Socialbakers

Socialbakers adalah sebuah perusahaan pemasaran media sosial berbasis kecerdasan buatan, yang menawarkan platform SaaS dengan nama Socialbakers Suite. Platform ini digunakan oleh beberapa perusahaan, seperti McDonalds, L'Oreal, dan Desigual untuk kegiatan pemasarannya pada beberapa media sosial, seperti Facebook, Instagram, Twitter, YouTube, LinkedIn, Google+, VK, dan Pinterest.

Socialbakers, a.s.
Perusahaan swasta
IndustriTeknologi informasi
Didirikan13 Oktober 2008
Kantor
pusat
Praha
,
Republik Ceko
Wilayah operasi
Praha, London, San Francisco, New York City, Plzeň, Split, Singapura, Sydney, Paris, Munich, São Paulo, Mexico City, Dubai, dan Istanbul
Tokoh
kunci
Yuval Ben-Itzhak (CEO), Martin Huml (COO & Presiden), Jan Rezab (Chairman)
Karyawan
350[butuh rujukan]
Situs websocialbakers.com

SejarahSunting

Socialbakers didirikan dengan nama Facebakers pada tanggal 13 Oktober 2008 oleh Jan Rezab, Jiri Voves, Lukas Maixner, dan Martin Homolka.[1][2]

Pada bulan Juli 2010, Facebakers meluncurkan FanPage Analyzer yang dapat memberi informasi pada pengguna mengenai masalah yang ada pada laman Facebook-nya, dan juga perbandingannya dengan laman Facebook kompetitor.[3][4] Pada akhir tahun 2010, Facebakers mengubah namanya menjadi Socialbakers untuk menghindari kebingungan dengan Facebook, yang namanya cukup mirip.[5]

Pada bulan Januari 2011, Sociabakers meluncurkan Market Insights,[6] yang memungkinkan pengguna untuk memantau segmen pasarnya di Facebook, menganalisis kesesuaian laman Facebook-nya dengan segmen pasar tersebut, serta menganalisis performa laman Facebook-nya jika dibandingkan dengan laman Facebook kompetitor.[butuh sumber yang lebih baik] Pada bulan yang sama, Socialbakers menggelar Social Media Awards, yang menilai laman Facebook berdasarkan beberapa faktor kunci, seperti "Laman dengan Rasio Interaksi Terbaik" dan "Laman Paling Interaktif".[butuh sumber yang lebih baik] Pada bulan Maret, Socialbakers meluncurkan statistik kota Facebook.[butuh sumber yang lebih baik]

Pada bulan Mei 2011, Socialbakers meluncurkan sistem manajemen laman Facebook, CMS.[butuh sumber yang lebih baik] Pada bulan yang sama, Socialbakers juga mulai memantau statistik LinkedIn berdasarkan negara. Ini merupakan ekspansi layanan Socialbakers pertama di luar Facebook, dengan menyatakan bahwa "media sosial bukan hanya Facebook".[butuh sumber yang lebih baik] Selain itu, Socialbakers juga meluncurkan statistik profil Twitter pada bulan Juli.[butuh sumber yang lebih baik] Pada bulan Agustus, Socialbakers memperkenalkan Engagement Builder (sebelumnya bernama Social CMS), yang merupakan penyempurnaan dari Page Manager untuk bisnis.[butuh sumber yang lebih baik]

Pada bulan September 2011, Socialbakers menerima pendanaan sebesar $2 juta dari Early Bird Venture, yang sebelumnya pernah mengakuisisi Checkfacebook.com dan Social RSS.[7] Pada bulan Oktober, Socialbakers mengintegrasikan pemantauan Google+ ke dalam portofolio layanannya. Pada akhir tahun, Socialbakers juga mulai memantau statistik kanal YouTube, dengan statistik harian dan peringkat kata kunci.[butuh sumber yang lebih baik]

Pada bulan Januari 2012, Socialbakers meluncurkan Analytics for Twitter.[8] Socialbakers juga mulai menyediakan analisis statistik Twitter, seperti Pertumbuhan Pengikut Harian, Cuit Ulang Harian vs. Rasio Cuit Ulang, Total Sebutan, dan lain sebagainya.[butuh sumber yang lebih baik] Pada bulan Maret, Socialbakers menyetandardisasi matriks analisis interaksinya pada Facebook dan Twitter, sehingga dapat dibandingkan.[butuh sumber yang lebih baik] Pada bulan April, Socialbakers menjadi pengembang pemasaran yang direkomendasikan oleh Facebook.[butuh sumber yang lebih baik]

