Sel B atau Limfosit B adalah limfosit yang memainkan peran penting pada imunitas humoral, sedangkan limfosit lain yaitu sel T memainkan peran penting imunitas seluler. Fungsi utama sel B adalah untuk membuat antibodi melawan antigen. Sel B adalah komponen sistem imun adaptif.

Sel Limfosit B
Human B Lymphocyte (28942386960).jpg
Transmisi elektron dari Sel B manusia
Rincian
SistemSistem Imun
Pengidentifikasi
Bahasa Latinlymphocytus B
MeSHD001402
FMA62869
Daftar istilah mikroanatomi
Fungsi dasar sel B: mengikat antigen, menerima bantuan dari sel T pembantu, dan berdiferensiasi menjadi sel plasma yang mengeluarkan antibodi dalam jumlah besar.
bentuk 3D dari Sel B.

Reseptor antigen pada sel B, biasa disebut reseptor sel B, merupakan imunoglobulin. Pada saat sel B teraktivasi oleh antigen, sel B terdiferensiasi menjadi sel plasma yang memproduksi molekul antibodi. Antibodi yang diproduksi berupa imunoglobulin dengan tipe:[1]

Sel B terbagi menjadi dua jenis:[2]

Sel B berasal dari sel punca yang berada pada jaringan hemopoietik di dalam sumsum tulang.[3]

ReferensiSunting

  1. ^ (Inggris) "Immune System - B Cells". National Institute of Allergy and Infectious Diseases. Diakses tanggal 2010-06-05. 
  2. ^ (Inggris) "Immunobiology, glossary, B cell". Charles A. Janeway, et al. Diakses tanggal 2010-03-20. 
  3. ^ (Inggris) "Molecular biology of the cell, B Lymphocytes Develop in the Bone Marrow; T Lymphocytes Develop in the Thymus". Bruce Alberts, et al. Diakses tanggal 2010-03-23. 

Pranala luarSunting