Buka menu utama

Rudra Wikrama (atau mungkin juga Rudrawarman)[1] adalah salah raja dari Kerajaan Sriwijaya pada abad ke-8 yang mengirim dua utusan ke Tiongkok, yang pertama pada tahun 728 M dan yang kedua pada 742 Masehi.[2] Namanya tertulis dalam kronik Kitab Dinasti Tang Baru (Xīn Tāngshū) sebagai Liu-t'eng-wei-kung,[1][2] dan gelar kerajaannya adalah Ho-mi-to yang kemungkinan merupakan kata Amerta ("abadi") dari bahasa Sansekerta.[1]

Daftar Maharaja Sriwijaya
Masa Awal
Palembang
Dapunta Hyang 671–702
Sri Indrawarman 702–728
Rudra Wikrama 728–775
Masa Peralihan (Wangsa Sailendra)
Sri Maharaja 775–(?)
Jawa
Dharanindra 778–782
Samaragrawira 782–792
Samaratungga 792–840
Suwarnadwipa
Balaputradewa 860–(?)
Sri Udayaditya Warmadewa 960–988
Sri Cudamani Warmadewa 988–1008
Sri Mara-Wijayottunggawarman 1008–1017
Kadaram
Sangrama-Vijayottunggawarman 1017–1030
Sri Dewa 1028–(?)
Di bawah dinasti Chola
Rajendra Chola I 1012–1044
Kulothunga Chola I 1070–1120
Di bawah dinasti Mauli
Trailokyaraja 1183–(?)

Selama masa pemerintahannya, diperkirakan Sriwijaya meneruskan ekspansinya ke utara sepanjang Selat Malaka dan ke tenggara di sekitar Selat Sunda, untuk memastikan hegemoni perdagangannya.[2]

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ a b c Tōyō Bunko, (Japan) (1972). Memoirs of the Research Department (dalam bahasa Inggris). hlm. 5. 
  2. ^ a b c Coedes, George (1968). The Indianized States of South-East Asia (dalam bahasa Inggris). University of Hawaii Press. hlm. 84. ISBN 9780824803681.