Shoshoni

Shoshoni atau Shoshone (/ʃˈʃn/ ( simak) atau /ʃəˈʃn/ ( simak)) adalah sekelompok suku pribumi Amerika di Amerika Serikat dengan 3 bagian utama: Shoshoni Utara, Barat, dan Timur. Orang Shoshoni secara tradisi menggunakan bahasa Shoshoni, sebuah bahasa Numi dari rumpun bahasa Uto-Aztek. Orang Shoshoni terkadang disebut sebagai Indian Ular oleh para pemburu, penjelajah, dan pemukim Eropa.[1]

Shoshoni
Shoshoni tipis.jpg
Perkemahan Shoshoni di Pegunungan Wind River di Wyoming, difoto oleh W. H. Jackson, 1870
Daerah dengan populasi signifikan
Amerika Serikat Amerika Serikat
(Idaho Idaho, California California,
Nevada Nevada, Oregon Oregon,
Utah Utah,Wyoming Wyoming)
Bahasa
Shoshoni, Inggris
Agama
Gereja Pribumi Amerika, Tarian Matahari,
kepercayaan tradisional, Kristen, Mormon, Tarian Arwah
Etnis terkait
Bannock, Goshute, Paiute Utara, dan Comanche
Moccasin Shoshoni bermanik-manik, Wyoming, lk. tahun 1900

Salah satu tokoh sejarah yang merupakan anggota Suku Shoshoni adalah Sacagawea dari Shoshoni Lemhi. Ia menemani Ekspedisi Lewis dan Clark (Meriwether Lewis dan William Clark) dalam penjelajahannya di Amrika Serikat Barat.

KehidupanSunting

Orang-orang Shoshoni termasuk dalam kelompok pemburu dan peramu,[2] yang umumnya hidup di lingkungan gurun Great Basin di Amerika Utara selama musim panas berlangsung (suhu di siang hari mencapai 32 hingga 37°C) dengan curah hujan yang rendah (kurang dari 25 cm per tahun) serta cakupan kepadatan populasi yang rendah (sekitar satu orang per 40 km persegi).[3] Mereka hidup dalam keluarga-keluarga terpisah hampir sepanjang tahun dan berkumpul pada musim dingin menjadi kelompok-kelompok yang terdiri dari 5 hingga 10 keluarga dengan makanan pokok berupa kacang pinus dan tepung polong mesquite.[4]

Saat menghadapi musim kelangkaan makanan (terjadi ketika musim dingin), orang-orang Shoshoni biasanya akan menyebar ke sumber-sumber bahan makanan guna memanen, mengolah, dan menyimpan kacang-kacangan dalam jumlah banyak dan kemudian berkumpul kembali dengan kelompok keluarga lain di satu tempat.[3] Mereka juga mengumpulkan akar-akaran, biji-bijian, umbi-umbian, dan berbagai makanan nabati lainnya, serta daging hasil buruan yang dikeringkan seperti antelop, ikan, hewan pengerat, reptil, kelinci, kijang, kambing gunung, rusa (elk), dan bison.[5]

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ "Part 1, "The Shoshoni and the Seeds of Change, 1803-1868"". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2012-06-27. Diakses tanggal 2013-09-22. 
  2. ^ Diamond 2017, hlm. 396.
  3. ^ a b Diamond 2017, hlm. 403.
  4. ^ Diamond 2017, hlm. 53.
  5. ^ Diamond 2017, hlm. 404.

Bacaan lebih lanjutSunting

Pranala luarSunting

Daftar PustakaSunting

  • Diamond, Jared (2017). The World Until Yesterday. Kepustakaan Populer Gramedia. ISBN 9786024241926.