Sarojini Naidu

Aktivis dan penyair politik India abad ke-20

Sarojini Naidu (née Chattopadhyay; lahir di Hyderabad, Negara Hyderabad, India Britania (sekarang Telangana, India), 13 Februari 1879 – meninggal di Lucknow, Provinsi-Provinsi India, India, 2 Maret 1949 pada umur 70 tahun) adalah seorang aktivis politik dan penyair India. Seorang penggerak gagasan-gagasan hak sipil, emansipasi wanita, dan anti-imperialistik, ia adalah tokoh berpengaruh dalam perjuangan India untuk kemerdekaan dari kekuasaan kolonial. Karya Naidu sebagai penyair membuatnya menerima julukan Nightingale dari India.

Sarojini Naidu
Sarojini Naidu 1964 stamp of India.jpg
Naidu di perangko India tahun 1964
Gubernur Provinsi-provinsi Bersatu 1st
Masa jabatan
15 Agustus 1947 – 2 Maret 1949
PendahuluJabatan dibentuk
PenggantiHormasji Peroshaw Mody
Presiden Kongres Nasional India
Masa jabatan
1925-1926
PendahuluMahatma Gandhi
PenggantiS. Srinivasa Iyengar
Informasi pribadi
LahirSarojini Chatterjee
(1879-02-13)13 Februari 1879
Hyderabad, Negara Hyderabad, India Britania (sekarang Telangana, India)
Meninggal dunia2 Maret 1949(1949-03-02) (umur 70)
Lucknow, Provinsi-Provinsi India, India
KebangsaanIndia
Partai politikKongres Nasional India
PasanganGovindarajulu Naidu (1898–1949)
Anak5; termasuk Padmaja
KerabatHarindranatha Chattopadhyay, Virendranath Chattopadhyay, Suhasini Chattopadhyay, Leela Naidu
Alma materUniversitas Madras
King's College London
Girton College, Cambridge
PekerjaanAktivis politik, penyair-penulis
Karier menulis
BahasaInggris
TemaNasionalisme India
Karya terkenalGolden Threshold; In the Bazaars of Hyderabad

Tanda tangan

Bacaan tambahanSunting

  • Gupta, Indra (2004). India's 50 most illustrious women (edisi ke-2nd). New Delhi: Icon Publications. 
  • Baig, Tara Ali (1985). Sarojini Naidu: portrait of a patriot. New Delhi: Congress Centenary (1985) Celebrations Committee, AICC (I). 
  • Ramachandran Nair, K. R. (1987). Three Indo-Anglian poets: Henry Derozio, Toru Dutt, and Sarojini Naidu. New Delhi: Sterling Publishers. 
  • Padmini Sengupta (1997). Sarojini Naido. 

Pranala luarSunting