Buka menu utama

Cinta Intan adalah salah satu sinetron yang ditayangkan di stasiun televisi Indonesia adalah SCTV.

Cinta Intan
Cinta intan (2008).jpg
PembuatMD Entertainment
PengarangDono Indarto
SutradaraAi Manaf
PemeranEstelle Linden
Galih Ginanjar
Vanessa Angel
Linda Ramadhanty
Cut Tari
Nana Khairina
Didi Junaedi
Lagu pembukaUntuk Mencintaimu, Seventeen Band
Lagu penutupUntuk Mencintaimu, Seventeen Band
Negara Indonesia
BahasaBahasa Indonesia
Jumlah episode26
Produksi
PenyuntingGusnadi
KameraJun Mahir
Durasi60 menit
Rumah produksiMD Entertainment
DistributorMD Entertainment
Rilis
Jaringan penyiarSCTV
Tayang perdanaSenin, 6 Oktober 2008
Tanggal rilisSenin, 6 Oktober 2008 – Jumat, 7 November 2008
Kronologi
Diawali olehPara Pencari Tuhan 2
Dilanjutkan olehKoq Gitu Sih

PemainSunting

SinopsisSunting

MESKIPUN miskin, Intan yang bekerja sebagai loper koran, tidak pernah mengeluh atau bersedih. Gadis berusia 18 tahun itu tinggal bersama ibunya, Maimunah, di sebuah pemukiman kumuh. Maimunah bekerja sebagai pembantu di rumah salah satu orang kaya. Intan memiliki enam orang anak asuh yang dipungutnya dari jalanan. Mereka adalah Budi, Minty, Gege, Manda, Mita, dan Taka.

Seperti seorang ibu kandung, Intan sangat menyayangi mereka sehingga tidak memperbolehkan keenam anak asuhnya itu mengamen di jalanan kembali. Meski kadang-kadang mengalami kesulitan keuangan, Intan bertekad untuk mencukupi kebutuhan mereka.

Sementara itu setiap malam, Intan selalu mimpi bertemu seorang pemuda. Dalam mimpinya itu, nyawa si pemuda terancam bahaya. Hingga suatu hari, Intan bertemu dengan pemuda yang kerap hadir dalam mimpinya. Pemuda itu bernama Daffa, putra tunggal pasangan kaya Gunawan dan Lita. Tak ayal, Intan terkejut saat mengetahui kenyataan tersebut. Terlebih, Daffa memang tengah terancam bahaya, dua orang berencana untuk menculiknya.

Kepada Maimunah, Intan mengutarakan keinginannya untuk menolong Daffa. Namun sang ibu malah memarahinya. Ternyata, Maimunah trauma dengan orang kaya, lantaran semasa muda dulu, ia ditinggalkan begitu saja oleh Fadly saat tengah mengandung Intan. Maimunah takut kalau Intan jatuh cinta pada Daffa, dan mengalami nasib yang sama seperti dirinya.

Intan pun berjanji kepada Maimunah kalau dirinya tidak akan jatuh cinta pada Daffa. Gadis itu hanya ingin mengingatkan Daffa akan bahaya yang mungkin menimpanya. Hati Mimunah pun luluh, dan mengizinkan putrinya untuk datang ke pesta ulang tahun Daffa. Di pesta itulah Intan akhirnya mengetahui bahwa penculikan itu hanyalah pura-pura belaka.

Rupanya Sandra, sahabat Daffa yang juga majikan Maimunah, diam-diam memendam cinta pada Daffa. Ia meminta kedua temannya membantu menculik Daffa, untuk menanyakan perasaan Daffa kepada Sandra. Ternyata Sandra cuma bertepuk sebelah tangan, karena Daffa hanya menganggapnya sebagai sahabat.

Nyatanya, bukan hanya Sandra yang berharap dapat menjadi kekasih Daffa. Vina, ibu Sandra, dan Lita pun berharap agar Daffa kelak bersanding dengan Sandra. Sayang, Daffa sudah memiliki pilihan sendiri. Siapa sangka, gadis pilihan Daffa adalah Intan.

