Buka menu utama

Brigadir Jenderal Polisi (Purn.) Soeleiman Effendi (lahir di Matur, Agam, Hindia Belanda, 1912 - meninggal di Jakarta, 2001 pada umur 89 tahun) adalah seorang tokoh kepolisian dan pejuang kemerdekaan Republik Indonesia.[1]

Soelaiman Effendi
Kepala Kepolisian Kota Padang
Masa jabatan
1945–1946
PresidenSoekarno
Wakil Kepala Kepolisian Sumatra
Masa jabatan
1946–1947
PresidenSoekarno
Kepala Kepolisian Sumatra Tengah
Masa jabatan
1947–1950
PresidenSoekarno
PendahuluJabatan baru
PenggantiKaharudin Datuk Rangkayo Basa
Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri)
Informasi pribadi
Lahir1912
Bendera Belanda Matur, Agam, Hindia Belanda
Meninggal dunia2001
Bendera Indonesia Jakarta
HubunganErmansyah Jamin (menantu)
Vanni Jamin (cucu)
AnakSulfah Achni
PekerjaanPolisi
Dinas militer
PangkatPDU BRIGJEN KOM.png Brigadir Jenderal Polisi

Daftar isi

KiprahSunting

Ia pernah menjabat sebagai Kepala Kepolisian Kota Padang, Wakil Kepala Polisi Sumatra, dan Kepala Polisi Sumatra Tengah pada masa-masa awal kemerdekaan. Ia juga merupakan Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) yang pertama.[1]

Soeleiman Effendi merupakan pimpinan polisi Sumatra Tengah sekaligus pimpinan Mobrig dalam pertempuran melawan agresi Belanda di front Palupuh, Agam, ketika terjadinya Agresi Militer Belanda II pada Desember 1948.[1]

Ia pernah dikirim ke Akademi Militer Amerika Serikat setelah melalui seleksi ketat. Soeleiman Effendi juga merupakan salah seorang pelopor lahirnya Korps Brigade Mobil (Brimob) yang kala itu masih bernama Mobrig, juga salah seorang pelopor Polwan (Polisi Wanita) dan Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia (Bareskrim).[1]

Kehidupan pribadiSunting

Soeleiman Effendi lahir di Matur, Agam, pada masa Hindia Belanda pada tahun 1912. Anak bungsunya yang bernama Sulfah Achni adalah istri dari Ermansyah Jamin, mantan Direktur Utama PLN dan pernah memimpin Gebu Minang sebagai Ketua Umum. Soeleiman meninggal dunia di Jakarta pada 2001 dalam usia kurang lebih 89 tahun. Jenazahnya dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan.[1]

ReferensiSunting

Pranala luarSunting