CERN (bahasa Indonesia: Organisasi Eropa untuk Riset Nuklir, bahasa Prancis: Organisation européene pour la recherche nucléaire) adalah sebuah kompleks laboratorium pemercepat partikel terbesar di dunia yang terletak di perbatasan antara Prancis dan Swiss, persis di sebelah barat Jenewa. Akronim CERN berasal dari bahasa Prancis Conseil européen pour la recherche nucléaire (bahasa Indonesia: Dewan Eropa untuk Riset Nuklir), yaitu sebuah dewan yang didirikan untuk mendiskusikan pembangunan fasilitas penelitian fisika nuklir di Eropa.

Organisasi Eropa untuk Riset Nuklir
Organisation européenne pour la recherche nucléaire
CERN-aerial 1.jpg
Situs utama CERN yang dilihat dari Swiss dan menghadap ke arah Prancis
CERN member states.svg
Negara anggota
Tanggal pendirian29 September 1954; 67 tahun lalu (1954-09-29)[1]
Kantor pusatMeyrin, Jenewa, Swiss
Jumlah anggota
Bahasa resmi
Inggris dan Prancis
Dewan presiden
Ursula Bassler[2]
Fabiola Gianotti
Situs webhome.cern

Pada tahun 2016, CERN mempekerjakan 2.500 ilmuwan, teknisi, dan pegawai administrasi serta melayani 12.000 pengguna. Pada tahun yang sama, CERN menghasilkan 49 petabita data.[3]

Negara anggotaSunting

Konvensi yang menyetujui organisasi ini berlaku pada tanggal 29 September 1954 oleh 12 anggota pendiri, yaitu Belgia, Denmark, Prancis, Jerman, Yunani, Italia, Belanda, Norwegia, Swedia, Swiss, Britania Raya, dan Yugoslavia. Saat ini, CERN mempunyai 23 negara anggota.[4] Israel adalah negara pertama (dan satu-satunya) non-Eropa yang diberikan keanggotaan penuh.[5][6][7][8]

Berikut 23 negara anggota CERN.

FungsiSunting

Fungsi utama CERN adalah penyediaan pemercepat partikel yang dibutuhkan untuk riset dan banyak eksperimen fisika energi tinggi yang telah banyak dilakukan di sini. Lokasi utama yang terletak di Meyrin juga memiliki pusat komputer besar yang memiliki fasilitas pengolahan data yang kuat untuk eksperimen dalam analisis data. Situs ini juga telah menjadi penghubung jaringan area luas utama untuk menyediakan data bagi para peneliti di mana pun mereka berada.

Fasilitas CERN dikembangkan untuk menemukan partikel-partikel selain partikel yang kita ketahui saat ini seperti komponen utama penyusun atom, yaitu elektron, proton, dan neutron. Pencarian partikel di luar partikel tersebut untuk menemukan energi super kuat yang dapat diaplikasikan di berbagai bidang. Saya pribadi menilai fasilitas CERN lebih cenderung digunakan untuk menemukan energi super potensial-kinetik yang melebihi energi dari nuklir, jika energi nuklir kecepatan rambatan energi kinetik-potensial mendekati kecepatan cahaya, bisa bayangkan jika energi nuklir tersebut di upgrade 100 x, maka akan menghasilkan kekuatan serupa dengan ledakan Supernova, yang kekuatan ledakannya mampu mempengaruhi iklim di bumi. Jika ilmuwan mengatakan proyek CERN untuk menemukan partikel-partikel tuhan saya rasa masuk akal istilah tersebut. Dalam teori relativitas E=mc2 sangat jelas energi adalah kecepatan rambatan materi atau non materi dalam ruang hampa atau disingkat c2. Satu sisi penelitian CERN memberikan manfaat luar biasa bagi perkembangan teknologi kesehatan, telekomunikasi, transportasi dan banyak lainnya, tapi disisi lain teknologi mampu menghasilkan senjata pemusnah masal yang belum pernah dibayangkan manusia akibat kerusakannya. Semoga ada orang yang menyadari apa sebenarnya fasilitas CERN dan apa teknologi dan energi apa yang mereka kembangkan.[rujukan?]

Pengembangan ilmu komputerSunting

Waring Wera Wanua dimulai sebagai proyek CERN yang bernama ENQUIRE oleh Tim Berners-Lee pada tahun 1989 dan Robert Cailliau pada tahun 1990.[9] Berdasarkan konsep hiperteks, proyek ini bertujuan memberikan fasilitas penyebaran informasi di antara peneliti. Situs web pertama aktif pada tahun 1991. Pada 30 April 1993, CERN mengumumkan bahwa Waring Wera Wanua akan menjadi bebas ke setiap orang.[10]

CERN juga memiliki sebuah sistem komputer besar untuk komputasi grid. Fungsinya adalah pemrosesan data dalam jumlah besar dari proyek utama CERN saat ini, yaitu LHC. Dikabarkan bahwa, grid memiliki kemampuan melebihi superkomputer konvensional dengan kecepatan transfer data 10.000 kali Internet biasa.[butuh rujukan] Sistem grid yang berupa jaringan komputer yang tersebar dan bekerja secara paralel memberikan keuntungan teknis dalam pengolahan data dalam jumlah sangat besar, hingga lebih efisien dan lebih efektif.

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ "CERN.ch". CERN. Diakses tanggal 20 November 2010. 
  2. ^ "Ursula Bassler elected as next President of the CERN Council". CERN. Diakses tanggal 15 Februari 2019. 
  3. ^ "Annual Report 2016" (PDF). CERN. Diakses tanggal 22 September 2017. 
  4. ^ "Member State Relations". CERN International Relations. Diakses tanggal 24 Juni 2020. The CERN Convention was signed in 1953 by the twelve founding states Belgium, Denmark, France, the Federal Republic of Germany, Greece, Italy, the Netherlands, Norway, Sweden, Switzerland, the United Kingdom and Yugoslavia, and entered into force on September 29, 1954. ... Thus, CERN today has 23 Member States. 
  5. ^ "CERN to admit Israel as first new member state since 1999 - CERN Courier". cerncourier.com. 
  6. ^ Rosenberg, David. "The boycott movement is losing the battle - for now". Haaretz. Diarsipkan dari versi asli tanggal 23 Desember 2013. Israel was admitted to the European nuclear research consortium CERN as its first non-European full member. 
  7. ^ Efrati, Ido. "CERN Atomic Research Center Accepts Israel as Its 21st Member". Haaretz. 
  8. ^ "Israel Resmi Anggota Penuh Laboratorium Fisika Eropa". KeSimpulan.com. 19 September 2011. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2011-12-12. Diakses tanggal 2011-09-22. Israel Resmi Anggota Penuh Laboratorium Fisika Eropa
  9. ^ "CERN.ch". CERN. Diakses tanggal 20 November 2010. 
  10. ^ "Ten Years Public Domain for the Original Web Software". Tenyears-www.web.cern.ch. 30 April 2003. Diarsipkan dari versi asli tanggal 13 Agustus 2009. Diakses tanggal 27 Juli 2009. 

Pranala luarSunting