Buka menu utama

Stations of the Cross (bahasa Jerman: Kreuzweg) adalah sebuah film drama Jerman tahun 2014 garapan Dietrich Brüggemann [de]. Film tersebut tayang perdana dalam sesi kompetisi Festival Film Internasional Berlin ke-64,[4] dimana film tersebut memenangkan Silver Bear untuk Naskah Terbaik.[5]

Stations of the Cross
SutradaraDietrich Brüggemann
PenulisDietrich Brüggemann
Anna Brüggemann
PemeranLea van Acken
Tanggal rilis
  • 9 Februari 2014 (2014-2-9) (Berlin)
  • 20 Maret 2014 (2014-3-20) (Jerman)
Durasi
110 menit[1]
NegaraJerman
BahasaJerman
Pendapatan kotor$1,505[2][3] (USA only)

AlurSunting

Maria (Lea van Acken), adalah seorang gadis Katolik berusia 14 tahun dalam sebuah keluarga fanatik agama yang mencurahkan hidupnya untuk melayani Allah. Ia masuk dalam kelompok kaula muda untuk penguatan di sebuah kota Jerman selatan. Gereja mereka masuk dalam Serikat Santo Paulus yang menolak aturan-aturan yang sangat sekuler dari Konsili Vatikan Kedua, dan mengadakan misa Latin. Memahami 14 Jalan Salib yang dijalani oleh Yesus dalam perjalanan menuju Golgota, ia memikirkan bahwa ia juga harus menjalaninya agar dapat masuk Surga, dan menyembuhkan adiknya yang mengidap autisme.

PemeranSunting

CatatanSunting

Serikat Santo Paulus yang fiksi berdasarkan pada Serikat Santo Pius X, sebuah organisasi Gereja Katolik tradisional dimana rekan penulis Jerman Anna Brüggemann, dan saudara sutradaranya Dietrich Brüggemann, memiliki pengalaman tangan pertama.[6]

ReferensiSunting

  1. ^ "Stations of the Cross (2014) (15)". British Board of Film Classification. 18 November 2014. Diakses tanggal 17 June 2016. 
  2. ^ "Stations of the Cross (2014)". Box Office Mojo. Diakses tanggal 11 January 2016. 
  3. ^ "Stations of the Cross (2014)". The Numbers. Nash Information Services, LLC. Diakses tanggal 18 June 2016. 
  4. ^ "Berlinale 2014: Competition Complete". berlinale. Diakses tanggal 19 January 2014. 
  5. ^ "Prizes of the International Jury". berlinale.de. Diakses tanggal 16 February 2014. 
  6. ^ Kermode, Mark (30 November 2014). "Stations of the Cross review – austere story of a teenager driven to self-destruction by religion". The Guardian. Diakses tanggal 9 December 2015. 

Pranala luarSunting