Wiryono Sastrohandoyo

Wiryono Sastrohandoyo (lahir 31 Mei 1934) adalah seorang mantan diplomat Indonesia. Ia dilahirkan di Yogyakarta pada tanggal 31 Mei 1934.[1] Ia memulai kariernya di Kementerian Luar Negeri pada tahun 1962, dan kemudian ia mengemban tugas sebagai diplomat di Argentina, Amerika Serikat, Austria, Prancis dan Australia.[1] Ia menjabat sebagai Perwakilan Permanen Indonesia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa di Wina dari tahun 1988 hingga 1989 dan Duta Besar untuk Prancis dari tahun 1993 hingga 1996.[2]

Wiryono Sastrohandoyo
Lahir31 Mei 1934 (umur 86)
Yogyakarta
KebangsaanIndonesia
AlmamaterUniversitas Indonesia
PekerjaanDiplomat

Ia diangkat sebagai Duta Besar untuk Australia pada Desember 1995 dan diberi tugas membina kembali hubungan bilateral. Indonesia sebelumnya telah mencabut pengangkatan duta besar sebelumnya pada Juli 1995 setelah menerima tekanan dari pemerintah Australia.[3][4] Hubungan antara Indonesia dengan Australia pada saat itu sedang tegang karena demonstrasi di Australia telah membakar bendera Indonesia. Australia juga sedang melakukan penyelidikan terhadap kematian enam jurnalis selama Operasi Seroja pada tahun 1975.[5]

ReferensiSunting

  1. ^ a b Sastrohandoyo Wiryono, Asian Affairs, diarsipkan dari versi asli tanggal 7 February 2008 
  2. ^ APLN Inaugural members (PDF), Center for the Promotion of Disarmament and Non-Proliferation, hlm. 6, diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 22 May 2013 
  3. ^ Australian Government (6 December 1995). New Indonesian Ambassador to Australia. Siaran pers.
  4. ^ McPhedran, Ian (7 December 1995). "Indonesia's 'big present'—another ambassador". hlm. 1. 
  5. ^ "Indon envoy in early furore". The Canberra Times. 13 December 1995. hlm. 1. 
Jabatan diplomatik
Didahului oleh:
Doddy Achdiat Tisna Amidjaja
Duta Besar Indonesia untuk Prancis
1993–1996
Diteruskan oleh:
Satrio Budihardjo Joedono