Indrian Koto (lahir di Lansano, Pesisir Selatan, Sumatra Barat, 19 Februari 1983; umur 37 tahun)[1] adalah seorang sastrawan dan penyair Indonesia.[2]

Indrian Koto
Lahir19 Februari 1983 (umur 37)
Bendera Indonesia Lansano, Pesisir Selatan, Sumatra Barat
KebangsaanBendera Indonesia Indonesia
PekerjaanSeniman
Dikenal atasSastrawan dan penyair
AgamaIslam

Sajak-sajak Indrian Koto telah dimuat di banyak media cetak baik daerah maupun nasional, seperti di harian Kompas, koran Tempo, Media Indonesia, Riau Pos, dan berbagai media cetak lainnya.[3]

Indrian bersama E.S. Ito, Raudal Tanjung Banua, Dewi Sartika, Riki Dhamparan Putra, Damhuri Muhammad, dan beberapa sastrawan muda lainnya merupakan generasi muda sastrawan Indonesia asal Minangkabau setelah generasi Gus tf Sakai dan kawan-kawan yang tumbuh besar di luar Sumatra Barat.[4]

ReferensiSunting

  1. ^ "Indrian Koto; Si Penjual Buku Sastra via Internet" Radiobuku.com, 17-02-2014. Diakses 04-11-2014.
  2. ^ "Puisi "Yogyakarta:Kelahiran Kedua" Karya Indrian Koto Menangi Lomba Penulisan Puisi Jogja 2012" Jogjanews.com, 28-02-2012. Diakses 05-11-2014.
  3. ^ "Sajak-Sajak Indrian Koto" Sastra-Indonesia.com. 28-09-2010. Diakses 05-11-2014.
  4. ^ "Apa kabar sastra Indonesia?" Haluan, 21-08-2011. Diakses 04-11-2014.

Pranala luarSunting