Buka menu utama

A.A. Bagus Adhi Mahendra Putra (lahir di Badung, Bali, 14 Februari 1970; umur 49 tahun) adalah legislator senior DPR-RI yang duduk di Komisi IV (bidang Pertanian, Perkebunan, Kehutanan, Kelautan, Perikanan, Pangan) dan sebagai Alat Kelengkapan Dewan: Badan Anggaran sejak tahun 2014. A.A. Bagus Adhi Mahendra Putra terpilih menjadi Anggota DPR-RI periode 2014-2019 dari Partai Golongan Karya (Golkar) untuk Dapil Bali setelah memperoleh 71.964 suara. Adhi Mahendra Putra adalah seorang pengusaha dan menjabat sebagai Direktur di Usaha Dagang Beringin (1989-2013), Direktur di CV.Dewata Sari Utama (1989-2002) dan Direktur di PT.Resort Gili Layar (2007-2013).

AA Bagus Adhi Mahendra Putra
Anggota DPR RI Fraksi Golongan Karya
Mulai menjabat
1 Oktober 2014
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
Joko Widodo
Informasi pribadi
Lahir14 Februari 1970 (umur 49)
Bendera Indonesia Badung, Bali
Kebangsaan Indonesia
Partai politik30px Partai Golongan Karya
PasanganMade Suciati
Anak3
PekerjaanPolitikus

PendidikanSunting

  • SLTA, SMA PGRI 6 Badung, Bali (1986-1989)
  • SMP Ngurah Rai Kerobokan, Bali (1983-1986)
  • SDN 3 Kerobokan Bali (1977-1983)

Perjalanan PolitikSunting

A.A. Bagus Adhi Mahendra Putra memulai karier politiknya dengan menjabat sebagai Kepala Desa di Desa Kerobokan (1990-1999). Adhi Mahendra Putra kemudian menjadi anggota sekaligus Sekretaris DPD Golkar Kab Badung Bali pada 2004-2009. Pada tahun 2009, karier politiknya meningkat, ia menjadi anggota di DPD Golkar Provinsi Bali dan menjabat sebagai Wakil Sekretaris hingga 2015. Saat ini, ia juga merupakan ketua Dewan Pimpinan Daerah XXI Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Soksi) Provinsi Bali hingga 2016. Pada Pemilu 2014 ia terpilih dengan peroleh 71.964 suara.

Visi & MisiSunting

belum ada

Program KerjaSunting

belum ada

Sikap PolitikSunting

RUU KarantinaSunting

24 Juni 2015 - Bagus Adhi mendukung pengaktifan kembali Puskeswan. Bagus Adhi mengajak Komisi 4 untuk turun di setiap kabupaten untuk bantu memantau kesehatan hewan-hewan kita.[1]

TanggapanSunting

Reklamasi Teluk BenoaSunting

11 Januari 2017 - Bagus mengatakan bahwa melestarikan nilai budaya dalam bidang kelautan harus dijunjung tinggi, kami akan berikan masukan pada pimpinan untuk lakukan tindak lanjut terhadap aspirasi yang disampaikan.[2]

Kinerja Kementerian Lingkungan Hidup dan KehutananSunting

30 Maret 2015 - Bagus Mahendra minta perhatian khusus kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan terhadap daerah Songan, Kintamani dan hutan lindung di Karangasem yang kondisinya sudah tidak layak.[3]

ReferensiSunting

Pranala luarSunting