Daffa kagum dan simpati pada Intan, yang meskipun hidup dalam kekurangan, tetap memiliki hati baik dan semangat untuk membantu sesama. Agar bisa dekat dengan Intan, Daffa mendekati anak-anak asuh Intan. Ia membelikan berbagai mainan. Bukannya senang, Intan justru mengusir Daffa, dan melarang pemuda itu membantu mengurus anak-anak asuhannya.

Jauh di lubuk hatinya, Intan mulai menyukai Daffa. Namun ia telanjur berjanji pada Maimunah, tidak akan jatuh cinta pada Daffa. Sebisa mungkin, Intan menjauhi Daffa. Apesnya, situasi dan kondisi yang terjadi malah makin mendekatkan dirinya dengan Daffa. Intan pun mengalami dilema. Di satu sisi ia ingin menyenangkan hati sang ibu, di sisi lain Intan tidak bisa memadamkan api cintanya pada Daffa.

Di lain pihak, Sandra menjadi patah hati begitu mengetahui kalau Daffa lebih memilih Intan, si gadis miskin, ketimbang dirinya. Pantang menyerah, Sandra pun menuruti hasutan ibunya, agar tidak menyerah begitu saja. Ia mulai memanipulasi keadaan untuk memisahkan Daffa dan Intan. Di depan keduanya, Sandra selalu bersikap baik dan bersahabat. Namun di belakang mereka, ia melakukan apa pun untuk merebut Daffa dari pelukan Intan.

Sementara Vina berhasil meyakinkan Lita dan Gunawan, agar Sandra dan Daffa segera bertunangan. Konyolnya, pada saat bersamaan Sandra salah memberi informasi soal pertunangan, sehingga Daffa dan Intan mengira kalau hubungan mereka akhirnya direstui oleh keluarga Daffa. Karena itulah, Daffa membawa Intan ke acara pesta yang diadakan keluarganya. Betapa terkejutnya sejoli itu saat Lita mengumumkan pertunangan Daffa dan Sandra.

Bak disayat sembilu, Intan didera perasaan sedih dan kecewa. Di tengah kekecewaannya itu, Intan secara tidak sengaja bertemu dengan Sonya, gadis manis berusia 16 tahun. Tanpa proses panjang, tali persahabatan pun langsung terjalin di antara keduanya. Bahkan Fadly, ayah Sonya, memberi modal pada keduanya untuk membuka usaha.

Hingga satu hari, Intan mengetahui kalau Fadly adalah ayah kandungnya. Intan yang sejak kecil tidak pernah mendapatkan kasih sayang dari Fadly, langsung membenci pria itu. Terlebih, Fadly telah meninggalkan Maimunah begitu saja. Tidak hanya menjauhi Fadly, Intan juga menghindar dari Sonya meskipun Sonya berusaha memperbaiki hubungan persahabatan mereka.

Fadly sendiri berusaha meminta maaf pada Intan dan Maimunah. Sayang, keduanya tidak mau memaafkan. Usaha Fadly yang pantang menyerah, perlahan meluluhkan hati Maimunah, sehingga ibu Intan itu bersedia memaafkan Fadly.

Di lain pihak, Daffa masih belum juga dapat melupakan cintanya pada Intan. Tak lama, Daffa memutuskan pertunangan dengan Sandra, dan berusaha kembali pada Intan. Tampaknya Daffa kurang beruntung, karena Intan telanjur marah. Untuk membuktikan cintanya kepada Intan, Daffa rela meninggalkan keluarganya yang kaya raya, dan tinggal di pemukiman kumuh seperti gadis pujaannya itu.

Maimunah yang melihat kesungguhan cinta Daffa, lantas membujuk Intan untuk memaafkan pemuda itu. Akhirnya, Intan pun memenuhi permintaan sang ibu. Kenyataan tersebut membuat Lita dan Vina marah besar. Bukan hanya memecat Maimunah, keduanya juga mempermalukan perempuan itu. Hanya Gunawan-lah yang berusaha mengerti cinta Daffa dan Intan. Gunawan meminta Lita agar bisa menerima Intan sebagai gadis pilihan Daffa.