Takdir Cintaku

seri televisi Indonesia tahun 2012
(Dialihkan dari Takdir Cintaku (sinetron))

Takdir Cintaku adalah sinetron Indonesia produksi Genta Buana Paramita yang ditayangkan perdana 15 Oktober 2012 pukul 18.00 WIB di Indosiar. Sinetron ini disutradarai oleh Revi Maghriza, Sanjeev Kumar dan Bobby Herlambang serta dibintangi oleh Revand Narya, Chacha Frederica, dan Ridwan Ghani.

Takdir Cintaku
Takdir Cintaku.jpeg
Genre
PembuatGenta Buana Paramita
Sutradara
Pemeran
Penggubah lagu temaHalisa Amalia
Lagu pembuka"Demi Cinta" — Halisa Amalia
Lagu penutup"Demi Cinta" — Halisa Amalia
Negara asalIndonesia
Bahasa asliBahasa Indonesia
Jmlh. musim1
Jmlh. episode33 (daftar episode)
Produksi
ProduserBudhi Sutrisno
KameraMulti-kamera
Durasi60—90 menit
Rumah produksiGenta Buana Paramita
DistributorIndosiar Karya Media
Rilis
Jaringan asliIndosiar
Tanggal tayang asli15 Oktober (2012-10-15) –
16 November 2012 (2012-11-16)

SinopsisSunting

Andito, seorang pengusaha besar yang sangat disegani oleh rekan kalangan bisnisya. Hidupnya sempurna sebagai seorang laki laki, perusahaanya berkembang terus hingga membesar dan menjadikan dirinya sebagai bisnisman handal. Kehidupan pribadi Andito juga sangat bahagia, ia memiliki istri bernama Firda yang sangat mencintai dan menyayangi keluarganya.

Andito dan Firda mempunyai dua anak laki laki. Anak pertamanya adalah Ferdi, ia diadopsi sejak kecil oleh keluarga Andito dan keluarga berjanji hal itu tidak pernah diungkap sampai kapanpun. Anaknya yang kedua bernama Fahri, anak kandung Andito dan Firda. Baik Ferdi dan Fahri dibesarkan dalam balutan kasih sayang yang sama, tak ada perbedaan di antara keduanya. Keluarga Andito adalah keluarga yang sempurna.

Hingga sampai disebuah penembakan terhadap Andito, oleh Alex (anak dari dokter Karla yaitu dokter keluarga). Andito tidak berhasil dibunuh, karena sopir menolongnya. Fahri berusaha mengejar orang yang mau membunuh tapi tidak berhasil karena berhasil kabur. Dia hanya menemukan anting pembunuh tersebut yang tertinggal, dan dia menyimpannya sebagai barang bukti. Dan disaat yang sama Andito tertembak, tidak berapa lama Ferdi kembali ke rumah dengan menggunakan helicopter dari London. Sesampainya di rumah, Ferdi kaget sekali karena ayahnya tertembak. Ferdi memutuskan untuk tetap tinggal di rumah menjaga seluruh keluarganya dari ancaman.

Di suatu hari Ferdi bertemu dengan Mutia. Dia sangat tertarik dengan Mutia, tetapi di saat ia bicara dengan ibunya, Ayahnya telah menjodohkan Ferdi dengan Selfy. Ibunya menjadi serba salah. Suatu saat Ferdi berterus terang dengan Ayahnya bahwa dia sangat mencintai Mutia, tetapi ayahnya tidak setuju karena Mutia tidak pantas untuk menjadi menantunya dikarenakan status dan derajat yang berbeda. Tapi Ferdi terus berjuang demi cintanya dengan Mutia walaupun ia sudah dijodohkan dengan Selfy.

Cinta Ferdi dan Mutia menemukan banyak rintangan, bahkan setelah Andito memberikan izin pada mereka untuk menikah. Mutia hilang satu jam sebelum pernikahan. Pada hari pernikahan Ferdi dan Mutia cuaca sangat buruk, hujan besar dan petir mewarnai hari itu. Ferdi dan semua keluarganya mencari Mutia, tapi Mutia menghilang tak meninggalkan jejak sama sekali.

Disebuah tepi jurang, ditengah hujan dan petir, terlihat sebuah mobil jeep berhenti, seseorang bersosok misterius mengeluarkan sebuah sleeping bag dilembar ke dasar jurang. Sleeping bag itu meluncur jatuh ke dasar jurang, sosok miserius meninggalkan tempat itu. sleeping bag jatuh meluncur ke dasar jurang dan tersangkut disebuah pohon. Hujan masih terus turun deras. Sleeping bag itu sobek, dan sosok Mutia jatuh keluar dari sleeping bag. Mutia sudah terluka parah, darah mengalir dari tubuhnya bersama air hujan. Perlahan Mutia terbangun, ia bingung mendapati dirinya ada ditempat itu dengan menggunakan baju pengantin, ia terbangun dalam keadaan lupa ingatan.

