Sembilu (2006)
  • Cinta di Atas Perahu Cadik (2008)
  • Juru Masak (2009) [1]

ReferensiSunting

  1. ^ a b c "Smokol: cerpen Kompas pilihan, 2008" Penerbit Buku Kompas. Diakses 05-11-2014.
  2. ^ "Damhuri Muhammad" Aseanliteraryfestival.com. Diakses 05-11-2014.
  3. ^ "Apa kabar sastra Indonesia?" Haluan, 21-08-2011. Diakses 04-11-2014.

Pranala luarSunting