Ayana Jihye Moon

Selebritas internet Korea Selatan-Indonesia

Ayana Jihye Moon (bahasa Korea: 문지혜 아야나, lahir 28 Desember 1995) adalah seorang selebritas internet dan model berkebangsaan Korea Selatan. Ia merupakan seorang mualaf yang saat ini terkenal di kalangan muslimah khususnya di Indonesia dan Malaysia. Ayana memutuskan masuk Islam karena ketertarikannya pada Timur Tengah. Ayana saat ini aktif di dunia entertainment Indonesia dan Malaysia.

Ayana Jihye Moon
LahirAyana Jihye Moon
28 Desember 1995 (umur 25)
Bendera Korea Selatan Korea Selatan
Tempat tinggal Korea Selatan
 Indonesia
Kebangsaan Korea Selatan
Nama lainAyana Moon
Pekerjaan
Kota asalSeoul, Korea Selatan
KerabatAydin Moon (adik)
Catatan
Ayana memutuskan menjadi seorang mualaf pada tahun 2012

Masa kecil dan keluargaSunting

Ayana adalah anak sekaligus cucu perempuan pertama dari keluarga besarnya. Ia dilahirkan di Korea Selatan pada 28 Desember 1995 dengan nama Jihye, yang merupakan nama pemberian kedua orang tuanya.[1] Saat ia berusia tujuh atau delapan tahun, Ibunya mengandung calon adiknya, namun karena kesibukan dalam bekerja, maka adiknya gugur dalam kandungan ibunya.[2]

Ayahnya adalah putra keempat dari lima bersaudara, dimana semua saudaranya memiliki anak laki-laki.[1] Ayah Ayana juga berasal dari keluarga dengan pandangan politik bersifat konservatif sedangkan ibunya lebih liberal.[3]

Ayana memiliki wajah yang sangat mirip dengan ayahnya dimana keduanya bermata besar, hal yang tidak lazim di Korea yang umumnya bermata kecil. Hal ini memudahkan Ayana diketemukan ketika ia terpisah dengan kedua orang tuanya sangat mengunjungi Pasar Moran, pasar tradisional di Korea Selatan yang sangat terkenal di era 90-an dan hanya buka pada tanggal 4, 9, 14, 19, 24 dan 29 setiap bulannya.[4]

Keluarga besar Ayana, sangat tertarik dengan dunia politik, dan kakeknya pernah bekerja di pemerintahan Korea Selatan. Di usia delapan tahun, mulai merasakan petualangan politiknya yang pertama kalinya dengan mendukung aktif salah seorang kandidat presiden dalam Pemilu, walau ia belum punya hak untuk memberikan suaranya.[5]

IklanSunting

TriviaSunting

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

Catatan kakiSunting

  1. ^ a b Moon 2020, hlm. 03.
  2. ^ Moon 2020, hlm. 09.
  3. ^ Moon 2020, hlm. 07.
  4. ^ Moon 2020, hlm. 11-12.
  5. ^ Moon 2020, hlm. 15.

Daftar pustakaSunting

  • Moon, Ayana (2020). AYANA Journey to Islam. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. 

Pranala luarSunting