Buka menu utama
Dua meriam M3 selama perbaikan tank Sherman di bengkel lapangan Brigade Lapis Baja Inggris Ke-26 di Perugia, Italia, 30 juni 1944
M3 diangkat keluar dari Sherman tank di bengkel lapangan Divisi India Kelima dekat Taungtha, Burma, 29 Maret 1945

Meriam tank 75 mm gun M2 dan M3 adalah meriam standar tank Amerika dalam Perang Dunia II, digunakan terutama pada dua medium tank Amerika, M3 Lee (meriam M2 atau M3) dan M4 Sherman (meriam M3).

Varian ringan M5 dan M6 dikembangkan untuk melengkapi tank ringan M24 Chaffee, dan subtipe -G dan -H dari B-25 Mitchell. M3 juga digunakan pada purwarupa M7 Medium Tank.

SejarahSunting

Meriam ini berasal dari Canon de 75 modèle 1897 buatan Prancis yang juga digunakan oleh Amerika Serikat dengan nama 75 mm M1987, menggunakan peluru 75x350R. Peluru utamanya adalah peluru berdaya ledak tinggi M48 yang berbobot 6,76 kg dan memiliki kecepatan luncur sebesar 625 m/s. Terdapat dua pilihan sumbu yaitu super quick dan delay, dengan jeda detonasi berturut-urut 0,05 dan 0,15 detik. Selain itu juga terdapat peluru asap M89 dan peluru fosfor putih (WP atau "Willy Pete") M64, dan peluru canister T30 yang digunakan untuk melawan infanteri. Di sisi lain, terdapat dua jenis peluru penembus baja yang tersedia.

Peluru penembus baja yang pertama dikembangkan adalah M72 AP-T, peluru penembus baja yang performanya menurun seiring bertambahnya jarak tempuh karena aerodinamika yang buruk. M72 digantikan oleh peluru penembus baja M61 APCBC-HE-T yang memiliki topi balistik untuk memperbaiki performa aerodinamikanya, dengan begitu menjaga kecepatan peluru, dan tingkat penetrasinya. Begitu peluru menembus lapisan baja musuh, peledak yang berada di bagian belakang peluru akan meledak, memencarkan kepingan peluru ke segala arah dan menambah kerusakan pada musuh. Penjejak membantu penembak untuk mengoreksi bidikan pada tembakan kedua.

Perbandingan penetrasiSunting

Angka penetrasi (90 derajat) menggunakankriteria keberhasilan sebesar 50% dari standar Amerika dan Inggris, dan memungkinkan perbandingan langsung kinerja meriam lainnnya.[1]
Jenis meriam Jenis amunisi Kecepatan lepas Penetrasi (mm)
100 m 250 m 500 m 750 m 1000 m 1250 m 1500 m 1750 m 2000 m 2500 m 3000 m
75mm L/31 (M2) M61 versus FHA 563 m/s (1850 ft/s) 92 89 84 79 75 71 67 63 59 53 47
75mm L/31 (M2) M61 versus RHA 563 m/s (1850 ft/s) 78 76 72 68 65 61 58 55 52 47 42
75mm L/31 (M2) M72 versus FHA 563 m/s (1850 ft/s) 82 76 67 59 52 45 40 35 31 24 19
75mm L/31 (M2) M72 versus RHA 563 m/s (1850 ft/s) 95 90 81 73 66 60 54 49 45 36 30
75mm L/40 (M3/M6) M61 versus FHA 618 m/s (2030 ft/s) 102 99 95 90 86 82 79 75 72 65 60
75mm L/40 (M3/M6) M61 versus RHA 618 m/s (2030 ft/s) 88 85 81 77 73 69 65 62 59 53 47
75mm L/40 (M3/M6) M72 versus FHA 618 m/s (2030 ft/s) 91 85 75 66 58 51 45 40 35 27 21
75mm L/40 (M3/M6) M72 versus RHA 618 m/s (2030 ft/s) 109 102 92 84 76 68 62 56 51 41 34

Lihat jugaSunting

Senjata yang sebanding peran, kinerja dan eraSunting

CatatanSunting

  1. ^ Bird, Lorrin Rexford; Livingston, Robert D. (2001). WWII Ballistics: Armor and Gunnery. Overmatch Press. hlm. 62–63. 

ReferensiSunting

  • Zaloga, Steven J., Brian Delf - US Anti-tank Artillery 1941-45 (2005) Osprey Publishing (New Vanguard 107), ISBN 1-84176-690-9.
  • TM 9-2800 Standard Artillery and Fire Control Material (dated February 1944)