Buka menu utama

Laboratorium Nasional Departemen Energi Amerika Serikat adalah sebuah sistem fasilitas riset dan laboratorium yang dibiayai dan dikontrol oleh Departemen Energi Amerika Serikat (United States Department of Energy, DOE) dengan tujuan untuk meningkatkan sains dan membantu dalam ekonomi dan pertahanan nasional Amerika Serikat.

SejarahSunting

Sistem terpusat laboratorium nasional tumbuh karena kebutuhan akan sains dalam Perang Dunia II, di mana teknologi baru seperti radar, komputer, "proximity fuze", dan bom atom terbukti penting dalam menentukan kemenangan Sekutu. Meskipun pemerintah Amerika Serikat telah mulai menginves dalam riset sains untuk keamanan nasional sejak Perang Dunia I, namun baru pada akhir 1930-an dan 1940-an jumlah sumber daya menentukan yang dilaksanakan dan diatur untuk masalah saintifik perang, di bawah bantuan National Defense Research Committee, dan kemudian oleh Office of Scientific Research and Development, diatur dan diadministrasi oleh teknisi MIT Vannevar Bush.

Selama perang dunia II, lokasi terpusat seperti Laboratorium Radiasi di MIT dan laboratorium Ernest O. Lawrence di University of California, Berkeley mengizinkan ilmuwan ahli dalam jumlah besar bekerja sama menuju tujuan yang jelas, dan sumber daya pemerintah yang nyaris tak terbatas.

Dalam masa perang, usaha nuklir Sekutu, Proyek Manhattan, menciptakan beberapa lokasi rahasia dengan tujuan penelitian bom dan pengembangan material, termasuk sebuah laboratorium di padang gurun New Meksiko dipimpin oleh Robert Oppenheimer, Los Alamos National Laboratory dan lokasi di Hanford, Washington dan Oak Ridge National Laboratory. Hanford dan Oak Ridge diadministrasi oleh universitas negara (Universitas California). Sukses lainnya pada University of Chicago dalam riset reaktor nuklir, dan pada institusi akademi lainnya yang tersebar di seluruh AS.

Setelah perang dan kesuksesan sainsnya, Atomic Energy Commission yang baru diciptakan ini mengambil alih masa depan laboratorium masa perang, memperpanjang umur mereka secara tak terbatas (mereka dibentuk hanya untuk sementara saja). Pembiayaan dan infrastruktur diamankan untuk mensponsori "laboratorium nasional" lainnya untuk riset dasar atau rahasia, terutama dalam fisika. Setiap laboratorium nasional biasanya berpusat ke antara satu atau banyak mesin (seperti akselerasi partikel atau reaktor nuklir).

Kebanyakan laboratorium nasional memelihara staff riset lokal dan juga memberikan izin kepada periset asing untuk menggunakan peralatan mereka, meskipun prioritas yang diberikan dari lab ke lab lainnya berbeda-beda. Dengan pemusatan sumber daya (uang dan kepintaran), lab nasional berjasa bagi Sains Besar.

Unsur kerja sama dan kompetisi didorong dalam laboratorium-laboratorium. Kadangkala dua laboratorium dengan misi yang serupa diciptakan (seperti Lawrence Livermore yang dirancang untuk berkompetisi dengan Los Alamos) dengan harapan kompetisi dalam pendanaan akan menciptakan sebuah budaya dengan hasil kualitas kerja yang tinggi. Laboratorium yang tidak memiliki misi yang sama akan bekerja sama satu dengan yang lain (misalnya Lawrence Livermore akan bekerja sama dengan Lawrence Berkeley Laboratory, yang dia sendiri sering berkompetisi dengan Brookhaven National Laboratory).

Sistem nasional laboratorium, pertama diadministrasi oleh Atomic Energy Commission, kemudian oleh Energy Research and Development Administration, dan sekarang oleh Departemen Energi Amerika Serikat, dia merupakan salah satu sistem riset ilmiah yang terbesar (dan mungkin yang terbesar) di dunia. Departemen Energi menyediakan lebih dari 40% total pendanaan nasional untuk fisika, kimia, ilmu material, dan bidang lainnya dalam ilmu fisika. Banyak yang dikelola oleh perusahaan swasta lokal, sedangkan lainnya dikelola oleh universitas akademik, dan sebagai sebuah sistem mereka membentuk komponen "overarching" dan tak-tersentuh yang dikenal sebagai "segitiga besi" dari militer, akademi, dan industri.

Daftar laboratorium nasionalSunting

Pranala luarSunting

Bacaan lebih lanjutSunting

  • Westwick, Peter J. The National Labs: Science in an American System, 1947-1974. Cambridge: Harvard University Press, 2003.