Mutia diselamatkan oleh Dokter Karla ditengah hujan petir itu. dengan telaten, Dokter Karla berusaha menyembuhkan Mutia dan melakukan beberapa terapi untuk mengembalikan ingatannya. Tapi semua itu tidak berhasil. Tapi dokter Karla tetap meminta Mutia tinggal bersamanya.

Alex, anak dari dokter Karla sangat kaget begitu pertama kali melihat Mutia. Dia tegang karena tau wanita yang hendak ia bunuh tidak mati, Alex ketakutan. Tapi begitu dia mengetahui Mutia hilang ingatan, Alex merasa aman. Bahkan Alex punya sebuah rencana untuk menikahi Mutia agar menjaga rahasianya tetap aman.

Sementara itu dirumah Andito semua orang putus asa karena hilangnya Mutia. Selfy sering kali meminta Ferdi untuk melupakan Mutia dan menikah dengannya tapi Ferdi tidak pernah mau. Sampai suatu hari Selfy melihat Mutia yang sedang bersama Alex. Dari informasi ini, Selfy mengarang cerita bahwa Mutia kabur dengan laki laki lain. Tapi tetap saja Ferdi tidak percaya dengan semua ucapan Selfy, sampai akhirnya Ferdi melihat dengan mata kepala sendiri Mutia memang tampak bahagia bersama Alex. Ferdi semakin sedih melihat kenyataan ini.

Sementara itu Mutia yang lupa ingatan setuju saat dokter Karla meminta Alex dan Mutia untuk menikah. Persiapan pernikahanpun disusun dengan sangat baik. Sampai tiba disaat hari H.

Cuaca benar benar tidak bersahabat, hujan angin besar disertai petir mengiringi persiapan pada hari H. saat Mutia sedang sendiri, tiba tiba ia mengingat semua kejadian saat menjelang pernikahannya dengan Ferdi. Detik itu, ingatannya kembali. Dan ia juga mengingat siapa yang menculik dan mau membunuhnya. Dia adalah Alex, calon suaminya yang akan segera dinikahi.[1]

EndingSunting

Fahri akhirnya tahu bahwa bayi yang dikandung Tantri sebenarnya adalah anaknya, bukan anak Joko. Joko mengaku bahawa bayi Maya lah yang merupakan darah dagingnya.

Maya akhirnya mengakui semua kejahatannya. Keluarga pun memaafkan kesalahan Maya. Sementara di tempat lain, Selvi diceritakan berakhir dengan gangguan jiwa.

Fahri-Tantri bersatu kembali. Demikian juga Ferdi yang berwajah Alex dengan Mutia. Tak ketinggalan Alex berwajah Ferdi yang berniat menikah ulang dengan Dini.

Yang sedikit menghairankan adalah penjelasan mengapa Andito berubah jadi jahat dan memakai identitas Master. Andito mengaku merasa berdosa karena menghamili Kanti hingga melahirkan Ferdi. Andito tak mahu kehilangan wibawa, karena itu ia melakonkan peran ganda sebagai Master.

Sebelum kabur Andito menembak Firda. Alex berwajah Ferdi mengejarnya, dan berhasil menembak punggung Andito.

Sementara Firda yang tertembak tak berhasil diselamatkan. Ferdi dan Fahri menangisi kepergian ibunya [2]

PemeranSunting

Pemeran Peran
Revand Narya Ferdi/Alex
Chacha Frederica Mutia
Ridwan Ghani Fahri
Rosnita Putri Tantri
Sean Hasyim Ruli
Chaterine Pamela Maya
Ferry Ixel Andito/Master
Asri Handayani Firda
Marco Dandy Yosray
Joy Octaviano Alex/Ferdi
Anindika Widya Dini
Saphira Indah Niken
Shamirah Rizky Selvi
Aris Kurniawan Erwin
Irena Justine Dokter Carla
Santana Sartana Sulaiman
Lulu Kurnia Ratih
Della Queen Rani
Helsi Herlinda Kanti
Ali Joko

ReferensiSunting

  1. ^ "Salinan arsip". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-02-02. Diakses tanggal 2014-03-28. 
  2. ^ [1][pranala nonaktif permanen]

Pranala luarSunting