Buka menu utama

Yang dimuliakan[1] Zosimas dari Palestina, juga disebut Zosima, merupakan Santo di dalam Gereja Ortodoks dan Ritus Timur. Hari peringatannya jatuh pada tanggal 4 April.

Santo Zosimus (Zosima) dari Palestina
Assisi zosimus.jpg
Yang dimuliakan (Rahib)
Lahirskt. 460
Palestina, Keuskupan Timur (Kekaisaran Romawi Timur)
Wafatskt. 560
Palestina, Keuskupan Timur (Kekaisaran Romawi Timur)
Dihormati diGereja Ortodoks Koptik Aleksandria
Gereja Ortodoks
Gereja Ortodoks Oriental
Gereja Katolik Roma
Pesta4 April

Santo Zosimas lahir di paruh kedua abad ke-5, di masa pemerintahan Kaisar Theodosius II. Ia menjadi seorang Rahib Palestina diusianya yang sangat belia, dan mendapat reputasi sebagai Staret dan Asketisme besar. Pada usia 53 tahun, ia menjadi Rahib Imam, ia pindah ke sebuah biara yang sangat ketat yang terletak di padang gurun di dekat Sungai Yordan, dimana ia menghabiskan sisa hidupnya.

Ia terkenal karena pertemuannya dengan Santa Maria dari Mesir (diperingati pada tanggal 1 April). Hal ini merupakan kebiasaan biara tersebut untuk semua saudara-saudara pergi keluar ke padang gurun selama empat puluh hari besar Prapaskah, dan menghabiskan waktu dengan berpuasa dan berdoa, dan tidak kembali sampai hari Minggu Palma. Ketika berkeliaran di gurun ia bertemu dengan Santa Maria, yang menceritakan kisah hidupnya dan memintanya bertemu tahun berikutnya pada Kamis Putih di tepi Sungai Yordan untuk membawakannya Ekaristi. Ia melakukannya, dan pada tahun ketiga ia melakukannya lagi namun ia menemukan bahwa Maria telah meninggal dan kemudian ia menguburkannya. Santo Zosimas juga terkenal panjang umur, ia hidup selama hampir 100 tahun.

Yang diketahui mengenai kehidupan Zosimas berasal dari Vita Santa Maria dari Mesir,[2] yang dicatat oleh Santo Sophronius, yang merupakan Patriark Yerusalem dari tahun 634 sampai 638. Karya Sophronius berdasarkan pada Tradisi lisan yang ia dengar dari para rahib di wilayah Israel. Vita ini secara tradisi dibacakan sebagai bagian dari Matins dari Kanon Santo Andreas dari Kreta, pada hari Kamis kelima Prapaskah besar.

Di dalam Gereja Latin kisah ini diambil dan digunakan pada akhir legenda abad pertengahan Maria Magdalena, dengan Zosimas dinamakan sebagai Maximin, seperti yang diceritakan di dalam Legenda Emas dan di tempat lain. Fresko yang diilustrasikan berdasarkan Giotto di Bondone dan loka karyanya di Assisi, menunjukkan versi tersebut.

CatatanSunting

  1. ^ In the Orthodox Church, monastic saints are referred to as "Venerable" (bahasa Yunani: Όσιος, Hosios'). The term is unrelated to the Roman Catholic term which describes a candidate for sainthood. For the Orthodox, Venerable saints are considered to be fully glorifed (canonized) saints.
  2. ^ A Vita is the life of a saint, often the earliest formal hagiography of that particular individual.

Pranala luarSunting