Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

universitas di Indonesia

Universitas Islam Negeri Sunan Ampel disingkat UIN Sunan Ampel atau UINSA adalah salah satu perguruan tinggi keagamaan Islam negeri di Surabaya yang menyelenggarakan pendidikan tinggi dengan paradigma keilmuan model menara kembar tersambung (integrated twin-towers). Paradigma ini menerapkan pendekatan Islamisasi nalar yang dibutuhkan demi terciptanya tata keilmuan yang saling melengkapi antara ilmu-ilmu keislaman, sosial-humaniora, serta sains dan teknologi. Kata Sunan Ampel pada UIN tersebut merupakan nama salah seorang Walisongo, tokoh penyebar Islam di Surabaya.

Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Sunan Ampel State Islamic University Surabaya
UIN SUNAN AMPEL.jpg
Logo Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Nama lain
UINSA
Moto“Building Character Qualities: For the Smart, Pious, Honorable Nation”
JenisPerguruan Tinggi Islam Negeri
Didirikan1965
Lembaga induk
Kementerian Agama Republik Indonesia
AfiliasiIslam
RektorProf. Akh. Muzakki, M.Ag., Grad.Dip., SEA., M.Phil., Ph.D
Alamat
Kampus 1 : Jl. Ahmad Yani, Kecamatan Wonocolo No. 117, Surabaya
Kampus 2 : Kelurahan Gunung Anyar, Kecamatan Gunung Anyar
,
Total luas259.662 m2
Situs webUINSBY

SejarahSunting

Pada akhir dekade 1950, beberapa tokoh masyarakat Muslim Jawa Timur mengajukan gagasan untuk mendirikan perguruan tinggi agama Islam yang bernaung pada Departemen Agama. Untuk mewujudkan gagasan tersebut, mereka menyelenggarakan pertemuan di Jombang pada tahun 1961. Dalam pertemuan itu, Profesor Soenarjo, yang pada masa selanjutnya menjadi rektor Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, hadir sebagai narasumber untuk menyampaikan pokok-pokok pikiran yang diperlukan sebagai landasan berdirinya perguruan tinggi yang dibahas. Dalam sesi akhir pertemuan bersejarah tersebut, forum mengesahkan beberapa keputusan penting yaitu:

(1) Membentuk Panitia Perintis IAIN

(2) Mendirikan Fakultas Syariah di Surabaya,

(3) Mendirikan Fakultas Tarbiyah di Malang.

Pada tanggal 9 Oktober 1961, dibentuk Yayasan Badan Wakaf Kesejahteraan Fakultas Syariah dan Fakultas Tarbiyah yang menyusun rencana kerja sebagai berikut:

  • Mengadakan persiapan pendirian IAIN Sunan Ampel yang terdiri dari Fakultas Syariah di Surabaya dan Fakultas Tarbiyah di Malang.
  • Menyediakan tanah untuk pembangunan Kampus IAIN seluas 8 hektar di Jalan A. Yani No. 117 Surabaya.
  • Menyediakan rumah dinas bagi para Guru Besar.

Pada tanggal 28 Oktober 1961, Menteri Agama menerbitkan SK No. 17/1961, untuk mengesahkan pendirian Fakultas Syariah di Surabaya dan Fakultas Tarbiyah di Malang. Kemudian pada tanggal 1 Oktober 1964, Fakultas Ushuluddin di Kediri diresmikan berdasarkan SK Menteri Agama No. 66/1964.

Dari 3 (tiga) fakultas tersebut, Menteri Agama menerbitkan SK Nomor 20/1965 tentang Pendirian IAIN Sunan Ampel yang berkedudukan di Surabaya, seperti dijelaskan di atas. Sejarah mencatat bahwa tanpa memerlukan waktu lama, IAIN Sunan Ampel ternyata mampu berkembang dengan pesat. Dalam rentang waktu antara 1966-1970, IAIN Sunan Ampel telah memiliki 18 (delapan belas) fakultas yang tersebar di 3 (tiga) provinsi: Jawa Timur, Kalimantan Timur dan Nusa Tenggara Barat.

Akan tetapi, ketika akreditasi fakultas di lingkungan IAIN diterapkan, 5 (lima) dari 18 (delapan belas) fakultas tersebut ditutup untuk digabungkan ke fakultas lain yang terakreditasi dan berdekatan lokasi. Selanjutnya dengan adanya peraturan pemerintah nomor 33 tahun 1985, Fakultas Tarbiyah Samarinda dipisah dan diserahkan pengelolaannya ke IAIN Antasari Banjarmasin. Selain itu, fakultas Tarbiyah Bojonegoro dipindahkan ke Surabaya dan statusnya berubah menjadi fakultas Tarbiyah IAIN Surabaya. Dalam pertumbuhan selanjutnya, IAIN Sunan Ampel memiliki 12 (dua belas) fakultas yang tersebar di seluruh Jawa Timur dan 1 (satu) fakultas di Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Kini, IAIN Sunan Ampel terkonsentrasi pada 5 (lima) fakultas induk yang berlokasi di Surabaya.

