Buka menu utama

Alahan Panjang, Lembah Gumanti, Solok

nagari di Kabupaten Solok
(Dialihkan dari Alahan Panjang)

Alahan Panjang adalah salah satu nagari di Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatra Barat, Indonesia. Nagari yang berjarak sekitar 65 km dari Kota Padang ini berada di atas Bukit Barisan tepatnya di lereng bagian timur kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat pada ketinggian 1.400–1.600 mdpl. Nagari terdekat yakni Air Dingin Barat, Salimpat, dan Sungai Nanam.[1]

Alahan Panjang
Nagari
Danau Diatas di Alahan Panjang
Danau Diatas di Alahan Panjang
Alahan Panjang berlokasi di Sumatra Selatan
Alahan Panjang
Alahan Panjang
Lokasi di Sumatra
Koordinat: 0°59′26″S 100°37′3″E / 0.99056°S 100.61750°E / -0.99056; 100.61750
Negara Indonesia
ProvinsiSumatra Barat
KabupatenSolok
KecamatanLembah Gumanti
Pemerintahan
 • Wali NagariDonata Rahardian (alm)
Luas
 • Total88,76 km2 (3,427 sq mi)
Penduduk (2008)
 • Total14,100
 • Kepadatan150/km2 (400/sq mi)
Zona waktuWIB (UTC+7)

GeografiSunting

Nagari Alahan Panjang adalah salah satu dari empat nagari yang berada dalam wilayah Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, yang mempunyai luas 88,76 km². Jumlah pendduduk pada tahun 2008 adalah sebanyak 14.100 jiwa, dengan kepadatan 150 per km². Tinggi daerah dari permukaan laut adalah 1.450 m, dengan curah hujan rata-rata 212 hari per tahun.

Secara administratif, pemerintahan nagari Alahan Panjang berbatasan dengan:

Nagari Alahan Panjang terdiri dari 10 (sepuluh) jorong, yaitu:

  • Alahan Panjang
  • Pangalian Kayu
  • Galagah
  • Taluak Dalam
  • Taratak Tangah
  • Batu Putiah
  • Taratak Galundi
  • Batang Hari
  • Usak
  • Padang Laweh
  • Sungai nanam

EkonomiSunting

Mayoritas pencarian penduduk adalah pedagang, petani, dan buruh tani, hal ini disebabkan karena sudah turun temurun sejak lama. Tingkat pendidikan petani juga minim sehingga banyak yang tidak mempunyai keahlian lain. Terdapat 124 KK keluarga yang masih kurang mampu.

PemerintahanSunting

Nagari Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti sebagai salah satu bentuk pemerintahan nagari di Kabupaten Solok telah menjalankan roda pemerintahannya secara aktif sejak pembentukannya pada tanggal 1 Februari 2001 berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Solok Nomor 4 Tahun 2001 tentang Pemerintahan Nagari.[2]

GaleriSunting

TokohSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Cairns, Malcolm (23 May 2007). Voices from the Forest: Integrating Indigenous Knowledge into Sustainable Upland Farming. Earthscan. hlm. 157–. ISBN 978-1-891853-92-0. Diakses tanggal 8 August 2012. 
  2. ^ Hadler, Jeffrey (2008). Muslims and Matriarchs: Cultural Resilience in Indonesia Through Jihad and Colonialism. Cornell University Press. hlm. 25. ISBN 978-0-8014-4697-9. Diakses tanggal 7 August 2012.