Wikipedia:Pedoman penamaan/Ilmu dan teknologi

Halaman ini merupakan pedoman di Wikipedia bahasa Indonesia.
Isinya telah diterima luas oleh para pengguna dan dianggap sebagai standar yang harus diikuti oleh semua pengguna, meskipun sebaiknya dipahami dengan akal sehat, dan pengecualian dapat berlaku sewaktu-waktu. Segala penyuntingan substansial yang dilakukan di halaman ini harus menggambarkan konsensus. Jika Anda ragu, diskusikan terlebih dahulu di halaman pembicaraan.

Halaman ini merupakan pedoman penamaan untuk artikel-artikel bertopik ilmu dan teknologi di Wikipedia bahasa Indonesia. Pedoman ini dibuat secara bertahap sesuai kebutuhan per bidang. Jika pedoman penamaan dirasa sudah cukup banyak, pedoman khusus bidang tersebut dapat dipisah ke subhalaman baru di bawah Wikipedia:Pedoman penamaan.

Pedoman umum

Penamaan artikel harus memprioritaskan nama yang dengan mudah dipahami oleh sebagian besar penutur bahasa Indonesia, dengan tingkat ambiguitas yang minimum, sambil membuat agar pembuatan pranala ke artikel-artikel tersebut mudah dan wajar untuk dilakukan. Nama artikel Wikipedia harus lebih dioptimalkan untuk pembaca dibanding penyunting, serta lebih untuk awam dibanding ahli. Penentuan nama yang lebih umum dikenal ini harus mengacu pada sumber tepercaya.

Pedoman per bidang

Objek astronomi

  1. Utamakan nama umum.
  2. Gunakan nama ilmiah jika nama umum tak tersedia.

Botani

  1. Utamakan nama umum.
  2. Gunakan nama ilmiah jika nama umum tak tersedia.

Kimia

  1. Utamakan nama umum.
  2. Gunakan nama ilmiah jika nama umum tak tersedia.

Kedokteran

  1. Utamakan nama umum.
  2. Gunakan nama ilmiah jika nama umum tak tersedia.

Bahasa

  1. Gunakan nama dalam bahasa Indonesia.
  2. Judul artikel harus diberi prefiks "Bahasa". Misalnya Bahasa Indonesia, Bahasa Latin. Rumpun bahasa tidak perlu diberi prefiks Bahasa-bahasa atau Rumpun bahasa.
  3. Jika ada disambiguasi nama yang sama untuk bahasa dan rumpun bahasanya, gunakan sufiks "(rumpun)" untuk artikel rumpun bahasa. Misalnya Bahasa Kalenjin dan Bahasa Kalenjin (rumpun).
  4. Artikel bahasa pemrograman diberi sufiks "(bahasa pemrograman)" jika namanya dalam bahasa Indonesia tidak unik. Jika unik, gunakan hanya namanya saja. Contoh: Python (bahasa pemrograman), tapi cukup Java dan tidak perlu Java (bahasa pemrograman).

Teknologi informasi

  1. Utamakan nama dalam bahasa Indonesia. Jika ada beberapa variasi istilah Indonesia, cantumkan variasi tersebut dan nama dalam bahasa asingnya pada bagian awal paragraf pembuka.
  2. Singkatan atau akronim bahasa asing yang sudah dikenal luas dan tidak (belum) ambigu, sebisa mungkin diberi judul dalam bentuk singkatan atau akronimnya. Misalnya NTFS, CDMA. Sertakan kepanjangannya dan terjemahan atau padanan dalam bahasa Indonesia.
  3. Jika bukan berupa singkatan atau akronim serta belum ada istilah Indonesia yang umum digunakan, gunakan istilah asing dan cantumkan {{judul asing}} di bagian atas artikel.

Lihat pula