Yolngu atau Yolŋu (IPA: [ˈjoːlŋʊ]) adalah penduduk asli Australia yang bermukim di wilayah timur laut Arnhem Land di Northern Territory. Yolngu berarti "orang" dalam bahasa-bahasa Yolŋu. Istilah Murngin sebelumnya juga digunakan oleh beberapa antropolog.[1][2]

Yolngu
Yolŋu
Kawasan dengan populasi yang signifikan
Australia
Bahasa
Yolŋu Matha (Dhaŋu-Djaŋu, Nhaŋu, Dhuwal, Ritharŋu, Djinaŋ, Djinba), Bahasa Inggris Australia
Agama
Agama tradisional, Kekristenan

Yolngu memiliki sistem adat yang disebut Maḏayin. Maḏayin mengatur berbagai macam hal, seperti peraturan mengenai makanan dan hewan serta penentuan daerah terlarang. Orang Yolngu percaya bahwa mereka yang mengikuti Maḏayin adalah orang yang benar dan beradab. Maḏayin akan membawa Magaya, yaitu keadaan yang damai, bebas dari permusuhan, dan adil.[3]

Suku Yolngu juga memiliki sistem kekerabatan (gurruṯu) yang kompleks. Mereka terbagi menjadi dua kelompok: Dhuwa dan Yirritja. Masing-masing memiliki tanah, bahasa dan cara hidupnya sendiri. Seorang Yirritja harus selalu menikahi seorang Dhuwa dan sebaliknya.

Seperti kelompok-kelompok Aborigin lainnya, terdapat pula budaya menghindari orang yang memiliki hubungan tertentu. Dua jenis orang yang harus saling menghindari adalah:

menantu laki-laki - ibu mertua
saudara laki-laki - saudara perempuan

Kewajiban antara saudara laki-laki dan perempuan untuk saling menghindari (disebut mirriri) biasanya dimulai setelah inisiasi. Mereka yang harus saling menghindari tidak boleh berbicara langsung atau melihat satu sama lain, dan tidak boleh terlalu berdekatan. Mereka dihindari, tetapi tetap dihormati.

BahasaSunting

Terdapat puluhan dialek Yolngu yang disebut Yolngu Matha.

MusimSunting

Menurut suku Yolngu, terdapat enam musim yang berbeda: Mirdawarr, Dhaarratharramirri, Rarranhdharr, Worlmamirri, Baarra'mirri dan Gurnmul atau Waltjarnmirri.

SejarahSunting

Suku Yolngu pernah berdagang dengan nelayan-nelayan Makassar selama beberapa ratus tahun. Orang Makassar datang untuk mencari teripang yang dapat dijual di pasar Tiongkok.

Catatan kakiSunting

  1. ^ Roy Willis, Signifying Animals: Human Meaning in the Natural World (Psychology Press, 1994: ISBN 0415095557), hlm. 80.
  2. ^ Richard B. Lee and Richard Heywood Daly, The Cambridge Encyclopedia of Hunters and Gatherers (Cambridge University Press, 1999: ISBN 052157109X), hlm. 367.
  3. ^ "Raypirri lyarra'r~ur Romyurr Magayakurr Madayin Law" (PDF). Various elders?. Diakses tanggal 5 September 2007.