Tupai ekor-sikat

Ptilocercus lowii[1]
Ptilocercus lowii.jpg
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mamalia
Famili: Ptilocercidae
Genus: Ptilocercus
Spesies: Ptilocercus lowii
Nama binomial
Ptilocercus lowii
Gray, 1848
Pen-tailed Treeshrew area.png
Kisaran tupai ekor-sikat

Tupai ekor-sikat (Ptilocercus lowii) adalah spesies tupai dalam keluarga Ptilocercidae. Hewan ini ditemukan di Indonesia, Malaysia, dan Thailand.[2] Hewan ini adalah satu-satunya spesies dalam genus Ptilocercus dan keluarga Ptilocercidae. Semua tupai lain ada dalam keluarga Tupaiidae.[1]

Konsumsi alkoholSunting

Tupai ekor-sikat adalah mamalia liar satu-satunya yang dikenal mengkonsumsi alkohol secara kronis (bukan hanya kadang-kadang) dari nira yang terfermentasi.[3] Sebuah studi tentang tupai di Malaysia menemukan bahwa hewan ini menghabiskan beberapa jam untuk mengkonsumsi jumlah yang setara dengan 10 sampai 12 gelas tuak dengan kadar alkohol hingga 3,8% setiap malamnya. Hewan ini meminum hasil alami fermentasi etanol dari nektar yang keluar dari palem bertam.[3] Nektar atau nira ini sendiri umumnya digunakan untuk difermentasi menjadi minuman tuak nira.

Meskipun mengkonsumsi alkohol berjumlah relatif besar, tupai ekor-sikat tidak menjadi mabuk. Pengukuran dengan biomarker untuk penguraian etanol tupai ini menunjukkan bahwa mereka mungkin memetabolisme dengan cara yang tidak digunakan oleh manusia,[4] sesama anggota dalam grandorder mamalia Euarchonta.

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ a b Templat:MSW3 Helgen
  2. ^ a b Han, K. H. & Stuebing, R. (2008). "Ptilocercus lowii". IUCN Red List of Threatened Species. Version 2008. International Union for Conservation of Nature. Diakses tanggal 30 December 2008. 
  3. ^ a b "Tiny Tree Shrew Is World's Heaviest Drinker". Fox News. 2008-07-30. 
  4. ^ Wiens, Frank (2008-07-29). "Chronic intake of fermented floral nectar by wild tree-shrews". Proceedings of the National Academy of Sciences. 105 (30): 10426–10431. doi:10.1073/pnas.0801628105. PMC 2492458 . PMID 18663222. Diakses tanggal 2008-07-29.