Sukamto (seniman)

(Dialihkan dari Sukamto)

Sukamto (lahir 13 Maret 1945) adalah seniman berkebangsaan Indonesia. Namanya dikenal secara luas melalui karya-karyanya berupa lukisan dan pahatan patung. Sukamto telah melakukan banyak pameran, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Atas prestasinya, dia juga memperoleh penghargaan dan beasiswa.[1][2]

Latar belakangSunting

Sukamto lahir di Surakarta, Jawa Tengah, 13 Maret 1945. Dia mengawali debutnya sebelum menyelesaikan pendidikan di SMA-nya. Akhir tahun 1960-an sampai 1970-an, Sukamto menjadi penanggung jawab poster Taman Ismail Marzuki (TIM). Pada tahun yang sama ia juga banyak memuatkan gambar dan sketsa-sketsa sebagai ilustrasi di sejumlah majalah kebudayaan dan sastra. Pertengahan tahun 1972, ia mempelajari seni grafis di fakultas Seni Rupa Institut Teknologi Bandung (ITB) selama satu tahun, atas beasiswa dari Dewan Kesenian Jakarta. Setahun berikutnya, hingga 1978, melanjutkan studi grafis di Academie van Beeldende Kunsten di Rotterdam, Belanda. Pameran tunggal lukisan pertamanya diadakan tahun 1963 di Jakarta. Kemudian, ia lebih banyak mengikuti pameran bersama. Tahun 1968, ikut berpameran dengan S. Wiyono dan X. Ling di Kedubes Argentina di Jakarta. Tahun 1973 ikut serta berpameran dalam grafis, lukis dan patung, bersama Danarto dan Arsono. Tahun 1974, mengikuti Pameran Lukisan Dunia Minyak Indonesia atas sponsor Pertamina di TIM. Saat itu ia menyertakan dua lukisan yaitu Sumur Tua dan Pabrik Lilin Balikpapan. Seiring perjalanan kariernya, Sukamto lebih aktif sebagai seniman grafis dibanding pelukis. Karya-karya grafisnya, antara lain berupa silkscreen, sketsa, serta cukilan, telah banyak disertakan dalam pameran-pameran grafis di Indonesia maupun pada pameran-pameran grafis di mancanegara. Karya-karya grafisnya sejak masa pertengahan 1970-an hingga tahun 2000-an di dominasi oleh gambaran kerisauan sosial, baik secara langsung maupun simbolik. Pameran-pameran grafisnya antara lain, tahun 1982, di Galeri TIM bersama anggota PERSAGI (Persekutuan Seni Gambar Indonesia). Tahun 1991, mengikuti berpameran grafis keliling Jepang. Tahun 1992, mengikuti pameran grafis pada Norwegian International Print Trienalle di Frederick Stad, Norwegia. Tahun 1995, mengikuti pameran grafis pada The ACCRA International Art Show di Ghana. Tahun 2003, mengikuti pameran Wood Block Prints di Galeri RENZ di Stuttgart, Jerman,. Dan 2003, ia berpameran retrospektif di Galeri Nasional. Karya grafis cukil linonya, Abimanyu Lena (1991) dan Cinta di Bali (1990) memperoleh predikat karya terbaik dalam The 18th International Trienalle of Art di India pada tahun 1994. Profesi terakhir Sukamto adalah pengajar senior pada Jurusan Seni Grafis Institut Kesenian Jakarta dan menetap di Jakarta.[3][4]

PenghargaanSunting

  • Beasiswa dari Dewan Kesenian Jakarta untuk belajar Seni grafis di ITB (1976)
  • Beasiswa dari pemerintah Belanda untuk belajar seni garfish di Academie van Beeldende Kunsten, Rotterdam, Belanda (1977)
  • Grafis cukil linonya, Abimanyu Lena (1991) dan Cinta di Bali (1990) memperoleh predikat karya terbaik dalam The 18th International Trienalle of Art di India (1994)

ReferensiSunting