Pada bulan Mei 2012, Socialbakers meluncurkan Rating of Brands (NPS), yang memungkinkan pengguna untuk memberi nilai pada suatu merek dengan skor 0 hingga 10 dengan pertanyaan "Seberapa besar kemungkinan Anda merekomendasikan merek ini ke teman Anda ?"[butuh sumber yang lebih baik] dan kemudian, Socialbakers juga meluncurkan YouTube Analytics di Analytics sehingga pengguna dapat mulai memantau kanal YouTube, dengan matriks seperti Total Penayangan, Penayangan Harian, dll.[butuh sumber yang lebih baik]

Pada bulan Juni 2012, Socialbakers memperkenalkan standar untuk pelayanan pengguna di media sosial, yang diberi nama "Socially Devoted".[9] Sertifikat "Socially Devoted" diberikan kepada laman yang terbuka terhadap pertanyaan dan masukan dari pengguna (karena pada saat itu, 25% merek global tidak menyediakan fitur ini), menanggapi setidaknya 65% pertanyaan, dan menganggapi pertanyaan dalam waktu yang telah ditentukan.[10] Pada bulan Agustus, Socialbakers memperkenalkan Listening, yang memungkinkan pengguna untuk mencari kata kunci di media sosial.[butuh sumber yang lebih baik] Pada bulan yang sama, sebuah versi beta terbatas dari Market Insights diluncurkan.[butuh sumber yang lebih baik] Pada bulan September, Socialbakers memperkenalkan versi terbaru dari platform Builder untuk pemasar dan bisnis, yang dapat digunakan untuk mengelola dan menganalisis aktivitas media sosialnya pada beberapa platform sekaligus.[11]

Pada bulan November 2012, Socialbakers mendapat pendanaan $6 juta dari Index Ventures.[12]

Pada bulan Februari 2014, Socialbakers menerima pendanaan sebesar $26 juta. Pendanaan ini dipimpin oleh Index Ventures.[13]

Pada bulan Juni 2017 Socialbakers mengumumkan penunjukan mantan pimpinan Outbrain, Yuval Ben-Itzhak sebagai CEO.[14] Socialbakers juga mengumumkan sedang dalam kolaborasi dengan Sina Weibo untuk mendorong produk mahadata.[15]

Pada tahun 2017, Socialbakers berhasil meraup laba untuk pertama kalinya sejak pertama kali didirikan.[2]

Alat dan layananSunting

Socialbakers Marketing Suite terdiri atas beberapa alat manajemen media sosial, seperti Analytics, untuk "analisis kompetitif" dan penolokukuran; Builder, sebuah alat publikasi korporat; Ads, yang mengoptimasi dan mengelola iklan di Facebook dan Twitter; Listening, yang membantu merek untuk mengikuti tren yang sedang berkembang di segmen pasarnya; dan Professional Services, layanan konsultasi Socialbakers.

Socialbakers Analytics menghasilkan informasi pemasaran dengan memantau profil media sosial Facebook, Twitter, LinkedIn, VK, Pinterest, dan YouTube. Perangkat lunak ini menampilkan indikator performa untuk mengukur pertumbuhan penggemar, melacak penggemar kunci, menganalisis rasio interaksi, membandingkan dengan performa kompetitor dan standar industri, mengoptimasi kehadiran di media sosial, serta menghasilkan laporan grafis. Socialbakers Builder adalah alat untuk menjadwalkan dan mempublikasikan konten, serta mengumpulkan perbincangan warganet mengenai suatu merek. Selain Suite, Socialbakers juga menawarkan beberapa layanan lain, seperti EdgeRank Checker, sebuah algoritma kecerdasan buatan yang dapat memberi tahu pengguna mengenai apa saja konten yang cocok ditampilkan pada laman Facebook-nya, dll.

Analisis media sosialSunting

Selain matriks yang ditawarkan pada alat-alatnya untuk memantau suatu merek, Socialbakers juga mempromosikan beberapa cara untuk melacak seberapa sukses suatu merek di media sosial, dan perbandingannya dengan kompetitor. Salah satu tolok ukur pertama adalah Socially Devoted - sebuah sertifikat yang diberikan kepada merek yang menanggapi setidaknya 65% pertanyaan yang ditanyakan oleh pengguna di Facebook dan Twitter.[16] Socialbakers juga memberi penghargaan Smart Storytellers, sebuah tolok ukur yang “melihat rerata interaksi per cuitan, dalam kaitannya dengan frekuensi cuitan.”[17][18]

