Budur, Ciwaringin, Cirebon

Budur adalah desa di kecamatan Ciwaringin, merupakan desa perbatasan kabupaten Cirebon dengan Kabupaten Majalengka. Jawa Barat, Indonesia.

Desa Budur
Depan rumah Lailatul Badriah (Lilik Kholikul Muluk )
Depan rumah Lailatul Badriah (Lilik Kholikul Muluk )
Motto: 
Gemah Ripah Loh Jinawi
tampak Google earth
tampak Google earth
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Barat
Zona waktuUTC+7 (WIB)
Kode area+62 231

GeografiSunting

Desa Budur terletak pada 6°41′S 108°33′E / 6.683°S 108.550°E / -6.683; 108.550 pantai Utara Pulau Jawa, bagian timur Jawa Barat, memanjang dari barat ke timur 8 kilometer, Utara ke Selatan 11 kilometer dengan ketinggian dari permukaan laut 5 meter (termasuk dataran rendah). Desa Budur dapat ditempuh melalui jalan darat sejauh 130 km dari arah Kota Bandung dan 258 km dari arah Kota Jakarta.

Desa Budur terletak pada lokasi yang strategis dan menjadi simpul pergerakan transportasi antara Kabupaten Majalengka dan Indramayu. Letaknya yang berada di wilayah strategis menjadikan Desa Budur memiliki wilayah dataran yang lebih luas tanah kosong, dibandingkan dengan wilayah desa sekitarnya. Desa Budur dengan dominasi penggunaan lahan untuk perumahan (30%), industri genteng (20%) dan tanah pertanian (50%).

Sebagian besar wilayah merupakan dataran rendah dengan ketinggian antara 0-2000 dpl, sementara kemiringan lereng antara 0-40 % dimana 0-3 % merupakan daerah berkarateristik kota, 3-25 % daerah transmisi dan 25-40 % merupakan pinggiran.

IklimSunting

Desa Budur termasuk daerah iklim tropis, Banyaknya curah hujan 1.351 mm per tahun dengan hari hujan 86 hari. Kelembaban udara berkisar antara ± 48-93% dengan kelembaban udara tertinggi terjadi pada bulan Januari-Maret dan angka terendah terjadi pada bulan Juni-Agustus.


Data iklim Kota Cirebon, Jawa Barat
Bulan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des Tahun
Rata-rata tertinggi °C (°F) 31
(88)
30.9
(87.6)
31.5
(88.7)
32
(90)
32.2
(90)
32.3
(90.1)
32.5
(90.5)
32.9
(91.2)
33.6
(92.5)
33.8
(92.8)
32.9
(91.2)
31.9
(89.4)
32.29
(90.17)
Rata-rata harian °C (°F) 26.8
(80.2)
26.7
(80.1)
27.2
(81)
27.5
(81.5)
27.5
(81.5)
27.3
(81.1)
27.2
(81)
27.4
(81.3)
27.9
(82.2)
28.1
(82.6)
27.9
(82.2)
27.3
(81.1)
27.4
(81.32)
Rata-rata terendah °C (°F) 22.7
(72.9)
22.6
(72.7)
22.9
(73.2)
23
(73)
22.9
(73.2)
22.4
(72.3)
22.2
(72)
22
(72)
22.3
(72.1)
22.5
(72.5)
22.9
(73.2)
22.7
(72.9)
22.59
(72.67)
Presipitasi mm (inci) 440.3
(17.335)
351.4
(13.835)
351.2
(13.827)
206.8
(8.142)
162.7
(6.406)
64.7
(2.547)
43.8
(1.724)
24.6
(0.969)
36.5
(1.437)
62.5
(2.461)
177.7
(6.996)
311.6
(12.268)
2.233,8
(87,947)
Rata-rata hari hujan 20 18 16 13 12 10 9 6 8 11 15 17 155
% kelembapan 87 86 85 83 82 80 77 73 72 74 79 83 80.1
Rata-rata sinar matahari bulanan 178 186 215 227 235 260 274 289 291 278 251 190 2.874
Sumber #1: Climate-Data.org[3]
Sumber #2: Weatherbase[4]

Rata-rata curah hujan tahunan di wilayah Cirebon ± 2260 mm/tahun dengan jumlah hari hujan ± 155 hari. Berdasarkan klasifikasi iklim Schmidt-Ferguson, iklim di wilayah Cirebon termasuk dalam tipe iklim C dengan nilai Q ± 37,5% (persentase antara bulan kering dan bulan basah). Musin hujan jatuh pada bulan Oktober-April, dan musim kemarau jatuh pada bulan Juni-September.

Keadaan angin terdapat tiga macam angin:

  • Angin Musim Barat: antara Desember sampai Maret
  • Angin Pancaroba: antara April sampai Nopember
  • Angin Musim Timur: antara Mei sampai Oktober

EtimologiSunting

Desa Budur dikenal dengan nama Desa Genteng dan Desa penyokong desa Santri. Sebagai daerah pertemuan budaya Jawa dan Sunda sejak beberapa abad silam, masyarakat Desa Budur biasa menggunakan dua bahasa, bahasa Sunda dan bahasa Cirebon.

ReferensiSunting

  1. ^ "Perpres No. 6 Tahun 2011". 2011-02-17. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2016-01-13. Diakses tanggal 2011-05-23. 
  2. ^ http://www.citypopulation.de Cities & Municipalities (diakses pada 16 April 2011)
  3. ^ "Cirebon, Indonesia". Climate-Data.org. 
  4. ^ "Cirebon, Indonesia". Weatherbase. Agustus 2020.