Buka menu utama

Yonex didirikan pada tahun 1946 dan didirkan oleh Minoru Yoneyama. Ayah Minoru meninggal dunia dalam perang dan meninggalkan motor woodworking tunggal yang ia terima dari ibunya. Minoru mulai memproduksi gabus kayu untuk botol sake dan kambangan kayu untuk memancing. Memancing ikan salmon sangat populer pada masa itu dan bisnis tersebut tumbuh dan berkembang. Tetapi seiring dengan berkembangnya kambangan yang berasal dari plastik akhirnya Minoru mulai berpikir keras untuk eksistensi perusahaanya. Hal ini yang membuat Minoru Yoneyama untuk membuat komitmen penting tentang perusahaan bahwa dia ber-anggapan teknologi dan inovasi akan sangat membantu nya dalam berbisnis di era modern.

Sejarah MinoruSunting

Minoru memfokuskan diri pada olahraga yang tumbuh cepat pasca-perang. adalah bulu tangkis. Tumbuh berkembang di negara dingin, selain itu ia juga ingin fokus pada olahraga yang bisa dimainkan di dalam ruangan. Akhirnya minoru mulai membuka jalan dengan melakukan kunjungan setiap hari ke produsen raket Jepang Sanbata, ia bernegosiasi untuk kesepakatan menjadi produsen peralatan resmi perusahaan (OEM) dan menjadi sub-kontraktor Sanbata. Itulah langkah-langkah pertama minoru terjun ke pasar bulu tangkis.

Tahun 1961-SekarangSunting

Pada tahun 1961, Perusahaan induk Sanbata bangkrut Minoru dihadapkan dengan prospek kebangkrutan lain, Minoru memutuskan untuk memasuki pasar independen sebagai merek Yoneyama. Setelah melakukan pembicaraan langsung dan negosiasi keras Minoru mendapatkan klien dan mampu meluncurkan raket merek Yoneyama.

Sementara perusahaan ini meningkatkan eksistensinya di luar negeri, nama Yoneyama dianggap terlalu panjang dan sulit untuk diucapkan. Pada tahun 1974 perusahaan memutuskan untuk mengubah namanya, menghilangkan aksen Jepang yang terdengar "Yama" dan menggantinya dengan huruf "X," mewakili possiblities tak terbatas untuk masa depan. Akhirnya lahirlah nama YONEX.

Berkat kegigihan, dan negosiasi yang keras dari Minoru, Yonex telah menciptakan sebuah merk dunia yang berkualitas tinggi,memproduksi raket,shuttle cock,dan lainnya. Pada pertandingan di beberapa ajang di dunia saat ini Yonex meng-claim lebih dari 80% dari atlet bulu tangkis menggunakan raket mereka. Tercatat Tommy Sugiarto, dan Ganda Putra andalan indonesia Moh. Ahsan dan Hendra Setiawan menggunakan raket dari Yonex.

Tahun 2007 mereka merayakan ulangtahun mereka yang ke 25 dan menjadi sponsor utama All England. Serta mereka juga mencatat 24 atlet mereka memperoleh medali pada olimpiade Beijing.[1]

ReferensiSunting

  1. ^ udionlinebonus.com/agen-bola-sejarah-raket-badminton-yonex/