Salah Al Bandar

Dr Salah Al Bander (atau Al Bandar, dilahirkan tahun 1955) adalah seorang warga negara Inggris berdarah Sudan yang dikenal karena perannya mengungkapkan skandal Bandargate di Bahrain. Al Bander telah bekerja sebagai penasihat perencanaan strategis Keluarga Kerajaan Bahrain sejak bulan Januari 2002, ia kemudian diperbantukan ke Kementerian Urusan Kabinet pada bulan Januari 2006. Pada tanggal 13 September 2006 ia ditangkap lalu dideportasi ke London oleh petugas keamanan Bahrain[1] setelah ia menyebarkan laporan yang mengungkapkan konspirasi untuk menekan umat Syi'ah di Bahrain (yang merupakan mayoritas populasi di negara tersebut). Skandal yang menyeruak karena laporan tersebut disebut Bandargate, sesuai namanya. Al Bander adalah juga Sekertaris Jenderal organisasi MOWATIN: Gulf Centre for Democratic Development, suatu Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) yang terdaftar di London.

BandargateSunting

Dr Al Bander, usia 52 tahun, adalah seorang Muslim Sunni. Ia menerima informasi pada bulan Maret 2006 dari para pejabat Sunni lain di dalam pemerintahan Bahrain yang prihatin atas adanya upaya terorganisir untuk meningkatkan ketegangan di dalam pemerintahan dan masyarakat Bahrain. Al Bander mulai menyelidiki tuduhan-tuduhan tersebut dengan bantuan para akuntan dan para pelapor dari dalam pemerintahan.[2]

LaporanSunting

Pada awal Septermber 2006, Al Bander menyampaikan suatu laporan setebal 940 halaman pada para penasihat Raja Hamad dan Perdana Menteri, Sheik Khalifa bin Salman al-Khalifa, serta pada para duta besar negara barat, dan pada media berita. Laporan tersebut menunjukkan adanya suatu persekongkolan rahasia untuk "merampas hak-hak asasi sebagian besar populasi (para Syi'ah)".[3][4]

Politik InggrisSunting

Ia mengabdi sebagai anggota dewan kota Cambridge pada partai Demokrat Liberal pada tahun 2008-2012.[5] Ia kemudian keluar dari partai Demokrat Liberal pada tahun 2015.

Lihat jugaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Report Cites Bid by Sunnis in Bahrain to Rig Elections, New York Times, 2 October 2006
  2. ^ 300 protesters in Bahrain demand investigation into alleged conspiracy to rig elections, International Herald Tribune, 17 November 2006
  3. ^ Allegations of treason, vote-rigging warn of sectarian strife ahead of Bahrain elections, International Herald Tribune, 2 October 2006
  4. ^ Report Cites Bid by Sunnis in Bahrain to Rig Elections, New York Times, 2 October 2006
  5. ^ "Salinan arsip". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2012-10-18. Diakses tanggal 2019-03-19.