Buka menu utama

Semut Hitam adalah album ketiga dari grup musik God Bless yang dirilis pada tahun 1988.

Semut Hitam
God Bless - Semut Hitam.jpg
Album studio karya God Bless
Dirilis1988
Direkam1988
GenreRock
Durasi45:33
LabelLogiss Record
ProduserLog Zhelebour
Kronologi God Bless
Cermin
(1980)'Cermin'1980
Semut Hitam
(1988)
Raksasa
(1989)'Raksasa'1989

Album ini dirilis dengan jarak waktu yang cukup lama dari album terakhir yang berjudul Cermin (1980). Kembalinya mereka ini menorehkan prestasi yang luar biasa. Album ini meledak di pasaran dan menjadi album terlaris God Bless sepanjang sejarah. Sukses album ini antara lain berkat lagu andalan album ini berjudul Kehidupan dan Semut Hitam yang langsung berhasil menggebrak setelah dirilis. Sukses single ini dilanjutkan oleh hits berikutnya dari album ini yaitu Rumah Kita. Album ini berhasil mengangkat kembali nama God Bless ke puncak popularitas, sekaligus menjadi motivator bagi banyak kelompok rock yang kemudian muncul pasca sukses God Bless saat itu.[1]

"Kehidupan" juga dinobatkan sebagai salah satu dari "150 Lagu Indonesia Terbaik Sepanjang Masa" oleh majalah Rolling Stone.[2]

Daftar LaguSunting

Side ASunting

  1. "Kehidupan" (Jockie Surjoprajogo) - 4:50
  2. "Rumah Kita" (Ian Antono, Theodore K. S.) - 4:47
  3. "Semut Hitam" (Donny Fattah Gagola, Jockie Surjoprajogo) - 5:45
  4. "Damai Yang Hilang" (Jockie Surjoprajogo, Iwan Fals) - 4:42
  5. "Orang Dalam Kaca" (Jockie Surjoprajogo, Iwan Fals) - 3:20

Side BSunting

  1. "Ogut Suping" (Ian Antono, Remy Sylado) - 4:30
  2. "Suara Kita" (Jockie Surjoprajogo) - 3:58
  3. "Badut-Badut Jakarta" (Donny Fattah Gagola, Ian Antono, Jockie Surjoprajogo) - 4:39
  4. "Trauma" (Teddy Sujaya, Iwan Fals) - 4:15
  5. "Bla... Bla... Bla..." (Ian Antono, Remy Silado) - 4:48

PersonilSunting

ProduksiSunting

  • Koordinator: Log Zhelebour
  • Fotografer: Ferry Ardianto
  • Perancang grafis: Boedi Soesatio

ReferensiSunting

  1. ^ http://indolawas.blogspot.com, diakses 19 September 2008
  2. ^ "150 Lagu Indonesia Terbaik Sepanjang Masa". Rolling Stone (edisi ke-56). 2009.