Siasat adalah surat kabar berbahasa Indonesia yang terbit pertama kali pada 1 Januari 1947. Edisinya tampil sebanyak tujuh halaman. Kantor redaksi surat kabar ini beralamat di Jakarta.[1]

Siasat dinahkodai oleh Rosihan Anwar selaku pimpinan redaksi dibantu oleh staf redaksi di antaranya Soedjatmoko, Soetomo, Gadis Rasyid, dan A.B Loebis. Dalam edisi pengantar, Soedjatmoko menulis Siasat bertujuan menjuruskan aliran serta kekuatan yang terdapat dalam masyarakat, baik kalangan Republik maupun yang berada di daerah Malino ke arah usaha meresapkan keinsyafan bernegara demokrasi serta berdaulat yang sebenarnya.[1]

Menurut buku Seabad Pers Kebangsaan, 1907–2007, Siasat adalah surat kabar yang coba menggabungkan secara seimbang pemberitaan politik dan renungan kebudayaan. Karena itulah surat kabar ini kerap dijuluki sebagai surat kabar politik dan kebudayaan. Siasat menjadi ikon pers semasa dengan tawaran wacana-wacana baru yang menyegarkan pengetahuan pembaca.[1]

Redaksi mematok harga langganan di Jakarta Rp3 sebulan dan eceran Rp0,75. Untuk tarif luar Jakarta, Siasat menetapkan harga yakni Rp4 sebulan dan eceran Rp1. Siasat juga membuka halaman iklan dan korespondensi.[1]

Referensi sunting

  1. ^ a b c d Seabad Pers kebangsaan, 1907–2007 (edisi ke-Cet. 1). Jakarta: I:Boekoe. 2007. hlm. 604–606. ISBN 978-979-1436-02-1. OCLC 289071007.