Syaiwa

aliran utama dalam agama Hindu
(Dialihkan dari Saiwa)

Syaiwa atau Syiwaisme (Bahasa Sanskerta: शैवसम्प्रदायः, Śhaivasampradāyaḥ) adalah salah satu dari empat aliran utama dalam agama Hindu, yang mengagungkan Dewa Syiwa sebagai manifestasi Tuhan Yang Mahakuasa dan Maha Esa. Pengikut Syaiwa meyakini-Nya sebagai sang pencipta, sang pemelihara, sang pelebur, sang pemberi wahyu, dan yang teratas dari yang atas. Aliran Syaiwa menyebar luas di seluruh India, Nepal, dan Sri Lanka. Kawasan dengan umat Hindu yang umumnya melaksanakan praktik Syaiwa meliputi sebagian Asia Tenggara, khususnya Malaysia, Singapura, dan Indonesia.

Syaiwa adalah aliran Hindu yang menyembah Syiwa. Kadang kala Syiwa digambarkan sebagai dewa Bhairawa yang menyeramkan. Pengikut Syaiwa lebih tertarik untuk melakukan tapa brata daripada pengikut aliran Hinduisme lainnya, dan dapat ditemukan berkelana di penjuru India dengan wajah yang dilumuri abu dan melakukan ritual penyucian diri.[1][2] Mereka bersembahyang dalam kuil serta melakukan yoga, berharap dapat bersatu dengan Syiwa.[3]

Aliran ini terbagi dalam beberapa golongan, yaitu: Pasupata (Syaiwa yang menekankan tapa brata, terutama tersebar di Gujarat, Kashmir, dan Nepal), Saiwa Siddhanta (Syaiwa yang mendapat pengaruh Tantra), Kashmira Saiwadarshana (Syaiwa yang monistis dan idealistis), Natha Siddha Siddhanta (Syaiwa yang monistis), Linggayata (Syaiwa yang monoteistis), Saiwa Adwaita (Syaiwa yang monistis dan teistis).

GaleriSunting

Para penganut Syaiwa saat Syiwaratri di kuil Pashupatinath, Kathmandu, Nepal.

ReferensiSunting

  1. ^ "Hindus in SA". Diakses tanggal 7 February 2014. 
  2. ^ Dubois. Hindu Manners, Customs and Ceremonies. Cosimo. hlm. 111. 
  3. ^ "HimalayanAcademy". Diakses tanggal 7 February 2014.