Sejak tanggal 1 Oktober 2013, IAIN Sunan Ampel berubah nama menjadi UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 65 Tahun 2013.

Fakultas dan Program StudiSunting

Program Studi Sarjana =Sunting

  • Fakultas Syariah dan Hukum
    1. Hukum Keluarga Islam
    2. Hukum Ekonomi Syariah
    3. Hukum Pidana Islam
    4. Hukum Tata Negara
    5. Perbandingan Mazhab
    6. Ilmu Hukum
    7. Ilmu Falak
  • Fakultas Tarbiyah dan Keguruan
    1. Pendidikan Agama Islam
    2. Pendidikan Bahasa Arab
    3. Pendidikan Bahasa Inggris
    4. Pendidikan Matematika
    5. Pendidikan Islam Anak Usia Dini
    6. Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
    7. Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam
    8. Manajemen Pendidikan Islam
    9. Program Profesi Guru
  • Fakultas Dakwah dan Komunikasi
    1. Ilmu Komunikasi
    2. Manajemen Dakwah
    3. Komunikasi dan Penyiaran Islam
    4. Bimbingan dan Konseling Islam
    5. Pengembangan Masyarakat Islam
  • Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
    1. Ekonomi Syariah
    2. Akuntansi
    3. Manajemen
    4. Ilmu Ekonomi
    5. Manajemen Zakat dan Wakaf
  • Fakultas Ushuluddin dan Filsafat
    1. Ilmu Al Quran dan Tafsir
    2. Ilmu Hadits
    3. Pemikiran Politik Islam
    4. Tasawwuf dan Psikoterapi
    5. Studi Agama-Agama
    6. Aqidah dan Filsafat Islam
  • Fakultas Adab dan Humaniora
    1. Bahasa dan Sastra Arab
    2. Sastra Inggris
    3. Sastra Indonesia
    4. Sejarah Peradaban Islam
  • Fakultas Sains dan Teknologi
    1. Teknik Sipil
    2. Teknik Lingkungan
    3. Sistem Informasi
    4. Arsitektur
    5. Biologi
    6. Matematika
    7. Ilmu Kelautan
  • Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    1. Sosiologi
    2. Ilmu Politik
    3. Hubungan Internasional
  • Fakultas Psikologi dan Kesehatan
    1. Psikologi
    2. Gizi

Program Studi Magister =Sunting

  1. Hukum Tata Negara
  2. Studi Islam
  3. Pendidikan Agama Islam
  4. Pendidikan Bahasa Arab
  5. Ekonomi Syariah
  6. Ilmu Al Quran dan Tafsir
  7. Ilmu Hadits
  8. Komunikasi dan Penyiaran Islam
  9. Aqidah dan Filsafat Islam
  10. Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Program Studi Doktor =Sunting

  1. Studi Islam
  2. Pendidikan Agama Islam
  3. Ekonomi Syariah
  4. Ilmu Al Quran dan Tafsir

RektorSunting

Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel
Dibentuk1961
Pejabat pertamaProf. H. Teuku Ya’qub Isma’il, S.H., M.A.
  1. 1965-1972 : Prof. H. Teuku Ya’qub Isma’il, S.H., M.A.
  2. 1972-1975 : Prof. Dr. Syafi’i A. Karim
  3. 1975-1987 : Drs. Marsekan Fatawi
  4. 1987-1992 : Dr. H. Bisri Afandi, M.A.
  5. 1992-2000 : Drs. K.H. Abd. Jabar Adlan
  6. 2000-2008 : Prof. Dr. H. M. Ridlwan Nasir, M.A.
  7. 2009-2012 : Prof. Dr. H. Nur Syam, M.Si.
  8. 2012-2018 : Prof. Dr. H. Abd. A’la., M.Ag.
  9. 2018-2022 : Prof. H. Masdar Hilmy, S.Ag., M.A., Ph.D.
  10. 2022-2026 : Prof. Akh. Muzakki, M.Ag., Grad.Dip., SEA., M.Phil., Ph.D

Visi MisiSunting

VisiSunting

  • Menjadi Universitas Islam yang unggul dan kompetitif bertaraf internasional

MisiSunting

  • Menyelenggarakan pendidikan ilmu-ilmu keislaman multidisipliner serta sains dan teknologi yang unggul dan berdaya saing.
  • Mengembangkan riset ilmu-ilmu keislaman multidisipliner serta sains dan teknologi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
  • Mengembangkan pola pemberdayaan masyarakat yang religius berbasis riset

Pranala luarSunting