Pada bulan Oktober 2014, Socialbakers mengumumkan Promoted Post Detection, sebuah layanan yang memungkinkan merek untuk membedakan jangkauan berbayar dan organik dengan hanya menggunakan data yang bersifat publik. Layanan ini juga memungkinkan merek untuk melihat strategi promosi cuitan yang digunakan oleh kompetitor, yakni seberapa banyak cuitan yang dipromosikan, dan berapa persen interaksi tambahan yang didapat dari promosi tersebut.[butuh sumber yang lebih baik]

Pada hari yang sama, Socialbakers mengumumkan bahwa mereka akan bermitra dengan Lenovo untuk membuat tolok ukur media sosial yang diberi nama Social Health Index, sebuah laporan yang memungkinkan merek untuk membandingkan beberapa matriks pengukuran pada beberapa platform berbeda, dan membandingkannya dengan kompetitor.[19] Skor pada indeks ini dibuat dengan membandingkan klien dengan kompetitornya, dan memecah performa untuk tiap merek berdasarkan empat kriteria, yakni partisipasi, akuisisi, retensi, dan keterbagian.[20] Semua skor kemudian dirata-rata, dan dapat terlihat seberapa kuat klien tersebut jika dibandingkan dengan kompetitor.

ReferensiSunting

  1. ^ "Socialbakers". Crunchbase. 2018. Diakses tanggal November 18, 2018. 
  2. ^ a b Michal Šenk (September 18, 2018). "Analytická společnost Socialbakers míří k miliardě obratu. Poprvé za deset let své existence navíc skončila v provozním zisku" [Socialbakers analysts point to a billion sales. For the first time in ten years of its existence, it ended in operating profit]. Hospodářské noviny (dalam bahasa Czech). Diakses tanggal November 18, 2018. 
  3. ^ Marisa Peacock (April 17, 2012). "Socialbakers Give Community Managers an Analytics PRO". cmswire.com. Diakses tanggal November 18, 2018. 
  4. ^ "«Playboy» triunfa en Facebook" [Playboy triumphs on Facebook]. ABC (dalam bahasa Spanish). July 15, 2010. Diakses tanggal November 18, 2018. 
  5. ^ "„Sociálni pekári" z Plzne dobyli svet" ["Social Bakers" from Pilsen conquered the world]. Hospodářské noviny (dalam bahasa Czech). August 7, 2014. Diakses tanggal November 18, 2018. 
  6. ^ "Get To Know Facebook Users With Socialbakers' Market Insights". AllFacebook The Unofficial Facebook Blog. Diakses tanggal 17 October 2012. 
  7. ^ "Earlybird Invests $2 Million in Social Media Analytics Firm Socialbakers". TechCrunch. Diakses tanggal 7 October 2012. 
  8. ^ "Socialbakers Debuts New Facebook Analytics Product". AllFacebook The Unofficial Facebook Blog. Diakses tanggal 17 October 2012. 
  9. ^ "SocialBakers launches the Socially Devoted industry standard". The Next Web. Diakses tanggal 17 October 2012. 
  10. ^ "'Socially Devoted' manifest sets new standard for customer care". ZDNet. Diakses tanggal 17 October 2012. 
  11. ^ "Socialbakers Adds New Features to Social Media Management System". Destination CRM. Diakses tanggal 17 October 2012. 
  12. ^ "Venture Capital Dispatch". The Wall Street Journal. Diakses tanggal 20 November 2012. 
  13. ^ "Social Analytics Company Socialbakers Raises $26M More". Techcrunch.com. Diakses tanggal 18 February 2014. 
  14. ^ PR Newswire (June 13, 2017). "Socialbakers Appoints Yuval Ben-Itzhak as Chief Executive Officer". PR Newswire. Diakses tanggal November 18, 2018. 
  15. ^ "微博宣布与Socialbakers合作推大数据产品". techweb. Diakses tanggal 4 July 2016. 
  16. ^ "How Socially Devoted is Your Brand?". Bloomberg BusinessWeek. Diakses tanggal 5 December 2014. 
  17. ^ "Socialbakers' new site is a treasure trove of social media data". The Next Web. Diakses tanggal 5 December 2014. 
  18. ^ "Socialbakers announces "Smart Storytellers" at Social Media Week London". Social Media Week. Diakses tanggal 5 December 2014. 
  19. ^ Barry Levine (October 23, 2014). "Socialbakers bakes its data analytics down to a Social Health Index". VentureBeat. Diakses tanggal November 18, 2018. 
  20. ^ Ishbel Macleod (October 23, 2014). "Socialbakers and Lenovo create tool to help brands put social marketing performance into context". thedrum.com. Diakses tanggal November 18, 2018.